-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar


Minggu, Agustus 31, 2025

Tudang Sipulung PT Semen Tonasa: Membangun Kebersamaan, Menyatukan Gagasan

METRO ONLINE, PANGKEP- PT Semen Tonasa menggelar kegiatan Tudang Sipulung sebagai forum silaturahmi, komunikasi, dan musyawarah untuk memperkuat sinergi dalam perusahaan. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kamis (28/8/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Operasi Mochamad Alfin Zaini, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum Sulaiha Muhyiddin, serta Komisaris Independen PT Semen Tonasa, Andi Nusawarta. Selain itu, jajaran manajemen Band 1, 2, 3 dan pimpinan perusahaan afiliasi juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis, dalam sambutannya menekankan bahwa Tudang Sipulung merupakan tradisi budaya Bugis-Makassar yang sarat makna kebersamaan dan keterbukaan.

“Melalui forum ini, kita duduk bersama, membahas persoalan secara terbuka, dan mencari solusi terbaik. Harapannya, semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan untuk membawa perusahaan semakin maju ke depan,” ujar Anis.

Sementara itu, Komisaris Independen PT Semen Tonasa, Andi Nusawarta, dalam kesempatannya menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Tudang Sipulung yang dinilai mampu mempererat hubungan antara jajaran manajemen, karyawan, dan seluruh stakeholder.

“Tradisi ini harus terus dijaga dan dilestarikan, karena mampu menghadirkan suasana kekeluargaan, kebersamaan, dan keterbukaan yang sangat penting untuk kemajuan perusahaan,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini juga menjadi ruang berbagi aspirasi dan gagasan dari seluruh elemen perusahaan, dengan harapan melahirkan langkah-langkah strategis yang konstruktif demi keberlanjutan PT Semen Tonasa.


(Thiar)

Jalin Sinergi, Direksi PT Semen Tonasa Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Pemkab Pangkep

METRO ONLINE, PANGKEP- Jajaran Direksi PT Semen Tonasa melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kabupaten Pangkep, baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, rombongan direksi diterima langsung oleh Bupati Pangkep, M. Yusran Lalogau, didampingi Wakil Bupati Abd. Rahman Assagaf, serta Ketua DPRD Kabupaten Pangkep, Haris Gani.

Rombongan dipimpin oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, yang baru saja resmi menjabat. Turut mendampingi, Direktur Operasi Mochamad Alfin Zaini, Direktur Keuangan Sulaiha Muhyiddin, serta GM Komunikasi dan LGA, Muh. Akhdharisa.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus mempererat hubungan dengan pemerintah daerah.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep dapat semakin diperkuat. Kehadiran PT Semen Tonasa di daerah ini diharapkan dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, baik melalui kontribusi ekonomi maupun program pemberdayaan sosial,” ujarnya.

Bupati Pangkep, M. Yusran Lalogau, menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan apresiasi atas kontribusi PT Semen Tonasa terhadap pembangunan daerah.

“Semen Tonasa bukan hanya menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian Pangkep, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mengapresiasi kontribusi nyata yang telah diberikan, khususnya dalam mendukung program-program pembangunan,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Pangkep, Abd. Rahman Assagaf, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

“Kami berharap kerja sama yang sudah berjalan dapat semakin erat, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun program pemberdayaan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Pangkep,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pangkep, Haris Gani, turut menyampaikan dukungannya.

“Kami di DPRD siap bersinergi bersama pemerintah daerah dan PT Semen Tonasa untuk memastikan program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat. Peran PT Semen Tonasa sangat penting dalam mendorong pertumbuhan di berbagai sektor,” tegasnya.

Kunjungan silaturahmi ini semakin meneguhkan posisi PT Semen Tonasa sebagai mitra strategis pemerintah daerah, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pangkep.


(Thiar)

Rutan Sengkang Perluas Kerjasama Kesehatan, Kini dengan UPTD Labkesda Wajo

METRO ONLINE Wajo – Rutan Kelas IIB Sengkang terus memperkuat layanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Setelah sebelumnya menjalin kerjasama dengan RSUD Lamaddukelleng, kini Rutan Sengkang meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Wajo pada Rabu (20/8/2025). 

Penandatanganan dilakukan oleh Nasir, S.Sos., M.H., Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, bersama Andi Jabruti, S.ST., M.M., Kepala UPTD Labkesda Wajo. 

Plt. Karutan Sengkang, Nasir, menyebut kerjasama ini akan membuat layanan kesehatan lebih lengkap. “Rujukan laboratorium ini penting agar diagnosa dan pengobatan WBP lebih tepat,” ujarnya. 

Kepala UPTD Labkesda, Andi Jabruti, menegaskan kesiapan pihaknya mendukung penuh kerjasama tersebut. “Kami siap memberikan pelayanan laboratorium yang profesional demi pemenuhan hak kesehatan warga binaan,” katanya. 

Kerjasama ini menjadi bagian dari roadmap peningkatan layanan kesehatan Warga Binaan Rutan Sengkang. Jika RSUD Lamaddukelleng memperkuat layanan rujukan medis, maka Labkesda hadir untuk mendukung pemeriksaan laboratorium yang akurat.


Editor : Muh Sain 

Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Binaan, Rutan Sengkang Jalin Kerjasama dengan RSUD Lamaddukelleng

METRO ONLINE Wajo – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi Warga Binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sengkang resmi menjalin kerjasama dengan RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo. Penandatanganan dilakukan di Ruang Kerja Direktur RSUD Lamaddukelleng pada Kamis (29/8/2025). 

Kerjasama tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua belah pihak, yang mencakup pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL), persalinan, penanganan gawat darurat, pelayanan obat, hingga pengelolaan limbah medis. 

Plt. Kepala Rutan Sengkang, Nasir menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk komitmen pemenuhan hak-hak dasar Warga Binaan. 

“Kami ingin memastikan Warga Binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan tepat sasaran melalui sinergi dengan RSUD Lamaddukelleng,” ujarnya. 

Direktur RSUD Lamaddukelleng, drg. Hj. Andi Ela Hafid juga menyambut baik kerjasama tersebut. Menurutnya, pihak rumah sakit siap memberikan pelayanan optimal dengan dukungan tenaga medis serta koordinasi yang baik dengan Rutan Sengkang. 

Dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama ini, layanan kesehatan bagi Warga Binaan di Rutan Sengkang diharapkan dapat semakin terjamin, baik dalam pemeriksaan rutin, penanganan darurat, hingga pengelolaan limbah medis secara profesional.


Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Gelar Acara Pelepasan Purna Tugas Ka. KPLP, Ashar S.Sos

METRO ONLINE Tolitoli, 31 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli menggelar acara pelepasan purna tugas Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Bapak Ashar, S.Sos., Sabtu (30/8) pukul 10.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri oleh jajaran pegawai, CASN, serta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Tolitoli.

Dalam sambutannya, Bapak Ashar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan serta dukungan seluruh pegawai selama masa pengabdiannya. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kesalahan maupun kekhilafan selama bertugas.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan pegawai dan DWP, kemudian sambutan dari Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, A.Md.IP., S.H., M.H. Dalam arahannya, Kalapas menyebutkan bahwa purna bakti adalah cita-cita setiap ASN dan menyelesaikan tugas tanpa cela merupakan kebahagiaan tersendiri. “Bapak Ashar merupakan teladan dalam hal kedisiplinan dan kemandirian, serta menjadi contoh baik bagi seluruh pegawai,” ungkap Kalapas.

Salah satu pegawai Lapas Tolitoli, Chesar, juga memberikan kesan terhadap sosok Ashar. “Beliau adalah sosok pemimpin yang tegas tetapi juga sangat peduli dengan kami. Banyak ilmu dan pengalaman yang beliau berikan selama bertugas, dan itu menjadi bekal berharga bagi kami semua,” ungkap cesar.

Sementara itu, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Lapas Tolitoli, Ny. Sonya feldianto, menyampaikan apresiasinya, tidak hanya kepada Bapak Ashar tetapi juga kepada Ibu  kamaria Ashar,yang selama ini aktif sebagai anggota DWP. “Kami merasa sangat dekat dengan Ibu Ashar. Beliau selalu hangat, aktif dalam kegiatan Dharma Wanita, dan menjadi teladan dalam mendampingi suami selama bertugas. Kami tentu akan merindukan kebersamaan dengan beliau,” ujar Ny. Sonya.

Sebagai bentuk apresiasi, Keluarga Besar Lapas Tolitoli bersama DWP memberikan cinderamata kepada Bapak Ashar. Kegiatan ditutup dengan penuh Rasa kebersamaan dan berjalan lancar.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin mempererat rasa persatuan dan kebersamaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Tolitoli.


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Agustus 30, 2025

Kasus Proyek Irigasi Turucinnae Mandek, Kacabjari Lapri Perlu Di Evaluasi

METRO ONLINE Bone- Proyek pembangunan Jaringan Irigasi D.I Turucinnae, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone yang  dikerjakan PT Atta Pratama pada 2021 lalu, kini dilaporkan ke kejaksaan negeri Watampone pada hari Jumat 25 April 2025.

Ketua Umum LSM Lamellong Muhammad Rusdi membenarkan  bahwa pengaduan tersebut secara tertulis sudah dimasukkan ke kejaksaan negeri Watampone 

Namun Kasus Proyek Irigasi Turucinnae tenyata sudah ditangani Kejaksaan cabang Lapri pada tahun 2022 lalu, jadi pasti berkasnya masih ada di sana,"

"Sudah Lama sekali Hingga saat ini belum ada informasi tentang kasus Tersebut kinerja Kacabjari Lapri Perlu Di Evaluasi atau di copot saja, saya harap Kejari Bone ambil ambil alih kasus ini, jangan tunggu viral baru mau di proses," Tegas Rusdi Ketua Umum LSM Lamellong  (30/08/2025)

Diberitakan sebelumnya bahwa proyek tersebut telah lama selesai pengerjaannya dan dananya telah dicairkan 100 persen oleh PT Atta Pratama, namun sebagai penanggung jawab ibu Idar tidak melakukan pelunasan material dan Upah kerja.

"jadi kemungkinan ada manipulasi Laporan pertanggungjawaban LPJ pada proyek tersebut, sehingga saya minta kepada kejaksaan negeri Watampone untuk melakukan pemeriksaan baik LPJ maupun fisik jadi harus kembali diselidiki besar dugaan ada perbuatan melawan hukum," Jelas Rusdi.(**)



Lapas Tolitoli Ikuti Pengarahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah,Terkait Persiapan FMD

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli mengikuti pengarahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, terkait persiapan pelaksanaan Pelatihan Fisik Mental Dan Disiplin (FMD) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Jumat (29/8).

Kegiatan pengarahan ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama jajaran pejabat struktural, pegawai, dan CASN Lapas Tolitoli. Turut hadir Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, serta Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik, Parlan.

Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Sulteng menekankan pentingnya persiapan yang matang agar pelaksanaan FMD dapat berjalan lancar pada pertengahan September mendatang. Selain itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulteng, Irpan, juga menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dengan melakukan pengecekan kesiapan UPT, termasuk program penanaman pohon kelapa di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami di Lapas Tolitoli berkomitmen untuk menyukseskan program-program pemasyarakatan yang telah dicanangkan, termasuk pelaksanaan FMD, serta siap melaksanakan seluruh arahan pimpinan,” ujar Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.



Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Ikuti Tenis Meja Fun Bersama Instansi Vertikal Tolitoli

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli turut serta dalam kegiatan Tenis Meja Fun bersama instansi vertikal Kabupaten Tolitoli yang digelar oleh LPP RRI Tolitoli, Sabtu (30/08).

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium RRI Tolitoli tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala LPP RRI Tolitoli, Agus, S.Pt., dan diikuti oleh berbagai instansi vertikal di daerah.

Lapas Kelas IIB Tolitoli sendiri mengirimkan perwakilan pegawainya untuk ikut bertanding, yakni Fadel dan Muhammad pada partai ganda, serta Irwan pada partai tunggal. Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, turut hadir langsung memberikan dukungan dan mempererat hubungan antar-instansi.

Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan olahraga bersama ini menjadi sarana memperkuat sinergi dengan instansi lain.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga mempererat silaturahmi serta meningkatkan kolaborasi antar-instansi di Kabupaten Tolitoli,” ujarnya.

Salah satu pegawai Lapas Tolitoli yang ikut bertanding, Irwan, juga memberikan kesan positifnya.

“Pertandingan berlangsung seru dan penuh semangat. Walaupun sifatnya fun, kami tetap bermain serius dan berusaha memberikan yang terbaik. Yang terpenting, kami bisa menjalin kebersamaan dengan instansi lain,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai. Lapas Tolitoli berharap kegiatan seperti ini dapat terus terjalin sebagai wujud kebersamaan dan semangat membangun kerja sama lintas instansi.


Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Gelar Yasinan Rutin, Pererat Silaturahmi Keluarga Besar

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli menggelar kegiatan yasinan rutin yang dilaksanakan di Masjid Darul Hisab Lapas Tolitoli, Jumat (29/8). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama pegawai, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), serta warga binaan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipandu oleh Ustadz Marwan, kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama bertema “Pembelajaran dari Kisah Kaum Nabi Luth”. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Marwan.

Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa kegiatan yasinan rutin ini merupakan wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Yasinan rutin ini selain untuk memperdalam nilai-nilai spiritual, juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi bagi keluarga besar Lapas Tolitoli, termasuk warga binaan,” ujarnya.

Salah satu pegawai Lapas Tolitoli, Tri Rahmat, juga memberikan tanggapan positif terkait kegiatan ini. “Kegiatan yasinan rutin ini membuat kami lebih tenang dalam bekerja, karena ada keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani. Semoga kegiatan ini terus berjalan secara konsisten,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan, Yudi , menyampaikan rasa syukurnya bisa ikut dalam kegiatan tersebut. “Dengan adanya yasinan ini kami merasa lebih dekat dengan Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri. Kami juga senang bisa berkumpul bersama pegawai dan keluarga besar Lapas dalam suasana kebersamaan,” tuturnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Bentuk Kader Kesehatan, Dukung Peningkatan PHBS dan Pencegahan Penyakit

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan sekaligus penguatan kader kesehatan bagi warga binaan, Jumat (29/8) sore di Masjid Lapas.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dr. Nalto Mentara yang membawakan materi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama pejabat struktural dan tenaga kesehatan klinik lapas.

Sebanyak 10 warga binaan terpilih resmi ditetapkan sebagai kader kesehatan yang akan membantu mengedukasi sesama warga binaan terkait upaya menjaga kesehatan, pencegahan penyakit, serta peningkatan perilaku hidup bersih di lingkungan lapas.

Kalapas Muhammad Ishak menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berharap para kader kesehatan dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan, sehingga tercipta lingkungan lapas yang lebih sehat dan kondusif,” ujarnya.

Kasubsi Perawatan Narapidana dan Anak Didik Lapas Tolitoli,parlan Rosiaji Putra menambahkan, “Kader kesehatan ini menjadi perpanjangan tangan petugas dalam menyampaikan edukasi dan pemantauan kesehatan sehari-hari. Mereka akan menjadi mitra penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan blok hunian,” ungkapnya.

Sementara itu, dr. Nalto Mentara selaku pemateri menyampaikan pentingnya peran kader kesehatan. “Dengan pengetahuan dasar mengenai PHBS dan IMS, warga binaan yang menjadi kader kesehatan dapat membantu mencegah penularan penyakit sekaligus mendorong perilaku hidup sehat di kalangan warga binaan lainnya,” jelasnya.

Salah seorang warga binaan, Chandra, yang terpilih menjadi kader kesehatan juga menyampaikan rasa syukurnya. “Kami senang diberi kepercayaan menjadi kader kesehatan. Semoga ilmu yang kami dapat bisa bermanfaat untuk teman-teman warga binaan lain, terutama dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar semua lebih sehat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya kader kesehatan ini, diharapkan layanan kesehatan di dalam Lapas Tolitoli semakin optimal dan pencegahan penyakit dapat dilakukan sejak dini.


Editor : Muh Sain 

Jumat, Agustus 29, 2025

Dirjen Pemasyarakatan Beri Arahan, Lapas Tolitoli Siap Tindaklanjuti Program Strategis

METRO ONLINE Tolitoli, 29 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli mengikuti pengarahan Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, Jumat (29/8), yang digelar secara virtual bersama para Kepala Kantor Wilayah dan Kepala UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Kegiatan pengarahan yang berlangsung pada pukul 09.30 WITA ini berjalan dengan lancar dan tertib.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama pejabat struktural, pegawai, serta CASN. Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan menekankan pentingnya sinergi antarinstansi, khususnya terkait program penanaman pohon kelapa yang dikolaborasikan dengan Kanwil Pemasyarakatan, Kanwil Imigrasi, serta instansi terkait lainnya. Program ini diharapkan mendukung penghijauan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, Dirjen Pemasyarakatan juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan UMKM Lapas yang dinilai sebagai wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan. Ia mendorong agar inovasi dan publikasi dari tim kehumasan di setiap UPT terus ditingkatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pemasyarakatan kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga pengawasan terhadap aktivitas warga binaan. Hal ini penting demi terciptanya situasi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif, serta mendukung kelancaran seluruh program pembinaan.

Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan pimpinan. “Kami siap mendukung penuh program penanaman pohon kelapa dengan melibatkan dinas terkait, terus mengembangkan UMKM Lapas, serta memperkuat pengawasan terhadap warga binaan demi menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

Perkuat Kepercayaan Publik, Lapas Tolitoli Jalankan Pelayanan Tanpa Benturan Kepentingan

METRO ONLINE Tolitoli, – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli terus menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik benturan kepentingan. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.Jumat29/08/25.

Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menegaskan bahwa seluruh jajaran petugas Lapas wajib menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelayanan, baik kepada masyarakat maupun warga binaan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang sama tanpa diskriminasi dan tanpa adanya benturan kepentingan. Contohnya, dalam pelayanan kunjungan maupun pengurusan hak-hak warga binaan, semua harus melalui prosedur resmi yang telah ditetapkan, tidak boleh ada yang diprioritaskan karena hubungan pribadi ataupun kepentingan lain,” ujar Muhammad Ishak.

Ia menambahkan, berbagai langkah pencegahan terus diperkuat, seperti pemasangan CCTV di area pelayanan, penerapan sistem antrean, hingga pengawasan langsung oleh pejabat struktural untuk memastikan semua layanan berjalan sesuai aturan.

Sementara itu, Kasubsi Keamanan Lapas Tolitoli, Muh. Nur Amri, menegaskan bahwa aspek keamanan juga tidak luput dari prinsip bebas benturan kepentingan.

“Dalam menjalankan tugas pengamanan, kami tidak boleh terpengaruh oleh hubungan pribadi dengan warga binaan maupun keluarganya. Semua tindakan dilakukan sesuai SOP. Misalnya dalam pemeriksaan barang bawaan, setiap pengunjung diperlakukan sama tanpa kecuali. Hal ini menjadi bentuk pencegahan agar layanan tetap bersih dan profesional,” jelas Muh. Nur Amri.

Salah seorang pembesuk, warda, mengapresiasi sistem layanan yang diterapkan.

“Sekarang terasa lebih nyaman karena ada antrean resmi dan pengawasan yang jelas. Kami merasa tenang karena tidak ada perlakuan berbeda, semua diperlakukan sama,” ujarnya.

Senada dengan itu, salah satu warga binaan,inisial A.K, juga menyampaikan pandangannya.

“Bagi kami warga binaan, aturan yang jelas membuat semuanya terasa adil. Hak-hak kami tetap diberikan sesuai prosedur tanpa ada yang membeda-bedakan. Ini memberi rasa tenang dalam menjalani pembinaan,” ungkap A.K"

Dengan komitmen ini, Lapas Tolitoli berharap dapat terus memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan sebagai institusi penegak hukum yang berintegritas.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

Kamis, Agustus 28, 2025

Sat Narkoba Polres Maros Tangkap Dua Jaringan Pemasok Narkoba Lintas Wilayah, Sabu Senilai Ratusan Juta Disita Polisi

METRO ONLINE Maros Sulsel – Satuan Reserse Narkoba Polres Maros berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi dan kabupaten yang beroperasi di wilayah Kabupaten Maros dan Kota Makassar. Dari dua operasi berbeda, polisi mengamankan empat pelaku beserta barang bukti ratusan gram shabu siap edar.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.Opsla pada saat memimpin kegiatan konferensi pers yang digelar di Aula Promoter Polres Maros, Kamis (28/8/2025)

Dalam operasi pertama, Tim Opsnal Satres Narkoba menangkap seorang bandar berinisial R alias D saat hendak bertransaksi di area ruko Royal Grande Graha Cemerlang, Kecamatan Mandai, Maros, Minggu (17/8). Dari tangan pelaku, polisi menyita dua saset shabu ukuran sedang.

Setelah diinterogasi, R mengaku masih menyimpan narkoba di rumahnya di Lingkungan Lantebung, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti tambahan berupa 403 gram shabu, timbangan digital, serta plastik saset kosong.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, shabu tersebut merupakan barang titipan seseorang yang tidak dikenal dan siap untuk diedarkan. R diketahui mengedarkan narkotika melalui media sosial dengan sistem terputus.

Sementara itu, dalam operasi kedua, polisi menangkap tiga pengedar lintas kabupaten, masing-masing KD (56), AJR (38), dan AG (38), yang merupakan warga Kabupaten Bone. Dari tangan mereka, petugas menyita 11 gram shabu siap edar. Ketiganya memiliki peran berbeda, KD sebagai bandar, AJR sebagai perantara, dan AG sebagai kurir.

Dari total dua operasi tersebut, Polres Maros berhasil menyita 414,69 gram shabu senilai Rp400 juta, yang diperkirakan dapat menyelamatkan lebih dari seribu orang dari penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberantas peredaran narkotika tanpa kompromi.

“Pengungkapan ini merupakan bukti komitmen Polres Maros dalam memberantas jaringan narkoba. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika yang merusak generasi muda. Terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi. Mari bersama-sama kita perangi narkoba demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Para tersangka dijerat Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana maksimal 20 tahun serta denda minimal Rp 1 miliar.


Editor : Muh Sain 

Lapas Kelas IIB Tolitoli Ikuti Sosialisasi Standar Pencegahan, Penindakan, dan Pemulihan Gangguan Keamanan dan Ketertiban

METRO ONLINE Tolitoli – Dalam rangka meningkatkan kualitas pengamanan dan intelijen di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli mengikuti kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Standar Pencegahan, Penindakan, dan Pemulihan Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Kamis (28/8).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, beserta seluruh jajaran pegawai. Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan tujuan memperkuat pemahaman pegawai terhadap kebijakan terbaru dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Rutan, LPAS, Lapas, dan LPKA.

Adapun tiga pokok kebijakan yang menjadi fokus dalam sosialisasi yaitu:


1. Keputusan Dirjen PAS Nomor PAS-46.PR.01.03 Tahun 2025 tentang Standar Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan.

2. Keputusan Dirjen PAS Nomor PAS-45.PR.01.03 Tahun 2025 tentang Standar Penindakan dan Penegakan Disiplin Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan.

3. Keputusan Dirjen PAS Nomor PAS-44.PR.01.03 Tahun 2025 tentang Standar Pemulihan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan.

Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menegaskan bahwa pihaknya akan segera menyesuaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan dengan kebijakan terbaru. “Kami berkomitmen untuk menjalankan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, serta meningkatkan profesionalisme jajaran dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Tolitoli Ashar, menilai bahwa standar terbaru ini menjadi pedoman penting bagi jajaran pengamanan. “Dengan adanya regulasi ini, setiap petugas memiliki acuan yang jelas mulai dari upaya pencegahan, langkah penindakan, hingga proses pemulihan jika terjadi gangguan. Hal ini sangat membantu kami dalam bertindak cepat, tepat, dan terukur di lapangan,” tegasnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Melalui kegiatan ini, Lapas Tolitoli diharapkan dapat lebih sigap dalam mencegah potensi gangguan, tegas dalam penindakan, serta cepat dalam pemulihan apabila terjadi insiden yang mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.


Editor : Muh Sain 

CASN Lapas Tolitoli Ikuti Kegiatan Orientasi untuk Pahami Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan

METRO ONLINE Tolitoli, 28 Agustus 2025 — Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang baru bergabung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli mengikuti kegiatan orientasi pada Kamis (28/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembekalan untuk memperkenalkan lingkungan kerja serta tugas dan fungsi di Lapas Tolitoli.

Dalam kegiatan orientasi tersebut, para CASN dibagi berdasarkan seksi atau bidang kerja yang ada di Lapas. Pembagian ini bertujuan agar mereka dapat memahami secara langsung peran dan tanggung jawab masing-masing seksi, mulai dari keamanan dan ketertiban, pembinaan narapidana, hingga urusan administrasi dan umum.

Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan orientasi sangat penting untuk membentuk karakter dan profesionalisme CASN sebagai bagian dari keluarga besar pemasyarakatan.

“Kami berharap para CASN dapat menyerap ilmu dan pengalaman yang diberikan selama orientasi ini, sehingga kelak mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujarnya.

Kasubag TU Lisbet Butar Butar Lapas Tolitoli turut memberikan pandangan mengenai kegiatan ini.

“Orientasi ini menjadi pondasi awal bagi para CASN untuk mengenal sistem kerja di pemasyarakatan. Harapannya, mereka bisa segera beradaptasi dengan ritme kerja dan menumbuhkan loyalitas terhadap organisasi,” Ujarnya.

Salah seorang CASN, KD Kartika Saraswati yang mengikuti kegiatan orientasi juga menyampaikan kesannya.

“Kami merasa senang diberi kesempatan untuk mengenal langsung tugas di setiap seksi. Ini sangat membantu kami dalam memahami peran masing-masing, sekaligus memotivasi untuk bekerja lebih baik,” ungkap salah satu CASN.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Orientasi berjalan dengan lancar, interaktif, dan penuh semangat. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para CASN diharapkan siap menjalani masa tugas dengan dedikasi tinggi, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pemasyarakatan di Tolitoli.


Editor : Muh Sain 

Rabu, Agustus 27, 2025

Karutan Pangkep Resmi Buka Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025

METRO ONLINE Pangkep - Rutan Kelas IIB Pangkep resmi melaksanakan pembukaan program Rehabilitasi Pemasyarakatan bagi warga binaan dengan tema “Mewujudkan Pribadi yang Sehat & Mandiri agar Mampu Berperan Positif dan Produktif Ketika Kembali ke Masyarakat”. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter warga binaan agar dapat terbebas dari adiksi dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik, Selasa (26/8).

Bertempat di Aula Ngusman Rutan Pangkep, acara diawali dengan laporan Program Manager, Djufri Rasyid, yang menyampaikan kesiapan pelaksanaan program.

Program ini dibuka langsung oleh Kepala Rutan Pangkep, Irphan Dwi Sandjojo. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya komitmen dari seluruh peserta dan petugas yang tergabung dalam tim rehabilitasi.

“Kami berharap kepada teman-teman warga binaan, khususnya peserta rehabilitasi angkatan pertama untuk mengikuti dengan serius program yang akan dijalankan. Ini adalah langkah awal untuk perubahan sikap dan penurunan tingkat risiko kecanduan,” tegas Irphan.

Amri, Konselor Adiksi dari Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Provinsi Sulawesi Selatan yang hadir pada kegiatan ini, menyampaikan data mengenai tingginya angka penggunaan narkotika di kalangan masyarakat saat ini dan hal tersebut membutuhkan penanganan yang serius dan sistematis.

“Program rehabilitasi yang dijalankan di seluruh Lapas dan Rutan adalah solusi tepat dalam menghadapi krisis penyalahgunaan Narkoba. Ini bukan hanya menyentuh aspek individu, tetapi juga menyentuh kepentingan sosial yang lebih luas.,” ungkap Amri.

Simbol dimulainya program ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan Warga Binaan serta pembagian perlengkapan berupa buku, pulpen, notebook dan ID card. 

Program rehabilitasi ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi para warga binaan untuk mengatasi kecanduan, serta mampu kembali ke masyarakat dengan peran yang lebih positif. Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi antar pihak, Rutan Pangkep optimis program ini akan menjadi titik awal perubahan bagi warga binaan untuk meninggalkan masa lalu dan membangun masa depan yang lebih baik.


Editor : Muh Sain 

Rutan Sengkang Dorong Warga Binaan Tenangkan Hati Lewat Siraman Rohani Penyuluh Kemenag

METRO ONLINE Sengkang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sengkang kembali menggelar kegiatan pembinaan kerohanian oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo yang rutin dilaksanakan di Masjid Almardiyah Rutan Sengkang, Rabu (27/8/2025). 

Kegiatan diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah dan istighfar Bersama. Hal ini bertujuan untuk menenangkan hati dan pikiran, sekaligus mengajak Warga Binaan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan interaktif, para Warga Binaan dibagi ke dalam kelompok kecil. Dengan cara ini, penyuluh agama dapat lebih mudah berkomunikasi, mendengarkan keluh kesah yang ada di hati para Warga Binaan, serta memberikan bimbingan yang lebih personal.

Tak terkecuali Warga Binaan perempuan, kegiatan serupa juga digelar di tempat terpisah yaitu di aula perpustakaan Rutan Sengkang. Dengan pendampingan penyuluh agama, mereka mendapatkan bimbingan rohani serta kesempatan untuk menyampaikan hal-hal yang mengganjal di dalam hati.

Dalam tausiyahnya, penyuluh berpesan agar para Warga Binaan senantiasa berbuat baik dan tidak melupakan kewajiban beribadah, meskipun tengah menjalani masa hukuman. “Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi setelah keluar dari rutan, maka mari isi waktu dengan ibadah dan kebaikan,” pesannya.

Melalui kegiatan rutin ini, Rutan Sengkang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan keagamaan yang merata bagi seluruh Warga Binaan, baik laki-laki maupun perempuan, sehingga mereka dapat lebih siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.


Editor : Muh Sain 

Klinik Lapas Tolitoli Konsultasi dengan Puskesmas Baolan Terkait Aplikasi INM

METRO ONLINE Tolitoli, 27 Agustus 2025 – Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan. Hal ini ditandai dengan kunjungan Kasubsi Perawatan bersama dua tenaga kesehatan Klinik Lapas ke Puskesmas Baolan pada Rabu (27/08), pukul 10.15 WITA.

Kedatangan tim disambut Kepala Puskesmas Baolan, dr. Yuliana O. Taroreh. Agenda pertemuan meliputi konsultasi penggunaan aplikasi Indikator Nasional Mutu (INM) Kementerian Kesehatan, klarifikasi data layanan, serta sinkronisasi pelaporan dengan sistem kesehatan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan layanan kesehatan di Klinik Lapas sesuai standar mutu nasional. Kami berharap konsultasi ini semakin memperkuat kualitas layanan bagi warga binaan,” ujarnya.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan di Lapas Tolitoli. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa pemasyarakatan tidak berjalan sendiri, melainkan berkolaborasi dengan stakeholder terkait demi kebaikan bersama,” Tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Bimnadik), Feldianto, menilai konsultasi ini berkontribusi langsung terhadap upaya pembinaan. “Kesehatan adalah bagian penting dari pembinaan, karena warga binaan yang sehat secara fisik dan mental akan lebih mudah mengikuti program pembinaan. Dengan dukungan Puskesmas, kami optimis mutu layanan di Klinik Lapas semakin meningkat, sehingga pembinaan berjalan lebih maksimal,” jelasnya.

Kasubsi Perawatan Narapidana dan Anak Didik, Parlan Rosiaji Putra, menegaskan kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kompetensi. “Melalui konsultasi ini, tenaga kesehatan kami mendapat arahan langsung dari Puskesmas terkait teknis penggunaan aplikasi INM dan indikator mutu yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Baolan, dr. Yuliana O. Taroreh, menyambut baik langkah Lapas Tolitoli. “Kami siap mendukung dan memberikan pendampingan teknis agar pelaporan layanan kesehatan di Klinik Lapas sesuai standar. Harapannya, mutu layanan kesehatan bagi warga binaan semakin meningkat,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi berkelanjutan antara Lapas Tolitoli dan Puskesmas Baolan, sejalan dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, serta mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, dalam rangka mewujudkan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

Kalapas Tolitoli Hadir sebagai Narasumber Dialog Interaktif RRI Dengan Tema"Memaksimalkan Potensi Kelapa di Daerah"

METRO ONLINE Tolitoli, 27 Agustus 2025 – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, hadir sebagai narasumber dalam Dialog Interaktif bertema “Memaksimalkan Potensi Kelapa di Daerah” yang digelar LPP RRI Tolitoli pada Rabu (27/8) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Studio Pro 1 RRI Tolitoli ini juga menghadirkan Ketua HIPMI Tolitoli, Aksan Rumi, Penyuluh Perindustrian Dinas Perindustrian Kabupaten Tolitoli, Nadir, serta Kepala Desa Malangga, Abdul Salam, yang berpartisipasi melalui sambungan telepon.

Dalam pemaparannya, Kalapas Muhammad Ishak menegaskan bahwa kelapa merupakan komoditas unggulan yang sangat melimpah di Kabupaten Tolitoli. Potensi tersebut, menurutnya, bukan hanya dapat menopang perekonomian masyarakat, tetapi juga bisa diintegrasikan dalam program pembinaan kemandirian warga binaan Lapas.

“Salah satu program unggulan di Lapas Tolitoli adalah pembuatan mobiler berbahan dasar batok kelapa dan kayu. Batok kelapa dipilih karena melimpah, tahan rayap, serta memiliki corak khas yang unik saat dipoles. Produk yang dihasilkan antara lain set catur bermerek BOKAYONG, baik model lipat maupun lengkap dengan meja dan kursi. Selain itu, melalui KAWARBIN dan BINACOCOGRAFI, warga binaan juga membuat berbagai kerajinan seperti nampan, lampu hias, asbak, kaligrafi, dan plakat berbahan batok kelapa,” ujar Ishak.

Penyuluh Perindustrian Kabupaten Tolitoli, Nadir, menambahkan bahwa kelapa merupakan komoditas serbaguna. “Kalau berbicara kelapa, dari akar hingga buahnya bisa dimanfaatkan. Potensi kerajinan batok kelapa di Kabupaten Tolitoli sangat besar untuk terus dikembangkan,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua HIPMI Tolitoli, Aksan Rumi, mendorong pelaku usaha di daerah agar tidak hanya menjual kelapa mentah, melainkan mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. “Industri pengolahan kelapa, termasuk kerajinan batok kelapa seperti yang dikembangkan di Lapas Tolitoli, harus kita dorong agar memiliki nilai jual lebih tinggi,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dialog interaktif yang berjalan tertib dan lancar ini diharapkan menjadi ruang komunikasi publik yang berkelanjutan. Selain itu, forum ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan, mendukung pengembangan potensi lokal, serta memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan di Lapas Tolitoli.


Editor : Muh Sain 

Selasa, Agustus 26, 2025

Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai HUT RI ke-80 di Desa Kassiloe

METRO ONLINE , PANGKEP– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Kassiloe, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep menggelar kegiatan jalan santai yang diikuti oleh ribuan warga, Minggu pagi (25/08/2025).

Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan memadati lapangan Desa Kassiloe untuk mengambil posisi start. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan tampak menghiasi area lapangan yang menjadi titik awal kegiatan.

Kepala Desa Kassiloe, Suriadi Saka, S.H., secara resmi melepas peserta jalan santai yang menempuh rute yang telah ditetapkan oleh panitia. Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Suriadi mengimbau agar seluruh peserta tetap menjaga ketertiban, tidak saling berdesakan, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

"Kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI, tapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Mari kita jadikan momen ini sebagai simbol persatuan dan kebersamaan warga Desa Kassiloe," ujarnya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Bhabinsa Desa Kassiloe Serma Budianto, Bhabinkamtibmas Desa Kassiloe Aiptu Ilyas Hasan, Para tokoh masyarakat, serta seluruh Perangkat Desa Kassiloe. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Rangkaian acara HUT RI yang ke-80 di Desa Kassiloe masih akan berlanjut dengan acara malam ramatamah serta pembagian hadiah dari berbagai lomba yang telah dilaksanakan oleh panitia dan hiburan rakyat yang dirancang untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga

Acara berjalan dengan lancar,aman dan kondusif serta para peserta pemenang lomba terutama anak anak sangat gembira mendapatkan hadia yang telah di siapkan oleh panitia dalam hal ini Pemdes Desa Kassiloe 


(Thiar)

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved