-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar


Minggu, Agustus 31, 2025

Lapas Tolitoli Gelar Acara Pelepasan Purna Tugas Ka. KPLP, Ashar S.Sos

METRO ONLINE Tolitoli, 31 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli menggelar acara pelepasan purna tugas Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Bapak Ashar, S.Sos., Sabtu (30/8) pukul 10.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri oleh jajaran pegawai, CASN, serta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Tolitoli.

Dalam sambutannya, Bapak Ashar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan serta dukungan seluruh pegawai selama masa pengabdiannya. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kesalahan maupun kekhilafan selama bertugas.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan pegawai dan DWP, kemudian sambutan dari Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, A.Md.IP., S.H., M.H. Dalam arahannya, Kalapas menyebutkan bahwa purna bakti adalah cita-cita setiap ASN dan menyelesaikan tugas tanpa cela merupakan kebahagiaan tersendiri. “Bapak Ashar merupakan teladan dalam hal kedisiplinan dan kemandirian, serta menjadi contoh baik bagi seluruh pegawai,” ungkap Kalapas.

Salah satu pegawai Lapas Tolitoli, Chesar, juga memberikan kesan terhadap sosok Ashar. “Beliau adalah sosok pemimpin yang tegas tetapi juga sangat peduli dengan kami. Banyak ilmu dan pengalaman yang beliau berikan selama bertugas, dan itu menjadi bekal berharga bagi kami semua,” ungkap cesar.

Sementara itu, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Lapas Tolitoli, Ny. Sonya feldianto, menyampaikan apresiasinya, tidak hanya kepada Bapak Ashar tetapi juga kepada Ibu  kamaria Ashar,yang selama ini aktif sebagai anggota DWP. “Kami merasa sangat dekat dengan Ibu Ashar. Beliau selalu hangat, aktif dalam kegiatan Dharma Wanita, dan menjadi teladan dalam mendampingi suami selama bertugas. Kami tentu akan merindukan kebersamaan dengan beliau,” ujar Ny. Sonya.

Sebagai bentuk apresiasi, Keluarga Besar Lapas Tolitoli bersama DWP memberikan cinderamata kepada Bapak Ashar. Kegiatan ditutup dengan penuh Rasa kebersamaan dan berjalan lancar.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin mempererat rasa persatuan dan kebersamaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Tolitoli.


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Agustus 30, 2025

Kasus Proyek Irigasi Turucinnae Mandek, Kacabjari Lapri Perlu Di Evaluasi

METRO ONLINE Bone- Proyek pembangunan Jaringan Irigasi D.I Turucinnae, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone yang  dikerjakan PT Atta Pratama pada 2021 lalu, kini dilaporkan ke kejaksaan negeri Watampone pada hari Jumat 25 April 2025.

Ketua Umum LSM Lamellong Muhammad Rusdi membenarkan  bahwa pengaduan tersebut secara tertulis sudah dimasukkan ke kejaksaan negeri Watampone 

Namun Kasus Proyek Irigasi Turucinnae tenyata sudah ditangani Kejaksaan cabang Lapri pada tahun 2022 lalu, jadi pasti berkasnya masih ada di sana,"

"Sudah Lama sekali Hingga saat ini belum ada informasi tentang kasus Tersebut kinerja Kacabjari Lapri Perlu Di Evaluasi atau di copot saja, saya harap Kejari Bone ambil ambil alih kasus ini, jangan tunggu viral baru mau di proses," Tegas Rusdi Ketua Umum LSM Lamellong  (30/08/2025)

Diberitakan sebelumnya bahwa proyek tersebut telah lama selesai pengerjaannya dan dananya telah dicairkan 100 persen oleh PT Atta Pratama, namun sebagai penanggung jawab ibu Idar tidak melakukan pelunasan material dan Upah kerja.

"jadi kemungkinan ada manipulasi Laporan pertanggungjawaban LPJ pada proyek tersebut, sehingga saya minta kepada kejaksaan negeri Watampone untuk melakukan pemeriksaan baik LPJ maupun fisik jadi harus kembali diselidiki besar dugaan ada perbuatan melawan hukum," Jelas Rusdi.(**)



Lapas Tolitoli Ikuti Pengarahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah,Terkait Persiapan FMD

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli mengikuti pengarahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, terkait persiapan pelaksanaan Pelatihan Fisik Mental Dan Disiplin (FMD) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Jumat (29/8).

Kegiatan pengarahan ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama jajaran pejabat struktural, pegawai, dan CASN Lapas Tolitoli. Turut hadir Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, serta Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik, Parlan.

Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Sulteng menekankan pentingnya persiapan yang matang agar pelaksanaan FMD dapat berjalan lancar pada pertengahan September mendatang. Selain itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulteng, Irpan, juga menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dengan melakukan pengecekan kesiapan UPT, termasuk program penanaman pohon kelapa di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami di Lapas Tolitoli berkomitmen untuk menyukseskan program-program pemasyarakatan yang telah dicanangkan, termasuk pelaksanaan FMD, serta siap melaksanakan seluruh arahan pimpinan,” ujar Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.



Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Ikuti Tenis Meja Fun Bersama Instansi Vertikal Tolitoli

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli turut serta dalam kegiatan Tenis Meja Fun bersama instansi vertikal Kabupaten Tolitoli yang digelar oleh LPP RRI Tolitoli, Sabtu (30/08).

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium RRI Tolitoli tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala LPP RRI Tolitoli, Agus, S.Pt., dan diikuti oleh berbagai instansi vertikal di daerah.

Lapas Kelas IIB Tolitoli sendiri mengirimkan perwakilan pegawainya untuk ikut bertanding, yakni Fadel dan Muhammad pada partai ganda, serta Irwan pada partai tunggal. Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, turut hadir langsung memberikan dukungan dan mempererat hubungan antar-instansi.

Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan olahraga bersama ini menjadi sarana memperkuat sinergi dengan instansi lain.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga mempererat silaturahmi serta meningkatkan kolaborasi antar-instansi di Kabupaten Tolitoli,” ujarnya.

Salah satu pegawai Lapas Tolitoli yang ikut bertanding, Irwan, juga memberikan kesan positifnya.

“Pertandingan berlangsung seru dan penuh semangat. Walaupun sifatnya fun, kami tetap bermain serius dan berusaha memberikan yang terbaik. Yang terpenting, kami bisa menjalin kebersamaan dengan instansi lain,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai. Lapas Tolitoli berharap kegiatan seperti ini dapat terus terjalin sebagai wujud kebersamaan dan semangat membangun kerja sama lintas instansi.


Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Gelar Yasinan Rutin, Pererat Silaturahmi Keluarga Besar

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli menggelar kegiatan yasinan rutin yang dilaksanakan di Masjid Darul Hisab Lapas Tolitoli, Jumat (29/8). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama pegawai, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), serta warga binaan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipandu oleh Ustadz Marwan, kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama bertema “Pembelajaran dari Kisah Kaum Nabi Luth”. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Marwan.

Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa kegiatan yasinan rutin ini merupakan wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Yasinan rutin ini selain untuk memperdalam nilai-nilai spiritual, juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi bagi keluarga besar Lapas Tolitoli, termasuk warga binaan,” ujarnya.

Salah satu pegawai Lapas Tolitoli, Tri Rahmat, juga memberikan tanggapan positif terkait kegiatan ini. “Kegiatan yasinan rutin ini membuat kami lebih tenang dalam bekerja, karena ada keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani. Semoga kegiatan ini terus berjalan secara konsisten,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan, Yudi , menyampaikan rasa syukurnya bisa ikut dalam kegiatan tersebut. “Dengan adanya yasinan ini kami merasa lebih dekat dengan Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri. Kami juga senang bisa berkumpul bersama pegawai dan keluarga besar Lapas dalam suasana kebersamaan,” tuturnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

Lapas Tolitoli Bentuk Kader Kesehatan, Dukung Peningkatan PHBS dan Pencegahan Penyakit

METRO ONLINE Tolitoli, 30 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan sekaligus penguatan kader kesehatan bagi warga binaan, Jumat (29/8) sore di Masjid Lapas.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dr. Nalto Mentara yang membawakan materi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama pejabat struktural dan tenaga kesehatan klinik lapas.

Sebanyak 10 warga binaan terpilih resmi ditetapkan sebagai kader kesehatan yang akan membantu mengedukasi sesama warga binaan terkait upaya menjaga kesehatan, pencegahan penyakit, serta peningkatan perilaku hidup bersih di lingkungan lapas.

Kalapas Muhammad Ishak menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berharap para kader kesehatan dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan, sehingga tercipta lingkungan lapas yang lebih sehat dan kondusif,” ujarnya.

Kasubsi Perawatan Narapidana dan Anak Didik Lapas Tolitoli,parlan Rosiaji Putra menambahkan, “Kader kesehatan ini menjadi perpanjangan tangan petugas dalam menyampaikan edukasi dan pemantauan kesehatan sehari-hari. Mereka akan menjadi mitra penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan blok hunian,” ungkapnya.

Sementara itu, dr. Nalto Mentara selaku pemateri menyampaikan pentingnya peran kader kesehatan. “Dengan pengetahuan dasar mengenai PHBS dan IMS, warga binaan yang menjadi kader kesehatan dapat membantu mencegah penularan penyakit sekaligus mendorong perilaku hidup sehat di kalangan warga binaan lainnya,” jelasnya.

Salah seorang warga binaan, Chandra, yang terpilih menjadi kader kesehatan juga menyampaikan rasa syukurnya. “Kami senang diberi kepercayaan menjadi kader kesehatan. Semoga ilmu yang kami dapat bisa bermanfaat untuk teman-teman warga binaan lain, terutama dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar semua lebih sehat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya kader kesehatan ini, diharapkan layanan kesehatan di dalam Lapas Tolitoli semakin optimal dan pencegahan penyakit dapat dilakukan sejak dini.


Editor : Muh Sain 

Jumat, Agustus 29, 2025

Dirjen Pemasyarakatan Beri Arahan, Lapas Tolitoli Siap Tindaklanjuti Program Strategis

METRO ONLINE Tolitoli, 29 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli mengikuti pengarahan Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, Jumat (29/8), yang digelar secara virtual bersama para Kepala Kantor Wilayah dan Kepala UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Kegiatan pengarahan yang berlangsung pada pukul 09.30 WITA ini berjalan dengan lancar dan tertib.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, bersama pejabat struktural, pegawai, serta CASN. Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan menekankan pentingnya sinergi antarinstansi, khususnya terkait program penanaman pohon kelapa yang dikolaborasikan dengan Kanwil Pemasyarakatan, Kanwil Imigrasi, serta instansi terkait lainnya. Program ini diharapkan mendukung penghijauan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, Dirjen Pemasyarakatan juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan UMKM Lapas yang dinilai sebagai wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan. Ia mendorong agar inovasi dan publikasi dari tim kehumasan di setiap UPT terus ditingkatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pemasyarakatan kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga pengawasan terhadap aktivitas warga binaan. Hal ini penting demi terciptanya situasi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif, serta mendukung kelancaran seluruh program pembinaan.

Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan pimpinan. “Kami siap mendukung penuh program penanaman pohon kelapa dengan melibatkan dinas terkait, terus mengembangkan UMKM Lapas, serta memperkuat pengawasan terhadap warga binaan demi menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

Perkuat Kepercayaan Publik, Lapas Tolitoli Jalankan Pelayanan Tanpa Benturan Kepentingan

METRO ONLINE Tolitoli, – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli terus menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik benturan kepentingan. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.Jumat29/08/25.

Kalapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menegaskan bahwa seluruh jajaran petugas Lapas wajib menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelayanan, baik kepada masyarakat maupun warga binaan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang sama tanpa diskriminasi dan tanpa adanya benturan kepentingan. Contohnya, dalam pelayanan kunjungan maupun pengurusan hak-hak warga binaan, semua harus melalui prosedur resmi yang telah ditetapkan, tidak boleh ada yang diprioritaskan karena hubungan pribadi ataupun kepentingan lain,” ujar Muhammad Ishak.

Ia menambahkan, berbagai langkah pencegahan terus diperkuat, seperti pemasangan CCTV di area pelayanan, penerapan sistem antrean, hingga pengawasan langsung oleh pejabat struktural untuk memastikan semua layanan berjalan sesuai aturan.

Sementara itu, Kasubsi Keamanan Lapas Tolitoli, Muh. Nur Amri, menegaskan bahwa aspek keamanan juga tidak luput dari prinsip bebas benturan kepentingan.

“Dalam menjalankan tugas pengamanan, kami tidak boleh terpengaruh oleh hubungan pribadi dengan warga binaan maupun keluarganya. Semua tindakan dilakukan sesuai SOP. Misalnya dalam pemeriksaan barang bawaan, setiap pengunjung diperlakukan sama tanpa kecuali. Hal ini menjadi bentuk pencegahan agar layanan tetap bersih dan profesional,” jelas Muh. Nur Amri.

Salah seorang pembesuk, warda, mengapresiasi sistem layanan yang diterapkan.

“Sekarang terasa lebih nyaman karena ada antrean resmi dan pengawasan yang jelas. Kami merasa tenang karena tidak ada perlakuan berbeda, semua diperlakukan sama,” ujarnya.

Senada dengan itu, salah satu warga binaan,inisial A.K, juga menyampaikan pandangannya.

“Bagi kami warga binaan, aturan yang jelas membuat semuanya terasa adil. Hak-hak kami tetap diberikan sesuai prosedur tanpa ada yang membeda-bedakan. Ini memberi rasa tenang dalam menjalani pembinaan,” ungkap A.K"

Dengan komitmen ini, Lapas Tolitoli berharap dapat terus memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan sebagai institusi penegak hukum yang berintegritas.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved