-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar



Rabu, Juli 17, 2024

Pasca Penandatanganan PKS dengan SKB Mokopido, Lapas Tolitoli Bergerak Cepat daftarkan Warga Binaan Melanjutkan Pendidikan Kejar Paket”

METRO ONLINE Tolitoli- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli Muhammad Ishak didampingi oleh Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan menyerahkan berkas calon peserta didik pendidikan kesetaraan dari Lapas Tolitoli ke Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mopido Tolitoli. Rabu (17/07/2024)

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli terus berupaya dengan serius memberikan pelayanan  dan memenuhi hak warga binaan pemasyarakatannya dalam hal pemberian akses pendidikan dan pengajaran. Bertempat di kantor Sanggar Kegiatan Belajar Mopido Tolitoli Kepala Lapas Tolitoli datang langsung menyerahkan berkas calon peserta didik yang merupakan warga binaan pemasyarakatan ke Kepala SKB Mopido Tolitoli ibu Nim’at Sabite. 

Warga Binaan Pemasyarakatan yang didaftarkan sebagai calon peserta didik oleh Lapas Tolitoli berjumlah 17 Orang dengan rincian 4 orang warga binaan didaftarkan sebagai peserta didik pendidikan kesetaraan paket A 9 orang wbp paket B dan 4 orang wbp didaftarkan sebagai peserta didik pendidikan kesetaraan paket C.

“Salah satu hak warga binaan pemasyarakatan yang ada di Lapas ialah mendapatkan pendidikan dan pengajaran, untuk itu kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan khususnya di Lapas Tolitoli ini salah satunya bekerja sama dengan berbagai pihak dalam hal ini sanggar kegiatan belajar Mopido Tolitoli dan mendaftarkan warga binaan kami untuk menjadi peserta didik untuk pendidikan kesetaraan yang tentunya hal ini dapat memberikan manfaat besar kepada warga binaan ketika kelak nanti bebas dari Lapas”. Ucap Muhammad Ishak Kalapas Tolitoli


Editor : Muh Sain 

Lapas Kelas IIB Tolitoli Gandeng Puskesmas Baolan Lakukan Sosialisasi dan Skrining HIV/AIDS Warga Binaan

METRO ONLINE Tolitoli – Bertempat di Klinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli , Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah. Melaksanakan sosialisasi dan skrining deteksi dini orang yang beresiko terinfeksi HIV/AIDS di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli. Kegiatan diawali dengan penyuluhan dan edukasi tentang penyakit menular HIV/AIDS oleh Petugas dari Puskesmas Baolan. (17/07/2024) 

Adapun petugas dari Puskesmas Baolan sebanyak 6 (enam) orang yang dikoordinir oleh ibu Kristiani Dwi Utari S.Kep,Ns  sebagai penanggung jawab penyakit HIV/AIDS di Puskesmas Baolan. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 13 (tiga belas) orang tahanan baru Lapas Tolitoli dan selanjutnya dilaksanakan skrining serta pengambilan sampel darah kepada tahanan baru yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tolitoli.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan oleh Lapas Tolitoli dengan dukungan penuh dari Puskesmas Baolan. Diharapkan melalui kegiatan Sosialisasi dan pelaksanaan skrining penyakit HIV/AIDS, warga binaan bisa mendeteksi dini dan memproteksi dirinya untuk bisa mencegah penularan penyakit HIV/AIDS dan berpola hidup sehat

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak mengatakan "Kesehatan adalah hak setiap individu, termasuk warga binaan yang menjalani masa hukuman dan program ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan hak kesehatan yang layak. Dengan adanya program skrining HIV/AIDS dan edukasi kesehatan ini, kami berharap dapat mendeteksi lebih dini dan memberikan penanganan yang tepat bagi mereka yang terinfeksi. Lapas Tolitoli dan Puskesmas Baolan menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan."


Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Ikuti Press Release APBN Juni TA 2024”

METRO ONLINE Tolitoli- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli melalui Bendahara Pengeluaran, Nurmi  mengikuti Press Release APBN Juni TA 2024 secara virtual zoom. Selasa, (16/07/2024).

Press Release APBN merupakan kegiatan yang menjadi sarana dan bertujuan agar seluruh masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini kinerja APBN maupun APBD secara transparan dan akuntabel khususnya dalam lingkup wilayah kerja KPPN Tolitoli.

Kegiatan yang berlangsung secara virtual zoom ini di ikuti oleh Bendahara Pengeluaran Lapas Tolitoli dan seluruh mitra kerja KPPN Tolitoli. Kepala Sub Bagian Umum Bapak M Agus Abdul Majid membuka langsung kegiatan ini dan dilanjutkan dengan pemberian paparan Press Release APBN Juni tahun anggaran 2024.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang punya begitu banyak manfaat dan juga tentunya kegiatan yang kami ikuti ini juga sesuai dengan core value kemenkumhan yaitu nilai transparan dan akuntabel yang harus selalu kita junjung dan pedomani” tutur Nurmi Bendahara Pengeluaran Lapas Tolitoli.


Editor : Muh Sain 

Selasa, Juli 16, 2024

Seleksi Catar Kemenkumham Memasuki Tahap SKD, Kemenkumham Sulteng: Catat Tanggalnya!

METRO ONLINE PALU – Seleksi Calon Taruna (Catar) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia memasuki tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), khusus wilayah Sulteng akan di gelar pada tanggal 21 s.d 22 Juli 2024 di UPT BKN Palu, Jalan. Bantilan No.20, Lere, Kecamatan. Palu Barat, Kota Palu.

Hal tersebut tertuang pada surat pengumuman NOMOR SEK-KP.02.01-251 tentang jadwal pelaksanaan SKD pada pelaksanaan seleksi calon Taruna/Taruni sekolah kedinasan Polteknik Imigrasi dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Kemenkumham tahun anggaran 2024.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar menjelaskan bahwa pelaksanaan SKD ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi Catar Kemenkumham 2024 yang dibuka secara nasional. Pendaftaran Catar Kemenkumham 2024 telah dilaksanakan sebelumnya, dari tanggal 15 Mei hingga 13 Juni 2024.

Hermansyah Siregar menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat untuk mengikuti seleksi Catar Kemenkumham 2024 cukup tinggi. Tercatat sebanyak 22264 pelamar dari seluruh Indonesia yang telah mendaftar, untuk di wilayah Sulteng sendiri, kata dia, 79 peserta akan mengikuti tahapan SKD.

“Pelaksanaan SKD ini diharapkan dapat menjaring calon-calon taruna terbaik yang memiliki kompetensi dan integritas untuk menjadi petugas pemasyarakatan dan imigrasi yang profesional dan berdedikasi tinggi. Untuk di Sulteng sendiri, terdapat 79 orang, mereka akan ikuti seleksinya di UPT BKN Palu,” ujar Hermansyah Siregar.

Ia mengimbau kepada seluruh peserta SKD untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur dan transparan. 

Pastikan seleksi yang jujur dan adil, Hermansyah menegaskan bahwa seleksinya akan dilaksanakan secara ketat dan akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN, hal tersebut telah teruji ketepatan dan kredibelitasnya.

 “Kami tidak mentolerir adanya praktik kecurangan dalam seleksi ini, pastinya seleksi akan jujur dan adil serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Untuk informasi, kepada para peserta ujian SKD, sesuai dengan edaran, diwajibkan membawa berbagai persyaratan, diantaranya:

a. Kartu Peserta Ujian asli (print / dokumen fisik, Peserta harus sesuai dengan foto yang ada pada kartu Peserta) yang diperoleh dari akun masing-masing Peserta melalui laman

https://dikdin.bkn.go.id;

b. KTP elektronik asli atau KTP digital (print / dokumen fisik);

c. Kartu Keluarga asli / Kartu Keluarga yang dilegalisir Pejabat berwenang / Surat Keterangan Pengganti KTP asli / Surat Keterangan Perekaman Kependudukan asli bagi Peserta seleksi yang belum memiliki KTP elektronik asli atau KTP digital.

Sementara, untuk pakaian dan kelengkapan ujiannya, peserta diimbau untuk mengenakan:

a. Baju kemeja lengan panjang berwarna putih polos tanpa corak;

b. Celana panjang / rok berwarna hitam polos tanpa corak (bukan jeans);

c. Jilbab berwarna hitam polos (bagi yang menggunakan jilbab);

d. Sepatu tertutup berwarna hitam;

e. Tidak menggunakan ikat pinggang;

f. Membawa alat tulis pribadi (pensil kayu);


“Wajib hadir sebelum 90 menit waktu ujiannya, dan kalua persyaratannya tidak terpenuhi, panitia dapat membatalkan kepesertaannya,” imbuh Hermansyah Siregar.

Meski begitu, ia juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk intens memonitor perkembangan informasi melalui:

a. Laman resmi: https://catar.kemenkumham.go.id;

b. Akun media sosial sebagai sarana penyampaian informasi seputar Tahapan Seleksi, melalui

akun Instagram: @catar.kumham dan akun X (Twitter): @catarkumham.

Kata Hermansyah, peserta dapat melaporkan pengaduan terkait adanya kecurangan yang disertai dengan bukti pendukung pada pelaksanaan Seleksi Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Kemenkumham melalui layanan Helpdesk berupa pesan singkat Whatsapp pada nomor: +62878 4030 2006.

“Kelulusan peserta adalah hasil prestasinya sendiri, bukan dari bantuan dari orang lain ataupun oknum, kami tegaskan, seleksi ini tidak dipungut biaya sepeserpun,” tandasnya.


Editor : Muh Sain 

Perjanjian Kerjasama Program Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana Lapas Kelas IIB Tolitoli dengan Sanggar Kegiatan Belajar Mopido Tolitoli

METRO ONLINE Tolitoli - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah. Melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama Program Pendidikan Kesetaraan Paket A,B, dan C bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli dengan Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB). (16/07/2024).

Kedatangan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak di sambut langsung oleh Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mopido Tolitoli, Nim’At Sabite Tahir melalui program pendidikan kesetaraan untuk memberikan akses layanan pendidikan kepada warga binaan pemasyarakatan sebagai bentuk pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan dibidang pendidikan.

"Terima kasih dengan adanya kerja sama ini dapat membantu warga binaan dalam bidang Pendidikan dan memudahkan mereka kelak bebas nanti untuk bekerja. Program Paket belajar ini sangat disambut antusias oleh warga binaan, karena sebagian ada yang tidak tamat sekolah, jadi bisa dibantu untuk melanjutkan pendidikannya di Lapas Kelas IIB Tolitoli. Ucap Muhammad Ishak

“Kami mendukung penuh WBP memperoleh pendidikan melalui program kejar paket ini. Saya kira kami, kawan-kawan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mopido Tolitoli dan Lapas Kelas IIB Tolitoli mempunyai visi yang sama yakni ikut mencerdaskan bangsa termasuk WBP” terang Nim’At Sabite


Editor : Muh Sain 

Lapas Kelas IIB Tolitoli Lakukan Perbaikan Sarana Pengamanan Dalam Upaya Cegah Gangguan Kamtib

METRO ONLINE Tolitoli - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah. Dalam kaitannya kegiatan pengamanan, tentunya diperlukan kombinasi baik dari segi petugas serta sarana pengamanan itu sendiri. Integritas yang baik dari petugas tanpa diimbangi dengan sarana yang optimal tentunya akan menimbulkan gangguan kamtib. (16/07/2024) 

Perbaikan terhadap sarana keamanan ini terus dilakukan oleh internal Lapas Tolitoli. Mengingat fungsi tralis pembatas ini sangat vital untuk meminimalisir pergerakan WBP agar bisa lebih dibatasi. Pencegahan-pencegahan gangguan kamtib terus dilakukan sebagai upaya diteksi dini  sehingga menciptakan kondisi Lapas Tolitoli yang aman dan kondusif.

Ashar, S.Sos selaku Ka.KPLP Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli mengatakan "untuk selalu melakukan deteksi dini sebagai upaya cegah gangguan kamtib, pagar tralis mempunyai fungsi yang sangat penting dalam mendukung tugas pengamanan jadi perlunya perhatian dan perawatan khusus. Dengan adanya perawatan sarana dan prasarana keamanan diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban Lapas. Sehingga pelaksanaan pembinaan dapat berjalan baik."


Editor : Muh Sain 

Senin, Juli 15, 2024

Maksimalkan Pembinaan Kerohanian Bagi Warga Binaan Muslim, Masjid Darul Hisab Lapas Tolitoli Direncanakan Diperluas

METRO ONLINE Tolitoli,- Masjid yang berada di dalam area Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli dipenuhi dengan warga binaan yang hendak melaksanakan salat Dzuhur berjamaah. Kepadatan ini mencerminkan peningkatan kesadaran warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk menunaikan salat, menandakan keberhasilan program pembinaan kerohanian di Lapas Kelas IIB Tolitoli.15/07/24.

Seiring dengan meningkatnya jumlah warga binaan yang aktif melaksanakan salat berjamaah, pihak lapas berencana untuk memperluas ukuran masjid agar dapat menampung lebih banyak jamaah. Persiapan untuk perluasan masjid telah mulai dilakukan sebagai langkah awal untuk merealisasikan rencana tersebut.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, A.Md.IP., S.H., M.H., memberikan pendapatnya mengenai perkembangan positif ini. “Peningkatan kesadaran beribadah di kalangan warga binaan adalah bukti nyata bahwa program pembinaan kerohanian yang kami jalankan berhasil. Kami sangat bersyukur dan bangga melihat perubahan ini. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menyediakan fasilitas yang memadai dengan memperluas masjid agar warga binaan dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk,” ujar Muhammad Ishak.

Perluasan masjid ini diharapkan dapat semakin memotivasi warga binaan untuk terus meningkatkan kualitas ibadah mereka, sekaligus mendukung upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial yang menjadi tujuan utama dari program pembinaan di Lapas Kelas IIB Tolitoli.


Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Ikuti Pembukaan Rangkaian Peringatan Hari Pengayoman Ke-79

METRO ONLINE Tolitoli - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) tepatnya pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli mengikuti kegiatan Pembukaan Rangkaian Peringatan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024 sekaligus Doa Bersama Kemenkumham untuk Negeri yang dilaksanakan secara daring terpusat di Graha Pengayoman Kemenkumham RI, Senin (15/7/24).

Kegiatan yang menandai serangkaian Peringatan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024 ini diikuti secara daring oleh Plh. Kalapas Tolitoli beserta Pejabat Struktural dan Staff.

Pada peringatan Hari Pengayoman kali ini mengusung tema “Kementerian Hukum dan HAM Mengabdi Untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”. Selama kurang lebih 1 bulan ke depan, insan pengayoman akan menggelorakan rangkaian kegiatan yang telah tersusun guna memeriahkan Hari Pengayoman Ke-79.

Acara diawali dengan Doa Bersama Kemenkumham untuk Negeri yang dipandu oleh perwakilan rohaniwan dari lima agama resmi di Indonesia. Pada sesi doa, masing-masing pemuka agama diberikan kesempatan untuk memimpin doa menurut ajaran masing-masing agama. Dimulai dari doa agama Kristen, kemudian Katolik, Buddha, Hindu, dan terakhir ditutup oleh pemuka agama Islam.

Setelah acara doa bersama, Menkumham memberikan sambutan sekaligus membuka secara seremonial rangkaian Peringatan Hari Pengayoman ke-79 tahun 2024.

“Melalui peringatan Hari Pengayoman yang secara rutin kita laksanakan setiap tahunnya dengan berbagai macam bentuk kegiatan bertujuan agar kita terus dapat mendekatkan diri dan hadir di tengah masyarakat, semakin meningkatkan rasa kebersamaan, rasa kecintaan kita kepada organisasi, serta rasa memiliki sebagai keluarga besar Kementerian Hukum dan HAM. Dengan tema peringatan tahun ini, kita yakinkan publik bahwa Kemenkumham semakin berkualitas serta berkomitmen untuk mendukung agenda nasional guna mewujudkan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Yasonna dalam sambutannya.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved