-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar


Kamis, Juli 31, 2025

Ungkap Polres Pangkep Kasus Penipuan Bermodus Pinjaman Uang, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah

METRO ONLINE,PANGKEP – Polres Pangkajene dan Kepulauan (Polres Pangkep) menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial W (30), warga Coppo Tompong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep.Selasa,29 Juli 2025

Pelaku berhasil diamankan oleh aparat kepolisian setelah terbukti melakukan penipuan terhadap korban yang merupakan rekannya sendiri, dengan total kerugian mencapai Rp441 juta. Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Kasi Humas Polres Pangkep bersama Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Muhammad Saleh, didampingi oleh jajaran penyidik, dan bertempat di Aula Mapolres Pangkep, disaksikan oleh rekan-rekan media dari berbagai platform.

Dalam pemaparannya, AKP Imran menjelaskan bahwa pelaku menggunakan modus meminjam uang dengan dalih untuk modal usaha. Karena kedekatan hubungan pertemanan antara pelaku dan korban berinisial NR (37), warga Pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, korban tidak menaruh kecurigaan.

"Korban percaya karena mereka sudah saling kenal cukup lama. Namun ternyata, alasan pelaku untuk meminjam uang hanya fiktif belaka," jelas AKP Imran.


Aksi penipuan dilakukan secara bertahap dan berulang. Bahkan, demi membantu pelaku, korban rela menggadaikan emas pribadinya seberat 439,71 gram senilai sekitar Rp360 juta, yang kemudian turut disalahgunakan oleh pelaku.

Kasat Reskrim AKP Muhammad Saleh menambahkan, "Untuk memperkuat tipu muslihatnya, pelaku sempat menciptakan skema pembayaran bunga pinjaman secara rutin, sehingga korban semakin yakin. Namun dalam penyidikan terungkap bahwa bunga tersebut dibayar menggunakan uang milik korban sendiri yang sebelumnya telah dikuasai pelaku."

Tak hanya itu, pelaku juga menggunakan nama-nama orang lain seolah-olah mereka adalah pihak ketiga yang turut meminjam modal, padahal semuanya adalah rekayasa semata.

Atas perbuatannya, pelaku kini ditahan di Mapolres Pangkep dan dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan serta Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya dalam urusan pinjam-meminjam uang, terutama jika dilakukan tanpa jaminan atau dokumentasi resmi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, bahkan kepada orang yang sudah dikenal sekalipun. Pastikan setiap transaksi memiliki bukti tertulis yang sah," tegas Kasi Humas.

Kegiatan konferensi pers ini mendapat perhatian besar dari awak media dan publik yang turut mengapresiasi langkah cepat dan transparan Polres Pangkep dalam mengungkap kasus yang merugikan masyarakat.


(Thiar)

Kalapas Tolitoli Menghadiri Silaturahmi Bersama Forum Instansi Vertikal Tolitoli

METRO ONLINE Tolitoli, 31 Juli 2025 – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, menghadiri kegiatan silaturahmi dan makan siang bersama Forum Instansi Vertikal Kabupaten Tolitoli pada Rabu (30/7) pukul 11.00 WITA.


Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan instansi vertikal di Tolitoli, antara lain Ketua Pengadilan Agama Tolitoli, Pimpinan Cabang BRI Tolitoli, Manajer UP3 PLN Tolitoli, Manajer Fuel Pertamina Tolitoli, Pimpinan Cabang BSI Tolitoli, dan Pimpinan Cabang Bank Mandiri Tolitoli.

Usai menikmati makan siang bersama, rombongan kemudian melanjutkan agenda dengan melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Negeri Tolitoli sebagai bentuk sinergi antar lembaga penegak hukum dan pelayanan publik di daerah.

Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menjaga hubungan baik antar instansi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.

“Melalui momentum seperti ini, kami berharap dapat terus memperkuat kerja sama lintas sektor demi kemajuan pelayanan publik dan peningkatan kinerja organisasi,” ujarnya.

kegiatan ini merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah direktorat jenderal pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan silaturahmi ini berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin sebagai sarana mempererat komunikasi dan kolaborasi antar instansi vertikal di Kabupaten Tolitoli.


Editor : Muh Sain 


Rabu, Juli 30, 2025

Satlantas Polres Barru Kolaborasi dengan Dishub untuk Wujudkan Kamseltibcar Lantas

METRO ONLINE, Barru -- Satlantas Polres Barru di bawah kepemimpinan AKP Ida Ayu terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah Kabupaten Barru. Dalam upaya tersebut, Satlantas Polres Barru bersinergi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Barru melalui berbagai program dan kegiatan edukatif maupun preventif.Barru,30 Juli 2025

Kolaborasi ini mencakup penertiban lalu lintas, pengawasan titik rawan pelanggaran, hingga sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, termasuk pelajar dan pengendara umum. Melalui pendekatan humanis dan persuasif, pihak kepolisian dan Dishub mengedepankan edukasi untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas yang tertib dan aman.

AKP Ida Ayu menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. “Kami ingin mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di Barru. Ini bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.



(Thiar)

Kepala Rutan Pangkep Hadiri Peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Daerah dan Launching Proyek Pa'bicara

METRO ONLINE Pangkep - Kepala Rutan Kelas IIB Pangkep menghadiri acara peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pangkep, yang digelar pada Rabu (30/7). Acara ini sekaligus menjadi momentum peluncuran proyek perubahan bertajuk Pa’bicara (Pangkep Bina Minat Baca Aksara Lontara), sebuah inisiatif inovatif untuk meningkatkan budaya literasi lokal, khususnya aksara dan warisan budaya Bugis-Makassar.

Turut hadir dan meresmikan secara langsung Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas hadirnya gedung layanan baru ini, yang diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan literasi bagi seluruh masyarakat.

Rangkaian acara peresmian ditandai secara simbolis dengan pelepasan balon ke udara dan pengguntingan pita oleh Bupati bersama sejumlah pejabat yang hadir. Setelah itu, para tamu undangan diajak untuk meninjau langsung fasilitas gedung perpustakaan yang kini tampil lebih modern.

Kehadiran Kepala Rutan Pangkep, Irphan Dwi Sandjojo, dalam acara ini mencerminkan dukungan terhadap upaya peningkatan minat baca masyarakat. Irphan mengungkapkan apresiasinya atas peluncuran program literasi Pa’bicara yang diharapkan mampu mengangkat semangat membaca serta pelestarian aksara dan budaya lokal.

“Literasi dan pelestarian budaya sangat penting untuk terus diperkenalkan kepada generasi muda. Program ini adalah langkah yang patut didukung," tutur Kepala Rutan usai mengikuti kegiatan.

Dengan diresmikannya gedung perpustakaan baru dan diluncurkannya program Pa'bicara, Pemerintah Kabupaten Pangkep menunjukkan komitmennya untuk membangun budaya membaca yang terbuka untuk semua kalangan dan tetap menghargai kearifan lokal. Kerja sama antarinstansi yang terlihat dalam acara ini menjadi kekuatan penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih cerdas, gemar membaca dan mencintai budaya.


Editor : Muh Sain 

Berkarya Tanpa Batas di Tempat yang Terbatas, Bengkel Kerja Lapas Tolitoli Jadi Wadah Kemandirian Warga Binaan

METRO ONLINE Tolitoli – Berkarya tanpa batas di tempat yang terbatas, ungkapan ini menggambarkan semangat yang terus menyala dari para Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli. Melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertukangan kayu dan pengelasan, para Warga Binaan mampu menyalurkan kreativitas dan keterampilannya di Bengkel Kerja Lapas Tolitoli. Rabu, (30/07/2025).

Bengkel Kerja Lapas Kelas IIB Tolitoli saat ini telah resmi terdaftar sebagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), yang memungkinkan penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi secara berkelanjutan. Di tempat ini, telah lahir berbagai produk unggulan hasil karya Warga Binaan, di antaranya Bokayong, Kawarbin, dan Binacocografi, yang masing-masing telah memiliki sertifikat merek sebagai bentuk perlindungan hak kekayaan intelektual.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Bapak Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian melalui bengkel kerja ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi pembinaan yang terstruktur.

“Kami ingin membuktikan bahwa di balik tembok ini, ada karya nyata yang lahir dari semangat perubahan. Bengkel kerja ini bukan hanya tempat pelatihan, tapi juga ruang untuk tumbuh dan berkarya. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi Warga Binaan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Muhammad Ishak.

Senada dengan itu, Kasubsi Kegiatan Kerja, Frengki, menjelaskan bahwa setiap kegiatan di Bengkel Kerja didampingi oleh petugas. Ia menekankan bahwa hasil karya Warga Binaan tidak hanya dinilai dari sisi produktivitas, tetapi juga kualitas dan orisinalitas.

“Kami selalu mengedepankan kualitas dalam setiap produk yang dihasilkan. Selain membekali mereka dengan keterampilan, kami juga memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kerja keras, tanggung jawab, dan profesionalitas. Beberapa produk kami bahkan sudah dipesan oleh masyarakat luar,” jelas Frengki.

Salah satu Warga Binaan yang aktif dalam kegiatan pertukangan, Reynaldo menyampaikan rasa bangganya karena bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai meskipun sedang menjalani masa pidana.

“Awalnya saya tidak tahu apa-apa soal pertukangan. Tapi di sini saya belajar dari awal, dibimbing, dan sekarang sudah bisa bikin catur, kaligrafi dan berbagai produk lain yang kami hasilkan dengan bahan dasar batok kelapa. Senang rasanya kalau hasil karya kami bisa digunakan orang lain dan diakui,” ungkapnya penuh semangat.

Melalui pembinaan kemandirian seperti ini, Lapas Tolitoli tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga menjadi ruang produktif yang menjunjung tinggi nilai kreativitas, kerja keras, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Hal ini sejalan dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulteng, Bapak Bagus Kurniawan dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Bapak Agus Andrianto dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved