-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar


Sabtu, Agustus 02, 2025

Hidup Lebih Sehat, Lapas Kelas IIB Tolitoli Senam Pagi Bersama Warga Binaan

METRO ONLINE Tolitoli, 2 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli kembali melaksanakan kegiatan pembinaan fisik berupa senam pagi bersama yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Sabtu (2/8) pagi. Kegiatan ini digelar di Lapangan bagian dalam lingkungan Lapas dengan penuh semangat dan antusiasme.

Senam pagi dimulai pukul 07.30 WITA dan dipandu oleh instruktur senam, Cristy dan Prisilia. Gerakan senam yang energik membuat suasana menjadi lebih hidup. Tak hanya meningkatkan kebugaran jasmani, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat, rasa percaya diri, serta motivasi positif bagi WBP dalam menjalani program pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga rutin seperti senam pagi ini merupakan bagian penting dari upaya pembinaan kepribadian. “Melalui olahraga bersama, kami ingin menumbuhkan kebiasaan hidup sehat di kalangan Warga Binaan, sekaligus menjadi sarana interaksi positif antara petugas dengan mereka,” ungkapnya.

Selain WBP, kegiatan senam ini juga diikuti oleh pegawai dan CPNS Lapas Kelas IIB Tolitoli. Partisipasi bersama antara petugas dan WBP menjadikan suasana lebih akrab serta memperkuat semangat kebersamaan.

Salah satu pegawai Lapas Tolitoli, Thamrin, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mendukung program senam pagi ini, karena selain menyehatkan, kegiatan ini juga membuat kami lebih dekat dengan Warga Binaan. Hubungan yang harmonis sangat penting dalam membangun suasana pembinaan yang kondusif,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan salah satu Warga Binaan berinisial M, yang merasa senam pagi memberikan manfaat positif. “Kami merasa lebih segar dan semangat setelah ikut senam. Kegiatan ini membuat kami tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga lebih percaya diri. Terima kasih kepada petugas yang selalu mendukung kami,” tuturnya dengan penuh antusias.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan senam pagi di Lapas Tolitoli rutin digelar sebagai bentuk komitmen lembaga pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pembinaan, tidak hanya dari sisi mental dan spiritual, tetapi juga kesehatan fisik Warga Binaan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bapak Agus Kurniawan, dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, guna mewujudkan visi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.


Editor : Muh Sain 

Polsek Bungoro Selalu Hadir di Tengah Masyarakat, Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman

METRO ONLINE,PANGKEP – Sebagai bentuk upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Bungoro, KA SPK 2 Aiptu Syarifuddin memimpin langsung kegiatan patroli malam hari bersama piket fungsi pada Jumat malam (01/08/2025). Patroli rutin ini menyasar pemukiman warga serta Mini market di Kel.Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.

Di sela giatnya Aiptu Syarifuddin menjelaskan bahwa patroli malam hari tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, guna memberikan rasa aman kepada warga yang masih beraktivitas di malam hari. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

 “Adapun maksud dan tujuan giat ini adalah untuk memberi rasa aman kepada warga serta mengajak mereka bersama-sama menjaga kamtibmas, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Bungoro,” ujar Aiptu Syarifuddin.

Kegiatan patroli tersebut juga menyasar kelompok pemuda yang tengah berkumpul di sejumlah titik, dengan pendekatan dialogis guna mencegah kenakalan remaja, aksi premanisme, balap Liar,  maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.

 “Guna menekan angka kriminalitas serta kenakalan remaja dan premanisme, kami melaksanakan giat cipta kondisi melalui patroli dialogis, berbaur dengan pemuda yang berkumpul, sekaligus mengajak mereka untuk turut menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.

Secara terpisah, Kapolsek Bungoro Kompol Abdul Haris Nicolaus, S.Sos., M.H. menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli dan pemantauan pada titik-titik rawan khususnya pada malam hari sebagai wujud pelayanan prima yang presisi kepada masyarakat.

“Menciptakan rasa aman adalah tanggung jawab kita bersama. Maka dari itu kami imbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap keberadaan orang-orang yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” ungkap Kompol Abdul Haris.

Dengan kehadiran patroli kepolisian secara rutin dan dialogis, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Bungoro dapat terus terjaga dengan aman dan tertib.


(Thiar)

Lapas Maros Launching Rehabilitasi Narkoba, Wujud Pemulihan Hidup dan Perubahan Perilaku Warga Binaan

METRO ONLINE Maros — Lapas Kelas IIB Maros secara resmi membuka Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025 pada Jumat (1/8) pagi. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung pemulihan dan pembinaan warga binaan, khususnya pecandu dan penyalahguna narkotika.

Pembukaan program berlangsung di aula utama Lapas dan dihadiri oleh sejumlah pihak eksternal yang menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan program rehabilitasi. Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Rayon Militer Kecamatan Mandai, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Wakil Kepala Polisi Sektor Mandai, serta konselor adiksi dari Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa.

Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program rehabilitasi ini merupakan langkah progresif dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada fasilitas dan metode, tetapi juga kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

“Melalui program ini, kami ingin membekali warga binaan tidak hanya dengan keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga dengan kesadaran akan pentingnya hidup sehat tanpa narkoba,” ujar Imran.

Program rehabilitasi ini melibatkan pendekatan Therapeutic Community (TC) yang akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan, dengan pendampingan intensif dari petugas serta konselor profesional. Materi yang diberikan mencakup konseling individu dan kelompok, pembinaan mental spiritual, serta penguatan karakter.

Dengan dibukanya program rehabilitasi ini, diharapkan warga binaan dapat menjalani proses pemulihan secara menyeluruh, sehingga nantinya mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang sehat, mandiri, dan produktif.


Editor : Muh Sain 

Jumat, Agustus 01, 2025

Perkuat Sinergi, Lapas Kelas IIB Maros Lakukan Kunjungan ke Kejari dan Polres Maros

METRO ONLINE Maros — Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antar aparat penegak hukum, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros dan Kepolisian Resor (Polres) Maros pada Kamis (31/7).

Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, bersama jajaran pejabat struktural, diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Maros, Febriyan M., serta oleh Kapolres Maros, Douglas Mahendrajaya dalam kunjungan yang berlangsung secara terpisah di masing-masing instansi.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan tugas-tugas yang berkaitan dengan sistem peradilan pidana terpadu, khususnya dalam penanganan narapidana dan tahanan.

“Kami menyadari bahwa sinergi yang kuat antara lembaga penegak hukum sangat diperlukan, agar pelaksanaan tugas masing-masing institusi berjalan optimal, terkoordinasi, dan sesuai dengan prinsip keadilan,” ujar Imran.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal strategis turut dibahas, seperti penguatan koordinasi terkait pengiriman tahanan, penanganan perkara, hingga aspek teknis administratif lainnya yang menjadi titik temu antara ketiga lembaga.

Kepala Kejari Maros menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor merupakan pondasi penting dalam mewujudkan pelayanan hukum yang profesional dan humanis. Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Maros yang menekankan pentingnya komunikasi intensif dan soliditas antar institusi penegak hukum di Kabupaten Maros.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Maros dalam menjalin kolaborasi strategis lintas sektor demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan responsif terhadap perkembangan hukum dan masyarakat.


Editor : Muh Sain 

Yasinan Rutin Petugas dan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tolitoli, Pererat Kebersamaan dan Keimanan

METRO ONLINE Tolitoli, 31 Juli 2025 — Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli pada malam Jumat, saat berlangsungnya kegiatan rutin Yasinan bersama antara petugas dan warga binaan. Bertempat di Masjid Darul Hisab yang berada dalam lingkungan Lapas, kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan yang secara konsisten dilaksanakan setiap malam Jumat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin secara berjamaah yang dipimpin oleh salah satu warga binaan. Jalannya kegiatan berlangsung penuh semangat dan keikhlasan, menciptakan suasana religius yang menyentuh.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan ini merupakan bagian dari pembinaan rohani yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan, sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antara petugas dan warga binaan.

 “Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta suasana yang harmonis dan damai, serta menjadi wadah pembinaan spiritual bagi warga binaan. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membentuk pribadi yang lebih baik ke depannya,” ujar Kalapas.

Tradisi Yasinan ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas pembinaan di Lapas Tolitoli dan mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran. Selain menumbuhkan kesadaran spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi dan introspeksi diri bagi warga binaan dalam menjalani masa pidana mereka.

Salah satu warga binaan an. Marwan pun turut mengungkapkan kesan dan rasa syukurnya.

“Saya merasa lebih tenang dan semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih kepada petugas Lapas yang telah memfasilitasi kegiatan seperti ini,” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, salah satu petugas Lapas, Thamrin, juga menyampaikan pandangannya terkait pelaksanaan kegiatan Yasinan ini.

“Bagi kami para petugas, kegiatan seperti ini bukan hanya membina warga binaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi diri sendiri untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan hubungan sosial. Kegiatan ini mempererat rasa kekeluargaan di antara kami semua,” ungkap Thamrin.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan seluruh warga binaan serta petugas Lapas. Momen spiritual ini memperkuat komitmen Lapas Kelas IIB Tolitoli dalam memberikan pembinaan yang menyentuh seluruh aspek, tidak hanya keterampilan dan fisik, tetapi juga sisi keagamaan dan mental.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bapak Agus Kurniawan, dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, guna mewujudkan visi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Dengan terus menghidupkan nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan seperti ini, Lapas Kelas IIB Tolitoli berharap dapat membangun semangat kebersamaan dan pembinaan yang membawa dampak positif bagi seluruh warganya.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved