-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar



Selasa, Juli 09, 2024

Elektabilitas IAS Terjaga karena Dinilai Paling Berpengalaman di Pemerintahan

METRO ONLINE MAKASSAR - Bocoran survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada April 2024 tidak hanya merekam elektabilitas kandidat. 

Yang menarik, ada juga penilaian tentang siapa cagub yang dianggap publik Sulsel paling berpengalaman dalam pemerintahan. 

Dalam survei SMRC dijabarkan soal alasan memilih calon gubernur. Salah satunya ialah berpengalaman di pemerintahan. Nah, untuk pertanyaan ini, mayoritas masyarakat di Sulsel ternyata menjatuhkan pilihan kepada IAS yang merupakan mantan Wali  Kota Makassar Makassar dua periode. 

SMRC mencatat ada 23 persen responden yang memilih IAS dengan pertimbangan berpengalaman di pemerintah. Bahkan, lebih tinggi dibandingkan petahana Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (21 persen), Bupati Gowa dua periode Adnan Purichta Ichsan (17 persen), Bupati Luwu Utara dua periode Indah Putri Indriani (17 persen) dan mantan Bupati Sidrap dua periode Rusdi Masse Mappasessu (11 persen). 

Akademisi Universitas Megarezky Makassar (Unimerz), Dr Baharuddin Hafid, menilai hasil survei itu merupakan potret kinerja kandidat di mata publik. 

Tingginya capaian IAS dibandingkan kandidat lain untuk penilaian cagub paling berpengalaman di pemerintahan, karena karya nyata yang berhasil ditinggalkan. 

Tidak hanya sukses membangun infrastruktur dan ekonomi, IAS juga dinilai berhasil membangun tata kelola pemerintahan dan sosial keagamaan. 

Kemampuan menjaga harmonisasi antar-pegawai dan soliditas antar-umat menjadi kunci laju pembangunan dan ekonomi menjadi sangat pesat. 

"Dari sisi tata kelola pemerintahan, IAS mampu menjaga harmonisasi antara aparatur negara saat menjadi wali kota dua periode. Begitu pula dari sisi sosial keagamaan, sama sekali tidak ada gap dan terwujud harmonisasi," kata dia, Selasa (9/7/2024). 

Lebih lanjut, Baharuddin menyebut karya IAS di Makassar selama dua periode kepemimpinan memang masih membekas hingga sekarang. 

Banyak warisan IAS yang masih dirasakan manfaatnya hingga kini dan berdiri kokoh di Kota Daeng. Tak heran, IAS dijuluki Bapak Pembangunan Makassar. 

"Bocoran hasil survei yang menyebut IAS sebagai cagub paling berpengalaman di pemerintahan itu hal yang wajar. Ya, karena IAS meninggalkan legacy yang manfaatnya dirasakan hingga kini. Intinya, semua itu berkat karya nyata selama dua periode memimpin Makassar," tuturnya. 

Semasa kepemimpinan IAS di Makassar, sejumlah capaian bersejarah berhasil diukur. Dari sisi perekonomian, Kota Daeng menjadi daerah dengan laju ekonomi yang sangat signifikan. Bahkan, mencapai dua digit, tepatnya 11 persen pada 2013. Itu tidak hanya mengalahkan rata-rata nasional, tapi bahkan Tiongkok. 

IAS juga sempat masuk nominasi wali kota terbaik dunia 2014 versi worldmayor.com, bersama wali kota Bandung Ridwan Kamil dan wali kota Surabaya Tri Rismahirini ketika itu. Mereka dinominasikan sebagai wakil terbaik dari benua Asia 

Bukan itu saja, IAS sempat dinobatkan sebagai 10 Tokoh TEMPO 2008 bersama 9 kepala daerah lainnya. Itu tidak lepas dari keberhasilan sosok yang dijuluki Bapak Pembangunan Kota Makassar itu menyulap lapangan Karebosi menjadi lapangan sepak bola pertama di Indonesia yang memiliki basement pusat perbelanjaan modern. Tanpa mengganggu APBD sama sekali.

Selanjutnya, dari sisi pembangunan infrastruktur pun sangat pesat di masa kepemimpinan IAS. Selain berhasil melakukan revitalisasi Lapangan Karebosi, IAS juga merupakan wali kota yang berhasil mengubah wajah Pantai Losari menjadi lebih baik, sebagai salah satu landmark kota ini.

"Di masa IAS pulalah Piala Adipura kembali didapatkan setelah lama absen. Kalau tidak salah, Makassar dapat Piala Adipura tahun 2013 setelah terakhir dapat di zaman Malik B Masri saja," pungkasnya. (*)


Editor : Muh Sain 

Ketua PJI Sulsel Akbar Polo,Kecam Akun Facebook Prince Muhammad Terkait Tudingan Media Makan Uang Haram dan Pengecut

METRO ONLINE Makassar - Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) menyatakan kecaman keras terhadap akun Facebook dengan nama pengguna Prince Muhammad yang telah melontarkan tudingan serius terhadap media massa. Dalam unggahannya, akun tersebut menuduh media makan uang haram dan pengecut.

"Terima kasih kepada rekan rekan ikatan jurnalis Selayar yang telah menghubungi kami selaku ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia, PJI Sulsel, terkait dugaan penghinaan wartawan lokal Selayar yang dilakukan oleh oknum pemilik akun FB Prince Muhammad.

Kami dari PJI Sulsel mengutuk keras kepada oknum pemilik medsos tersebut yang tidak bertanggung jawab dengan seenaknya melakukan tindakan menghina profesi wartawan dimana wartawan dalam bekerja telah dilindungi oleh undang undang no 40 Tahun 1999. 

Akbar Hasan selaku Ketua DPD PJI Sulsel meminta kepada APH Polres Selayar untuk segera menuntaskan Laporan Polisi yang dilayangkan oleh IJAS Selayar kepada Polres Selayar agar kasus ini segera tuntas.

PJI menegaskan bahwa tudingan semacam ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap media dan jurnalis, yang merupakan pilar penting dalam demokrasi. PJI juga mendorong pihak berwenang untuk menyelidiki dan mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadap akun tersebut guna mencegah penyebaran informasi yang tidak benar dan merugikan.

Akbar Hasan, "Kami selalu membuka diri terhadap kritik yang konstruktif, namun tudingan tanpa dasar seperti ini hanya akan menimbulkan kegaduhan dan mencederai profesi jurnalis. Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial."

Persatuan Jurnalis Indonesia terus berkomitmen untuk melindungi dan memperjuangkan hak-hak jurnalis dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan independen. "Kami akan terus mendukung jurnalis Indonesia untuk tetap berpegang pada kode etik jurnalistik dan tidak terpengaruh oleh provokasi semacam ini," tutup Akbar Hasan


Editor : Muh Sain 

Senin, Juli 08, 2024

Akbar Polo, Ketua PJI Sulsel Mengutuk Keras Kasus Penghinaan Profesi Wartawan lewat Medsos

METRO ONLINE Makassar - Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) mengutut tegas kasus penghinaan profesi wartawan yang telah menghina profesi jurnalistik lewat media sosial (medsos) di Facebook.

Meminta Kapolres Selayar Untuk Serius Mengungkap kasus dugaan Penghinaan Terhadap Profesi Wartawan di kabupaten Selayar Sulawesi Selatan

Melalui Media Sosial atas profesi wartawan dengan terlapor Pemilik Akun Facebook Prince Muhammad,Mapolres Kepulauan Selayar , Sabtu 06 Juli 2024, Pkl 11.30 wita.

Laporan teman-teman wartawan di Kabupaten Selayar telah diterima langsung oleh KSPT Bripka Halim di ruang SPKT Polres Kepulauan Selayar, turut hadir menerima kedatangan para Wartawan Ps. Kasi Humas Polres Aipda Andre Suardi, Piket Reskrim dan Piket Intelkam.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan,Akbar Hasan,S,Sos, Meminta kepada Aparat Penegak hukum (APH) Untuk Serius memproses kasus ini.

Apalagi kasus ini telah menghina profesi Jurnalis,disalah satunya postingan pada tanggal 04 Juli 2024 do Group Facebook Wajah Selayar dengan tulisan ” Tidak ada yang berani mengkritik Pemerintah, media lokal terlalu banyak makan uang haram dan pengecut”.ujar Akbar Polo

Terlapor ( Pemilik Akun Prince Muhammad Dalam Lidik) dan dilaporkan dengan Pasal Penghinaan (Pencemaran  nama baik) melalui media elektronik (UU ITE) dengan Ancaman Pidana 4 Tahun Penjara. Tegas Akbar Polo

Akbar Polo Menambahkan kasus ini Harus di tuntaskan oleh polres Selayar,Harus segera menangkap pelaku penghinaan terhadap profesi Jurnalistik di kabupaten Selayar secara tegas tutup Akbar Polo


Editor : Muh Sain 

Kamis, Juni 27, 2024

Pelantikan Pengurus dan Ketua DPD PJI Sulsel. Dibanjiri Ucapan Selamat dan Sukses

METRO ONLINE MAKASSAR – Pelantikan dan pengukuhan ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi-Selatan dibanjiri ucapan selamat dan sukses.

Ucapan selamat dan sukses itu, tidak hanya muncul disampaikan di berbagai group perusahaan media dan warga net. Namun juga ucapan selamat dalam bentuk karangan bunga terpasang di teras halaman hotel Ramayana jalan gunung Bawakaraeng, Makassar, Kamis 27 Juni 2024.

Pelantikan Ketua dan Pengurus DPD PJI Sulsel selain di hadiri langsung Ketua Umum PJI Pusat Hartanto Boechori beserta Ketua dan para pengurus DPD PJI Sulsel dilantik.

Turut hadir Pj. Gubernur Sulsel yang diwakili, Walikota Makassar, Kapolda Sulsel yang diwakili, dari Pangdam Hasanuddin Makassar, Kapoltabes Makassar yang diwakili, Kabid Humas Polsek Makassar, dan para tamu undangan dari berbagai organisasi jurnalis serta instansi pemerintah.

“Selamat dan Sukses Atas Pelantikan DPD PJI Sulsel. Periode 2024- 2028” Ucap para tamu yang hadir kepada Ketua DPD PJI Sulsel, Akbar Hasan (*)

Editor : Muh Sain

Persatuan Jurnalis Indonesia ( PJI ) DPD Sulsel Resmi di Lantik

METRO ONLINE Makassar -- Acara pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia Sulawesi Selatan (DPD – PJI Sulsel) periode 2024-2028 di Hotel Ramayana, jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Sulsel.

Pelantikan pengurus DPD PJI Sulsel dimulai dengan pembukaan panitia di lanjutkan dengan pembacaan Doa oleh ustadz Muhtar Dg Lau, kemudian dihibur dengan Tari Paduppa Makassar, lagu Indonesia Raya, laporan panitia, dan sepatah kata dari Ketua Pusat PJI Hartanto Boechori, Kamis (27/06/2024).

Turut hadir pula PJ Gubernur Sulsel yang diwakili, Walikota Makassar, Kapolda Sulsel yang diwakili, dari Pangdam Hasanuddin Makassar, Kapoltabes Makassar yang diwakili, Kabid Humas Polsek Makassar, dan para tamu undangan dari berbagai organisasi jurnalis serta instansi pemerintah.

Ketua Pusat PJI Hartanto Boechori mengatakan, bahwa pada era tahun 1998 PJI yang berpusat di kota Surabaya ini mulai mendapat penghargaan dari dewan Pers.

“Kami dari PJI sudah mendapatkan pengakuan dari Dewan Pers, dan sudah melakukan delapan kali kegiatan Uji Kompetensi Wartawan, serta sebentar lagi yang ke Sembilan kalinya,” jelas Hartanto Boechori. (*)


Editor : Muh Sain

Senin, Juni 24, 2024

Rapat Pemantapan Panitia Pelantikan Pengurus DPD PJI Sulsel

METRO ONLINE Makassar – Rapat pemantapan panitia pelantikan Pengurus Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan digelar di Warkop Pelita, Jalan Pelita Raya, Makassar, pada Senin (24/6). 

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah petinggi PJI Sulsel untuk memastikan persiapan pelantikan berjalan lancar tetap dilaksanakan tanggal 27 juni 2024

Ketua Perwakilan Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel, Akbar Hasan, memimpin rapat tersebut, didampingi oleh Wakil Ketua Abdul Rahman, Sekretaris Muhammad B., Bendahara Muhammad Nasir IMBA, dan Wakil Bendahara Iful Chrisna. Hadir pula Andis dari Biro Penelitian dan Pengembangan, Akbar dari Biro Humas Dokumentasi, serta Syamsul Bahri, Biro Lintas Media.

Dalam rapat tersebut, berbagai persiapan teknis dan logistik untuk acara pelantikan dibahas secara mendetail maupun penjemputan ketua Umum PJI Hartanto Boechori di bandara internasional Sultan Hasanuddin Maros Sulawesi Selatan.

Ketua PJI Sulsel, Akbar Hasan, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara anggota panitia untuk memastikan kelancaran acara pelantikan tersebut 

Wakil Ketua Abdul Rahman juga menyoroti beberapa aspek penting terkait acara tersebut, seperti undangan tamu, dan penyusunan agenda acara. Sementara itu, Sekretaris Muhammad B. menyampaikan laporan tentang kesiapan administrasi dan dokumen yang diperlukan.

Bendahara Muhammad Nasir IMBA dan Wakil Bendahara Iful Chrisna mengulas anggaran dan alokasi dana yang diperlukan untuk pelantikan. 

Mereka menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana untuk memastikan acara dapat berjalan sesuai rencana tanpa kendala finansial.

Andis  Biro Penelitian dan Pengembangan, Akbar Biro Humas Dokumentasi, serta Syamsul Bahri Biro Lintas Media turut memberikan masukan terkait promosi dan publikasi acara. 

Mereka berencana untuk mengoptimalkan berbagai platform media guna memastikan informasi mengenai pelantikan dapat tersebar luas dan menjangkau khalayak yang lebih luas ujar Akbar

Rapat pemantapan ini diharapkan dapat memastikan bahwa pelantikan Pengurus Ketua PJI Sulsel nantinya berjalan dengan sukses dan lancar, serta dapat memberikan dampak positif bagi jurnalis di Sulawesi Selatan.

Acara pelantikan ini sendiri merupakan momentum penting bagi PJI Sulsel dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas jurnalistik di wilayah tersebut. Seluruh panitia dan anggota PJI Sulsel berkomitmen untuk bekerja sama demi suksesnya acara ini.(**)


Editor : Muh Sain 

Jumat, Juni 21, 2024

Pelantikan Pengurus DPD PJI Sulsel, Bertempat di Hotel Ramayana Makassar

METRO ONLINE Makassar-Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Jurnalis Indonesia DPP PJI pusat akan melantik Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan,bertempat di Hotel Ramayana Kota Makassar,Jalan Bawakaraeng

Hal ini di Ungkapan Sekertaris Panitia Pelantikan  Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Iful crisnha kepada awak media,Jumat,21/6/2024

Kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan ini, akan dilakukan langsung oleh ketua Umum PJI  Hartanto Boechori Ujar Iful 

Panitia juga telah menyebar sejumlah undangan, insyallah akan di hadiri oleh PLT Gubernur Sulawesi Selatan dan Kapolda Sulawesi Selatan serta Forkopimda Sulawesi Selatan dan Sejumlah Organisasi wartawan, organisasi ormas di Sulawesi Selatan ungkap Muhammad Daud Zainuddin 

Iful Crisnha mengatakan Panitia pelaksana juga akan  menyiapkan artis, saat Acara kegiatan  pelantikan Nanti Pada hari kamis tanggal 27/6/2024, untuk menghibur tamu Undangan yang hadir nanti tutur Iful Crisnha 

Kenapa Panitia Pelantikan DPD PJI Sulawesi Selatan masih menyampaikan ke publik tempatnya, kerna undangan pelantikan pengurus DPD PJI Sulawesi Selatan,sudah  membagikan Undangan, pelantikan ini juga insyaallah tidak halangan Mantan PJU Polda Sulsel, berpangkat bintang yang dekat dengan insan pers di kota Makassar bertugas di jakarta akan hadir nantinya Tutup Iful Crisnha


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Juni 15, 2024

Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumahm Sulsel, Menkumham Tekankan Pelayanan Publik

METRO ONLINE Makassar – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) R.I Yasonna Laoly meresmikan gedung baru Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) Jalan Sultan Alauddin No 191A, Kota Makassar, Jumat (14/06).

Mengawali sambutannya Yasonna menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenkumahm Sulsel yang telah bekerja keras berpartisipasi dalam pembangunan gedung baru ini. Yasonna juga berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Walikota Makassar Dan seluruh stake holder yang ikut mendukung pembangunan Kanwil Sulsel.

Melanjutkan sambutannya Menkumham menekankan pentingnya pelayanan Publik, dimana sebagai  unit penyelenggara pelayanan Publik kita wajib memperhatikan aspek - aspek yang dapat meningkatkan keamanan Dan kenyamanan masyarakat. 

Disampaikan olehnya bahwa salah satu aspek penunjang dalam kenyamanan pelayanan Publik adalah disediakannya Fasilitas - Fasilitas Khusus bagi kelompok rentan serta sarana lainnya yang menunjang kenyamanan Pengguna Layanan.

“Dengan adanya gedung baru ini, diharapkan dapat memberikan kenyaman bagi Pengguna Layanan Kanwil Kemenkumham Sulsel,” ujar Yasonna.

Yasonna menambahkan bahwa kemegahan gedung baru ini harus dimaknai sebagai manifestasi dan niat baik yang tulus, serta wujud komitmen dari Kemenkumham yang didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

Yasonna menambahkan bahwa meskipun Fasilitas pelayanan penting, namun aspek sikap pegawai tidak boleh dilupakan. Beliau berharap Fasilitas pelayanan yang baik ini dapat mendorong pegawai Kanwil Sulsel dalam memberikan pelayanan dengan cepat, ramah dan responsif terhadap masyarakat.

Pada akhirnya Yasonna mengajak seluruh jajaran Kanwil Suslel mampu menunjukan kinerja terbaiknya, memberikan manfaat besar, dan siap menghadapi tantangan dalam menjalankan tugasnya sehingga mampu meningkatkan kinerja organisasi dalam meraih prestasi. “Hal ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan dan penegakan hukum dan HAM di Sulsel dalam memberikan layanan publik yang optimal bagi seluruh masyarakat,” jelas Yasonna.

Kepala Kantor Wilayah Sulsel (Kakanwil) Liberti Sitinjak dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Menkumham Yasonna yang telah hadir  meresmikan gedung kanwil pada hari ini. Liberti sampaikan bahwa pembangunan kanwil baru ini tidak terlepas dari kerja keras, gotong royong, sinergi, dan kolaborasi antara seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Sulsel dengan seluruh jajaran di Unit Pelaksana Teknis (UPT) tanpa kecuali.

“Saya sampaikan bahwa pembangunan kantor ini bukanlah sebuah keinginan, melainkan kebutuhan dari seluruh jajaran mulai dari tingkat bawah sampai unsur pimpinan di wilayah sehingga mereka semua turut ikut serta dalam pembangunan gedung baru ini,” ucap Liberti.

Liberi juga sampaikan bahwa pembangunan gedung baru ini juga tidak terlepas dari peran jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, serta jajaran stakeholder lainnya melalui pemberian bantuan dana dan dukungan sehingga gedung baru telah berhasil dibangun.

Adapun Pj. Gubernur Sulawesi Selatan yang dibacakan oleh Pj Sekretaris Daerah Sulsel Andi Muhammad Arsyad mengucapkan selamat atas peresmian gedung kanwil baru. “Keberadaan gedung baru ini tentu membawa enegri positif dan semangat bagi segenap jajaran Kemenkumham Sulsel untuk senantiansa meningkatkan kinerja dalam menyelenggarakan pelayanan hukum dan HAM,” kata Arsyad.

Arsyad mengungkapkan bahawa keberadaan gedung baru ini merupakan representatif dalam pemberian layanan sekaligus upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Gedung baru jika dihadapkan dengan kondisi saat ini memang merupakan kebutuhan untuk mendukung peningkatan efektivitas layanan dan penyelenggaraan. Adapun penerima layanan ini dapat berupa layanan kepada masyarkat perorangan hingga pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” jelas Arsyad.

Peresmian ini turut dihadiri oleh Raja Gowa ke-38 Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembnang Batara Gowa III, Para Kepala Daerah Bupati dan Walikota se-Sulsel, Para Pimpinan Unit Eselon I, Para Kakanwil Kemenkumham se-Indonesia beserta jajaran, Pimpinan Direksi Mitra Kerjasama Kanwil Kemenkumham Sulsel, Para Kepala Divisi Kanwil Kemenkumham Sulsel, unsur Forkopimda Sulsel, Para Pejabat Administrator dan Pengawas Kanwil Kemenkumham Sulsel. Para Kepala UPT se-Sulsel, serta seluruh pegawai Kanwil.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved