-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar


Sabtu, Agustus 09, 2025

Karya Warga Binaan Lapas Tolitoli Raih Sorotan di IPPA FEST 2025

Karya Warga Binaan Lapas Tolitoli Raih Sorotan di IPPA FEST 2025

METRO ONLINE Tolitoli – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali menggelar Indonesian Prisons Products and Art Festival (IPPA FEST) 2025 dengan mengusung tema “Merdeka Kreativitas, Walau Tempat Terbatas.” Acara bergengsi ini akan berlangsung pada 8–10 Agustus 2025 di Pantai Aloha, PIK 2, Tangerang, Banten.

IPPA FEST menjadi wadah inspiratif untuk menampilkan karya inovatif warga binaan dari berbagai Lapas di seluruh Indonesia. Masyarakat akan disuguhkan beragam hasil karya yang tidak hanya memiliki nilai seni tinggi, tetapi juga bernilai ekonomis dan layak bersaing di pasaran.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, mengungkapkan rasa bangganya atas pelaksanaan IPPA FEST yang untuk kedua kalinya digelar tahun ini. Terlebih, salah satu produk karya warga binaan Lapas Tolitoli mendapatkan perhatian dan endorsement langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Tentunya kami sangat senang dan bangga, karena salah satu produk warga binaan kami di-endorse langsung oleh Bapak Menteri. Ini menjadi ajang penting untuk meningkatkan kualitas diri dan kemandirian mereka. Ayo datang dan saksikan IPPA FEST 2025! Dengan hadir langsung, kita ikut mendukung karya inovatif para warga binaan,” ujarnya.

Lapas Kelas IIB Tolitoli mempromosikan berbagai produk unggulan yang telah menjangkau pasar lokal hingga antarprovinsi. Beberapa karya andalannya antara lain:

1. Bokayong – papan catur dari batok kelapa, terinspirasi dari bahasa lokal Tolitoli yang berarti batok/tempurung kelapa.

2. Binacocografi – kaligrafi artistik dari bahan batok kelapa.

3. Kawarbin – berbagai kerajinan dari batok kelapa seperti tempat tisu, asbak, nampan, lampu hias, dan replika kapal.

Menurut Frengki, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Tolitoli, keikutsertaan dalam IPPA FEST memberi dampak positif pada proses reintegrasi sosial dan pemberdayaan ekonomi warga binaan.

“Melalui IPPA FEST, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi besar yang dapat mereka kembangkan sebagai bekal hidup mandiri setelah bebas nanti,” tegasnya.

Salah satu warga binaan, Nando, juga menyampaikan rasa syukur dan bangganya.

“Selama di sini saya mengikuti pelatihan kemandirian, pertukangan kayu, dan pembuatan papan catur dari batok kelapa. Sekarang hasil karya kami bisa ditampilkan di IPPA FEST 2025. Atas nama teman-teman, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Bapak Dirjenpas yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ungkapnya.

Kegiatan ini sejalan dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bapak Agus Kurniawan, dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, demi mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Jangan lewatkan IPPA FEST 2025! Dukung hasil karya anak bangsa dari balik tembok pemasyarakatan dan saksikan bagaimana kreativitas menjadi jembatan menuju perubahan.


Editor : Muh Sain 

Berita Terkait

Berita Lainnya

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved