-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar



Jumat, Juni 21, 2024

Napi Lapas Kelas IIA Palopo Diduga Bisnis Sabu, Ratusan Gram Pesanannya Ditangkap di Wajo

METRO ONLINE Palopo - Oknum Napi atau nara pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga berbisnis narkoba.

Hal itu terungkap setelah pesanannya sabu yang diperkirakan sebanyak ratusan gram, ditangkap di Kabupaten Wajo, Sulsel.

Sabu tersebut dibawa oleh dua orang pria berinisial HA (16) dan IR (35), warga Kabupaten Luwu, Sulsel.

Mereka ditangkap di jalan poros Kera-Pitumpanua tepatnya di Kecamatan Kera, Kabupaten Wajo, pada hari Sabtu 8 Juni 2024, sekitar pukul 11.30 WITA.

Saat itu, Satlantas Polres Wajo melakukan razia kendaraan lalu datang IR dan HA berboncengan menggunakan sepeda motor. 

Keduanya sempat kaget saat melihat polisi sehingga langsung tancap gas, namun aksinya berhasil digagalkan oleh Satlantas Polres Wajo.

Saat digeledah, ditemukan dua sachet berukuran besar berisi sabu di sadel motor yang mereka kendarai. Kasat Narkoba Polres Wajo AKP Bambang Supriady yang dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu. 

“Iya dua pelaku telah diamankan dan saat diintrogasi, mereka (HA dan IR) mengaku bahwa sabu tersebut mau mereka bawa atau diberikan kepada nara pidana (Napi) yang ada di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kota Palopo,” terang Bambang kepada wartawan dihubungi Rabu (19/6/2024).

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)  Sulawesi Selatan Yudi Suseno saat dimintai tanggapannya mengatakan bahwa jika memang terbukti ada oknum Napi yang melakukan perbuatan terlarang tersebut maka akan ditindak sebagaimana aturan hukum yang berlaku.

"kalau saya, jelas ya, tetap dengan komitmen bahwa jika memang terbukti (ada napi bisnis sabu) maka akan kita kenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Maka dari itu, kita tunggu saja proses pengembangan dan perkembangan kasusnya oleh pihak kepolisian. Sekali lagi, jika memang terbukti ada keterlibatan napi, sudah barang tentu kita akan mengambil langkah dan tindakan terhadap pelanggaran tersebut. Untuk kasus hukumnya, biar menjadi ranah pihak yang berwenang," demikian kata Yudi dihubungi Kamis (20/6) sesaat lalu.

Sayangnya, Kalapas Palopo, Erwan Prasetyo yang dihubungi melalui pesan WhatsApp dan juga melalui sambungan telpon, hingha berita ini diterbitkan belum memberi respon dan atau jawaban.(*)


Editor : Muh Sain 

Minggu, Januari 28, 2024

Pj Walikota Palopo Lakukan Penanaman Pohon di area Sarana Edukasi dan Asimilasi Lapas Palopo

METRO ONLINE Palopo - Upaya menghapus stigma negatif dan mengintegrasikan kembali warga binaan Lapas ke tengah masyarakat melalui program edukasi dan asimilasi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo bersinergi dengan Pemerintah Kota Palopo menggelar aksi penanaman pohon bersama di area Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) Lapas Palopo pada Minggu (28/01).

Dalam kesempatan tersebut, hadir Pj Walikota Palopo, Asrul Sani bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo, Erwan Prasetyo serta Kadis Pertanian Kota Palopo, Camat Bara, Lurah Buntu Datu dan Penyuluh Pertanian serta Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kelas IIA Palopo.

Ditemui disela – sela kegiatan, Pj Walikota Palopo mengatakan aksi penanaman pohon ini merupakan inisiatif Lapas Kelas IIA Palopo guna mendukung program pembangunan lingkungan di Kota palopo dalam upaya memberikan edukasi dan bekal serta mengintegrasikan kembali warga binaan Lapas ke tengah masyarakat. "Pemkot Palopo menyambut baik karena program penanaman pohon ini tepat sebagai media sosialisasi pendukung program Kota Palopo sebagai Kota Hijau. Sinergi ini harus berkelanjutan dan juga akan ditindaklanjuti dengan program pemberian edukasi kepada warga binaan oleh penyuluh pertanian yang telah berjalan dengan baik selama ini" ujar Asrul Sani.

Sementara Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo, menyebut bahwa dalam kegiatan penanaman pohon bersama ini ditanam sekitar 100 pohon pisang jenis cavendish. "Tujuan kegiatan ini tentu berupaya menghapus stigma negatif, mengintegrasikan dan membaurkan kembali para warga binaan ini ketengah- tengah masyarakat dan memberikan pemahaman kepada mereka mengenai cara bercocok tanam dan sebagai bekal mereka kelak ketika mereka kembali ke Masyarakat dan semoga sinergitas kami dengan Pemkot Palopo semakin baik dan berkelanjutan", kata Erwan.


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Januari 27, 2024

Wujudkan Zero Halinar Lapas Palopo, Kadivpas Kumham Sulsel Terjun Langsung Deteksi Dini Kerawanan

METRO ONLINE Palopo - Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo beserta tim Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel laksanakan sidak penggeledahan rutin terhadap kamar hunian warga binaan. (25/01). 

Penggeledahan dimaksudkan untuk meminimalisir peredaran barang-barang yang dilarang dalam Lapas dalam rangka zero Halinar.

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Yudi Suseno, Bersama tim satgas kamtib kanwil kemenkumham sulsel didampingi Kepala Lapas Palopo, Erwan Prasetyo beserta jajaran memimpin langsung penggeledahan tersebut. Kegiatan dimulai pukul 10.00 dengan menyisir tiap kamar hunian. Kadivpas memastikan pelaksanaan penggeledahan dilaksanakan secara teliti dan menyeluruh.

Kadivpas Sulsel, Yudi Suseno mengatakan bahwa penggeledahan ini kami laksanakan rutin. Dasarnya pada Edaran dari Dirjen Pemasyarakatan dan Instruksi Bapak Kakanwil, untuk senantiasa memegang integritas sebagai petugas pemasyarakatan dalam pelaksanaan tugas. Tiap kamar hunian disisir untuk memastikan tidak ada peredaran barang-barang yang dilarang keberadaannya dalam Lapas seperti alat komunikasi, narkotika, sajam, alat elektronik, alat yang terbuat dari kaca dan besi, dan lain sebagainya" terang kadivpas.

Kalapas Palopo, Erwan Prasetyo menambahkan kegiatan ini sebagai upaya melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban dalam Lembaga Pemasyarakatan.

"Kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Barang terlarang yang berhasil terjaring akan kami data untuk selanjutnya dimusnahkan," tutup Erwan.

Kalapas berharap kepada warga binaan untuk senantiasa menaati tata tertib yang ada guna terciptanya lingkungan Lapas Palopo yang aman dan tertib.


Editor : Muh Sain 

Jumat, Januari 26, 2024

Pimpin Upacara HBI ke-74, Pj Guberur Sulsel Harap Pengembangan SDM Dalam Rangka Menghadapi Perkembangan Global

METRO ONLINE Palopo - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) Liberti Sitinjak beserta jajaran pimpinan tinggi pratama, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Sulsel, Seluruh Pegawai Divisi Keimigrasian, serta Jajaran Forkopimda wilayah Palopo dan sekitarnya mengikuti Upacara Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-74, bertempat di Lapangan Upacara Lapas Palopo pada Jumat (26/01).

Dalam upacara ini, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin. Adapun tema yang diangkat yaitu "Transformasi Peran Keimigrasian Melalui Strategi Digitalisasi".

Bahtiar dalam membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, mengapresiasi atas capaian yang telah diraih oleh Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) selama 74 tahun ini yaitu peningkatan layanan kepada masyarakat, pengembangan teknologi terkini, serta percepatan dan penyederhanaan dalam proses keimigrasian. 

Bahtiar juga mengapresiasi atas capaian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 7,6 trilyun rupiah selama 2023. "Ini adalah capaian terbesar dalam sejarah Ditjenim sebagai bagian kontribusi percepatan ekonomi nasional," ucapnya. 

Capaian tersebut, lanjut Bahtiar, juga tidak terlepas dari kerja tim yang solid dan semangat berkinerja yang telah membentuk fondasi kokoh. "Mari kita jaga momentum positif ini untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta menjaga integritas sebagai garda terdepan dalam menjaga pintu gerbang NKRI!" ajaknya. 

Dalam kesempatan ini, Bahtiar paparkan berbagai inovasi diantaranya penyederhanaan proses pemeriksaan keimigrasian berupa fasilitas perangkat autogate di beberapa lokasi Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Selain itu, penerapan kebijakan juga akan diterapkan sehubungan dengan upaya menarik investor asing ke Indonesia. 

"Penerapan kebijakan Golden Visa diharapkan akan menarik lebih banyak investasi asing masuk ke Indonesia. Juga akan dirumuskan turunan kebijakan izin tinggal keimigrasian seperti kemudahan proses alih status dalam rangka menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menggairahkan bagi para investor asing." jelasnya. 

Seiring dengan perkembangan global yang semakin pesat, Bahtiar sampaikan perlu adanya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan berbasis teknologi. 

"Ditjenim mengembangkan lingkungan yang mendukung kreativitas, inovasi, dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk memberikan kontribusi maksimal bagi institusi untuk dapat merumuskan kebijakan yang responsif, adaptif, dan tepat sasaran. Melalui program pelatihan dan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan keimigrasian tidak hanya mencetak SDM yang cerdas secara akademis, tetapi juga bertanggung jawab, etis, dan berintegritas," ujarnya. 

Menutup sambutannya, Bahtiar berpesan kepada seluruh jajaran imigrasi untuk tetap memegang teguh prinsip serta tata nilai PASTI dan berAKHLAK dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi serta pekerjaan sehari-hari. 

Adapun Kakanwil Liberti Sitinjak menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan Keimigrasian baik dari segi fasilitas maupun pelayanan petugas Imigrasi agar masyarakat semakin mudah dan nyaman dalam mengakses layanan Keimigrasian.


Editor : Muh Sain 

34 Kepala UPT Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Dan Komitmen Bersama Pembangunan ZI

METRO ONLINE Palopo. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan laksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) oleh 34 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT). Penandatanganan dilaksanakan di Aula Lapas Palopo, Jumat(26/1)

Selain Kepala UPT, para Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Sulsel juga malakukan penandatangan Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas.

Kepala Kantor Wilayah Liberti  Sitinjak dalam keterangannya menyampaikan, Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukaan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional.

Untuk itu, perlu secara kongkret dilaksanakan program reformasi birokrasi pada unit kerja melalui upaya pembangunan Zona Integritas(ZI).

Dimana Zona Integritas merupakan role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkualitas.

Dengan adanya momentum Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama pemangunan ZI hari ini dapat menjadi wujud komitmen dalam upaya penguatan akuntabilitas kinerja dan kemajuan Reformasi Birokrasi dalam mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil.

Liberti Sitinjak berharap dokumen yang baru saja ditandatangani oleh Pimpinan unit Pelaksana teknis dilakukan secara sadar, jujur dan penuh ketulusan karena dorongan kewajiban dan tanggungjawab untuk mendahulukan kepengtingan bangsa dan negara dengan menghindari perbuatan – perbuatan yang dikategorikan sebagai korupsi, kolusi dan nepotisme.

Dan mudah – mudahan para pimpinan unit pelaksana teknis ini dapat menjadi contoh dan teladan bagi para pejabat dan seluruh jajarannya agar tugas dan tanggungjawab yang dikerjakan searah dan satu tujuan dalam membangun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.

"Semoga apa yang kita perjuangkan bersama dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi jaminan bagi terwujudnya pemerintahan yang baik dan akuntabel," harap Kakanwil

Pelaksanaan penandatanganan ini turut disaksikan oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Penjabat Walikota Palopo, Bupati Luwu Utara, Sekda Luwu Timur Forkopimda Kota Palopo, OPD Pemprov Sulsel dan pejabat Kanwil Sulsel.


Editor : Muh Sain 

Kamis, November 23, 2023

Giatkan Pembinaan Kerohanian, Wujud Lapas Palopo Tingkatkan Pemahaman Agama kepada WBP

METRO ONLINE Palopo - Pembinaan bagi Warga Binaan di Lapas Palopo bukan hanya tentang kemandirian dan keterampilan kerja saja, tetapi juga terdapat pembinaan kerohanian dan mental seperti yang dilakukan di Lapas Kelas IIA Palopo rutin setiap hari. Seperti hari ini Lapas kelas IIA Palopo Kanwil Kemenkumham Sulsel kembali menggelar bimbingan rohani berupa Ibadah Kebaktian pagi dan pendalaman Alkitab, WBP umat Nasrani dari Yayasan Garam dan Terang Gereja Purosia kota Palopo di Gereja Imanuel Lapas Palopo dan kegiatan pengajian dan pembinaan agama Islam, Dzikir dan Ceramah oleh Penyuluh Kemenag Kota Palopo di masjid Ashaabiriin Lapas Palopo, Kamis(23/11).

Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Palopo bagi seluruh Warga Binaan baik itu yang beragama Islam, Kristen Protestan dan Katholik.

Kalapas Palopo, Erwan Prasetyo menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu bentuk Pelayanan yang diberikan kepada WBP dalam hal keagamaan, yang diharapkan dapat membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih baik. 

"Semoga dengan pembinaan rohani yang dilaksanakan rutin ini Warga Binaan dapat merefleksikan diri serta dapat melaksanakan nilai-nilai agama yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat hidup harmonis dengan lingkungannya dan saat kembali ke masyarakat bisa menjadi pribadi yang lebih baik," pungkasnya.

Pembinaan kerohanian yang dilakukan ini bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Palopo, guna menyelenggarakan Pembinaan Kerohanian Bagi Warga Binaan baik yang beragama Islam, Kristen Protestan dan Katholik. Serta diharapkan dapat berdampak baik bagi proses pembinaan di Lapas Kelas IIA Palopo.


Editor : Muh Sain 

Senin, November 20, 2023

Produk Maubel Lapas Palopo Kemenkumham Sulsel Banjir Pesanan

METRO ONLINE Palopo - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian pertukangan kayu, mampu hasilkan produk mebel berkualitas tinggi dan siap menerima lebih banyak pesanan dari masyarakat luas, Senin (20/11/23).

Mebel berbahan dasar kayu ini, merupakan salah satu dari berbagai produk unggulan karya WBP yang dimiliki Lapas Palopo, sementara waktu ini WBP fokus dalam pengerjaan pesanan berupa lemari, rak, kitchen set dan meja kemudian bertahap mulai dipromosikan kepada masyarakat luas untuk siap menerima pesanan yang pembuatannya disesuaikan dengan keinginan pembeli (custom).

WBP Lapas Palopo terampil mengolah kayu sehingga karya yang dihasilkan rapi presisi serta bernilai jual tinggi, hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Palopo Erwan Prasetyo.

“Berbekal pelatihan pertukangan kayu, warga binaan mendapatkan keterampilan untuk bisa menghasilkan karya, salah satunya membuat lemari yang bisa custom sesuai dengan yang kita inginkan dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,” jelas Didik.

Lebih lanjut Erwan berharap keahlian yang didapat warga binaan dari pembinaan yang diikuti mampu menjadi sumber pemasukan saat selesai menjalani pidana dan kembali ke masyarakat. “Keahlian ini tentu sebagai bekal bagi mereka sebelum nantinya kembali ke masyarakat, dan diharapkan berguna untuk menjadi tumpuan ekonomi bagi diri dan keluarga, juga mereka tidak dipandang sebelah mata,” tambahnya.

Kalapas mengakui dan mengapresiasi hasil kreativitas WBP dan dirinya meminta produk mebel Lapas Palopo dipasarkan secara luas. Pesanan yang masuk selanjutnya dikerjakan warga binaan, hasil penjualan nantinya menjadi salah satu komponen bagi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).


Editor : Muh Sain 

Jumat, November 17, 2023

Perkuat Komitmen Bangun Budaya Anti Korupsi, Lapas Palopo Gelar Penyuluhan

METRO ONLINE Palopo – Lembaga Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo kerjasama dengan Universitas Andi Djemma gelar Kegiatan Penyuluhan Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Manajemen SDM pada jajaran Lapas Palopo, Jum’at (17/11/23).

Bertempat di Aula Lapas Palopo, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Lapas Palopo, Erwan Prasetyo beserta Jajaran Pejabat Struktural dan Staff pegawai serta Mahasiswa KKN dengan narasumber Wakil Dekan Fakultas Hukum Unanda, Sulastryani, SH, MH.

Kepala Lapas Palopo, Erwan Prasetyo dalam sambutan mengatakan ASN Pemasyarakatan di lingkungan Lapas Palopo harus mampu mengaktualisasikan etos kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas sehingga akan lahir nilai integritas pada diri ASN Pemasyarakatan sehingga diharapkan mampu mengendalikan diri untuk tidak melakukan perbuatan korupsi. " Sebagai pelayan publik yang telah di beri amanah, mari kita menjadi role model yang benar-benar role model, mari katakan Tolak Gratifikasi, No Korupsi." Tegas Erwan

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber yang memaparkan materi terkait Peningkatan kapasitas dan Integritas ASN dalam mendukung gerakan anti korupsi dan peningkatan manajemen SDM guna mendukung tata kelola Pemerintahan yang baik pada jajaran Lapas Palopo.

Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Erwan Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini semakin memperkuat pondasi dalam membangun Budaya Anti Korupsi dan menciptakan reformasi birokrasi guna pencegahan dan pemberantasan korupsi di Lingkungan Lapas Kelas IIA Palopo.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved