-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar

Kamis, Februari 25, 2021

Pemkab Lingga Ujudkan Mimpi Masyarakat Selayar Menggunakan sinyal Internet 4 G di Desa Selayar tahun Ini


METRO ONLINE LINGGA - Pemerintah  kabupaten Lingga, melalui diskominfo lingga, merespon cepat, adanya keluhan masyarakat  Desa Selayar tentang tidak adanya akses internet di wilayah desa selayar, kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga.

Kedatangan diskominfo lingga ke desa selayar yang didampingi ketua BPD dan perangkat desa , untuk  mensurvey titik lokasi rencana pemasangan perangkat penangkap sinyal internet 4G Telkomsel yang rencananya dalam waktu dekat akan di pasang di titik lokasi yang sudah di tentukan pada,Rabu (24/02/2021) Sekira pukul 13.00 wib.

Ada beberapa lokasi yang diwacanakan untuk penempatan lokasi repeater dan setelah dilakukan survey, secara teknis yg lebih potensial dalam hal daya tangkap dan pancar adalah  di lokasi pos kamling yang berbeda di depan badan usaha milik desa (BUMDES).

Kabid e-government, Teknologi Informasi dan Komunikasi Ady Setiawan , melalui telpon WhatsApp kepada wartawan pada ,kamis (25/02/2021) "mengatakan ini lah wujud perhatian  pemerintah daerah kabupaten lingga terkait pemberitaan tentang tidak adanya akses di bagian timur kecamatan selayar , tepatnya di desa selayar" 

"Kami dari pemerintah  daerah kabupaten lingga melalui diskominfo  , bekerja sama dengan pihak Telkomsel menyediakan perangkat penangkap sinyal internet 4G yang nantinya akan bisa dirasakan masyarakat desa selayar dimasa pandemi Covid-19 ini ,dan ini tentu nya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa selayar" jelasnya

"Rencana pemasangan dan Penyediaan perangkat repeater/penguat signal 4G dari Telkomsel. Kami membutuhkan  jaringan Listrik dan ketinggian tower sekitar 30 meter sampai dengan 35 meter ,agar bisa menjangkau wilayah yang agak jauh dari titik lokasi perangkat yang akan kita  pasang.  Tentu nya kami juga membutuhkan dorongan masyarakat dan dukungan dari pemerintah desa selayar, dusun dua untuk saling bekerja sama menyediakan tiang tower mini melalui dana desa, agar rencana kita semua cepat terlaksana " tambah Ady Setiawan.

Mewakili masyarakat desa selayar, Jefrizal "mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah kabupaten lingga , terhusus kepada diskominfo lingga yang sudah merespon cepat keluhan masyarakat kami ,tentu nya sebuah kabar yang sangat di tunggu - tunggu masyarakat ,meski hari ini kami mendapat tower mini itupun sudah lebih dari cukup , namun harapan kami mudah mudahan nantinya pemerintah daerah dapat memasang tower yg besar di desa kami" Ungkapnya

 Pendy

Polres Lingga bersama Instandi Terkait Gelar Apel Kesiapsiagaan Penangulangan Karhutla

METRO ONLINE LINGGA--Polres Lingga bersama instansi terkait gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran hutan dan lahan di Lapangan Apel Polres Lingga, Rabu (24/02/2021).

Kegiatan Apel dipimpin oleh Kepala BPBD Lingga Okta Tianus Wirsal dan dihadiri Kapolres Lingga AKBP Arief Robby Rachman SH, SIK, M.Si, Danlanal Dabo Singkep LETKOL Didik Hermawan M.Tr. Opsla, Danramil Dabo Singkep Kapten Ismarli Koto, Kepala BMKG Kab. Lingga Saat Sianturi, Kadinkes Lingga Abdul Mulkam Adzima, Wakapolres Lingga Kompol M.Tahang,S.Ag, Camat Singkep Agustiar, serta PJU Polres Lingga.

Kepala BPBD Lingga Okta Tianus Wirsal dalam amanatnya menyampaikan bahwa, kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu masalah yang ada di indonesia khusus kabupaten lingga. kebakaran hutan dan lahan terjadi setiap tahun secara berulang yang disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor manusia baik disengaja maupun tidak disengaja, dan faktor alam seperti kemarau yang berkepanjangan.

“Salah satu penyebab kebakaran hutan dan lahan yaitu adanya kebiasaan sistem ladang berpindah yang dilakukan oleh sebagian masyarakat. Sistem tersebut dianggap lebih menguntungkan karena lebih mudah dan praktis. Oleh karena itu, tidak mudah menghilangkan sistem yang telah menjadi tradisi turun-temurun. Perlu dilakukan pendekatan dengan cara yang halus dan bertahap agar masyarakat dapat menyadari pentingnya menjaga kelestarian hutan”,ujar Kepala BPBD.

Kepala BPBD Lingga juga berharap dengan dilaksanakannya Apel Kesiapsiagaan ini dapat terjalinnya sinergitas tni – polri, pemerintah , instansi terkait, swasta dan masyarakat kabupaten lingga untuk saling bahu membahu dalam hal mengantisipasi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan yang saat ini menjadi atensi nasional.

Adapun Pasukan Apel terdiri dari Personil TNI, Personil Polres Lingga, Personil Damkar Kabupaten Lingga, Satpol Pamong Praja (PP), Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Lingga dan BMKG serta Basarnas kabupaten Lingga.


Humas Polres Lingga/pendy

Selasa, Februari 23, 2021

DPRD Gelar Paripurna Penetapan Kepala daerah Kabupaten Lingga 2021-2024


METRO ONLINE LINGGA--Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad Nasirudin mengesahkan rapat paripurna pengumuman usulan pengesahan pengangkatan bupati dan wakil bupati Kabupaten Lingga terpilih, masa jabatan 2021-2024 ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Lingga, yang dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Dalam pembukaannya, usai membacakan dasar hukum pelaksanaan rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Lingga mewakili DPRD Kabupaten Lingga, yang didampingi wakil ketua I DPRD Kabupaten Lingga, Aziz Martindaz dan Wakil Ketua II DPRD Lingga Al Ghazali, serta anggota DPRD lainnya, mengucapkan selamat kepada bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada 2020 yang lalu.

"Semoga bupati dan wakil bupati dapat mengemban amanah sesuai dengan visi dan misi yang pernah disampaikan pada sidang paripurna penyampaian visi misi yang lalu di hadapan anggota DPRD Lingga," ujar Ahmad Nasirudin, dalam sambutannya.

Selain itu dalam pidatonya Ahmad Nasirudin menyampaikan bahwa DPRD Lingga, berharap agar kedua pemimpin terpilih dapat mengemban amanah, beriman, bertaqwa serta arif dan bijaksana serta sifat terpuji lainnya, sehingga apa yang telah disampaikan dalam visi misi tersebut, dapat berjalan sebagaimana mestinya.

"Selanjutnya hasil dari paripurna ini akan diserahkan, kepada Mendagri melalui gubernur Kepri sebagai salah satu syarat agar bupati dan wakil bupati terpilih dapat segera dilantik menjadi definitif," ujarnya.

Diakhir pidatonya Ketua DPRD Lingga juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat, para calon bupati dan wakil bupati baik yang terpilih maupun yang tidak terpilih, serta para ketua-ketua partai, dan penyelenggara pemilu pada Pilkada Kabupaten Lingga tahun 2020 yang lalu.

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri, Pjs Bupati Lingga Syamsudi, beserta jajaran pemerintah Kabupaten Lingga, yang berlangsung dengan penuh khidmat dan mengikuti protokol kesehatan.

(Humas Pemkab lingga/Pendy)

Minggu, Februari 21, 2021

Anggota DPRD Propinsi Kepri Kunjungi Sekretariat DPC AJOI Kabupaten Lingga


METRO ONLINE LINGGA-- Anggota DPRD Propinsi Kepri dari Komisi I Kamaruddin Ali yang akrab disapa Wak Den oleh masyarakat se Kabupaten Lingga, melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat DPC AJOI Lingga, terletak di Jln.Perusahaan Ujung kota Dabosingkep, pada hari Minggu (21/02-2021).

Dalam kunjungan silaturahmi Kamaruddin Ali atau Wak Den kepada awak media (Organisasi DPC AJOI-red), beliau didampingi oleh Ketua Kusgoro Kab.Lingga bung Arman serta wakilnya Encik Taufik dan beberapa anggota.

  

Pada saat berbincang-bincang, anggota DPRD Kepri  Kamaruddin Ali alias Wak Den berasal dari bumi bunda tanah melayu atau Kab.Lingga, yang terbilang jagoan dikancah dunia perpolitikkan terlebih di Propinsi Kepri, beliau sempat melontarkan pujian kepada Organisasi DPC AJOI Lingga.

Terus terang ya, saya bangga dengan kepengurusan DPC AJOI Lingga ini, meskipun dalam keorganisasian pers, AJOI masih terbilang sangat muda atau baru terlahir atau terbentuk, khususnya di Kab.Lingga, namun gaungnya cukup diperhitungkan", demikian kata Wak Den dengan penuh keseriusan.


Tim Ajoi Lingga/Pendy

Jumat, Februari 19, 2021

Camat Selayar Pembuka Acara" Focus Group Discussion" Melalui Dinas Sosial Kab. Lingga Bersama KPPAD

 

METRO ONLINE Lingga  - Pemerintah kabupaten Lingga , melalui dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak , bersama komisi pengawasan dan perlindungan anak daerah (KPPAD) , melaksanakan kegiatan "Focus Group Discussion" (FGD) , diruang pertemuan  gedung PKK. Desa penuba pada kamis (18/02/2021) sekira pukul 08.30 wib.

Turut hadir dalam acara tersebut , Kapolsubsektor penuba polsek daik lingga, komisioner KPPAD , kasi sosial kecamatan Selayar,  Pengurus P2TP2A kecamatan , forum pengawasan anak kecamatan , Kepala Desa penuba ,kepala Desa penuba timur ,kepala Desa pantai harapan , ketua Bpd Desa penuba , ketua Bpd Desa pantai harapan , lembaga masyarakat , Ketua Rt ,ketua Rw , tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kegiatan ini bertujuan untuk berdiskusi terfokus dalam pembahasan suatu masalah yang bisa saja mungkin terjadi di suatu daerah, tertentu tentang perlindungan anak dan perempuan  dalam suasana informal dan santai. 

FGD ini adalah  suatu proses pengumpulan data dan informasi yang sistematis mengenai suatu permasalahan tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok tentang permasalahan kekerasan dalam rumah tangga , pernikahan dini dan penerapan  pengawasan  jam malam terhadap anak , pergaulan bebas ,karena ini menjadi tugas kita bersama terutama bagi orang tua diluar jam sekolah.

Dalam pembukaan acara tersebut  "Camat selayar Muhammad saman S,pd , mengatakan atas nama pemerintah kecamatan selayar , mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  Dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak , Kabupaten Lingga dan komisi pengawasan  dan perlindungan anak daerah. Dengan acara (FGD) ini mudah mudahan kedepannya melalui pemaparan dan penjelasan dari  bapak , ibu dalam forum diskusi ini , mudah mudahan  masyarakat terutama bagi orang tua  agar lebih memahami lagi tentang hal ini tentunya melalui sosialisasi forum pengawasan anak kecamatan dan desa" imbuhnya

Kepala dinas sosial kabupaten lingga , melalui kasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lingga. Qamariah menyampaikan, 

"Melalui dinas sosial kabupaten Lingga , bekerja sama dengan komisioner komisi perlindungan anak daerah (KPPAD),telah  menyusun perencanaan bidang bidang sosial serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ,membantu Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang bidang sosial dengan  melakukan pembinaan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak" tuturnya


Sumbe:Awalludin/Pendy

Selasa, Februari 16, 2021

Kedua orangtua rela bolak balik ke RSUD Dabok Singkep demi kesembuhan putrinya Hafizah

METRO ONLINE LINGGA--Hafizah merupakan anak ke tiga dari 3 bersaudara yaitu pasangan dari suami istri Rahmad 40 tahun dan Puji 34 tahun.

Hafizah balita berusia 3 tahun penderita kelainan darah merah atau istilah kedokteran/medis di sebut (Thalasemia).

Sakit yang di derita hafizah kurang lebih 1 tahun,sudah lebih 10 kali dalam 1 tahun balita itu harus tranfunsi darah,kadang 1 bulan bisa 2 kali tranfinsi darah apabila sakit yang di deritanya kembali kambuh,demi kesembuhan putrinya Hafizah kedua orangtuanya rela bolak balik ke RSUD dabo  Singkep"Kata puji ibu dari hafizah.  

Saat awak media mendatangi kediaman hafizah yang beralamat di jalan sergang  Rt 02,Rw 03 desa Tanjung harapan kecamatan singkep kabupaten lingga kepulauan riau.pada Senin (15/02/2021)

Orang tua hafizah  menceritakan awal mulanya Hafizah  demam panas tinggi saya menganggap demam itu biasa-biasa saja seperti pada umumnya seorang anak yang sedang demam.

"Setelah  sembuh kemudian kambuh lagi,akhirnya   hafizah di bawa dan di rawat di RSUD dabo singkep,setelah di periksa oleh dokter penyakit dalam,di katakannya anak saya punya kelainan darah merah,lalu dirawat dan mendapat perawatan medis,sambil menunggu pendonor darah 

Setelah di lakukan tranfunsi darah baru lah Hafizah tampak mulai berangsur pulih dan wajahnya terlihat segar kembali.ungkap ibunya hafizah

Saat ini ibu Hafizah Puji merasa bingung bila anaknya kembali kambuh sakitnya sementara suaminya Rahmad bekerja sebagai nelayan karna kondisi cuaca sekarang angin kencang maka suaminya beralih profesi menjadi buruh bangunan.

"Waktu dirawat di RSUD kemarin biaya Hafizah 3juta lebih,saya bingung dari mana saya mendapatkan uang itu,"tuturnya.

untungnya degan kerendahan hati para dokter dan perawat di rsud dabo singkep memberikan bantuan dan sumbangan warga sekitar hingga keringanan biaya pengobatan anak saya tersisa 900 ribu.

Di katakan,puji bahwa anaknya butuh perawatan secara total,dirinya dan Hafizah di ajurkan agar berobat keluar daerah karana peralatan yang di miliki RSUD dabo singkep tidak memadai untuk mengetahui gejala-gejala yang di sebabkan oleh sakit anaknya."ujarnya.

Harapannya mudah-mudahan Hafizah balita 3 tahun itu dapat perhatian oleh uluran tangan donatur dan pemerintah daerah agar anak nya segera bisa sembuh,karna biaya untuk berobat ke luar daerah dirinya belum punya biaya,"ucap ibunda Hafizah


Sumber:Aulia/Pendy

Senin, Februari 15, 2021

Pemkab Lingga Usulkan Kegiatan Tamadun Melayu Antar Bangsa Jadi Program Pariwisata Nasional


METRO ONLINE LINGGA -- ,   Plt. Bupati Lingga M. Nizar akan temui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menfarakraf) Sandiaga Uno.di gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Balitung Pada Rabu, 17/02/2021

 Hal ini dikatakan Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, Fikrizal, Kamis (11/2).

"Pertemuan tersebut  bertujuan menyampaikan program unggulan pariwisata di Kabupaten Lingga yang menjadi visi Bupati dan Wakil Bupati Lingga," kata Fikrizal.

Dikatakan, program Tamadun Melayu Antara Bangsa adalah kegiatan unggulan yang dimiliki Kabupaten Lingga yang berjuluk Bunda Tanah Melayu.

Pada pelaksanaan yang telah dilakukan kegiatan ini mendapat respon positif dari dalam negeri dan luar negeri khususnya daerah yang memiliki sejarah Melayu.

"Dengan menjadi Agenda Pariwisata Nasional melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentu gaung kegiatan akan lebih besar dan memberikan manfaat bagi perkembangan pariwisata di Lingga," jelasnya. 

Dengan dukungan dari Kementerian secara langsung akan menjadi dorongan bagi industri pariwisata di Lingga. Kabupaten Lingga adalah sebuah daerah yang memiliki nilai sejarah Budaya Melayu dan potensi pariwisata alam lainnya.

"Dalam pertemuan nanti Bupati Lingga juga  akan menyampaikan produk unggulan UMKM Lingga," imbuhnya.

Kasubag Komunikasi Pimpinan/pendy

Minggu, Februari 14, 2021

Polsek Daik lingga Gelar Pengamanan Pengobatan dan Pengecekan Kesehatan Gratis RSA Nusa Waluya II

 

METRO ONLINE LINGGA--Kegiatan di lakukan di pulau lipan Desa Penuba kecamatan Selayar pada Jum'at 12 /02/2021  Pukul 13.00 Wib s/d 17.00 Wib 

Kapolsubsektor Desa Penuba Polsek Daik Lingga Polres Lingga Aipda Andi Saputra,Bamin Polsubsektor Penub Bripda Andika Laksono,dan dihadiri oleh 

Kasikesos Kec.Selayar Mahadan Kepala Desa Penuba Safri dan Staff desa,Kepala Pukesmas Penuba Irhan Febrianto dan Staff,Ketua Rombongan RSA Nusa Wakuya II dr. Ifan Reynaldo Lubis beserta Rombongan, RT dan RW Dusun III Desa Penuba;Beserta Masyarakat yang hadir


Kegiatandi awali dengan kata sambutan  Kepala Pukesmas Desa Penuba lrhan Febriyanto,dilanjutkan penyampaian dari kepala desa penuba Safri,. 

Ketua Rombongan RSA Nusa Waluya II dr. Ifan Reynaldo Lubis mengucapkan terimakasih Kepada Masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan Pengobatan Gratis Rumah Sakit Apung (Doctor Share) dalam hal ini akan melayani Pengobatan dan Pengecekan Kesahatan secara gratis kepada Masyarakat Khusus nya Warga Kec. Selayar, Apabila warga yang hadir memiliki penyakit yang sifatnya parah akan dirujuk ke RSA Nusa Waluya II yang bertepatan di Desa Sungai Buluh.

Selama berlangsungnya kegiatan tidak ditemukannya pelanggaran atau hal yang dapat menganggu Kamtibmas di Daerah hukum Polsek Daik Lingga, situasi dalam keadaan aman dan terkendali.


Laporan Aipda Andi Saputra/Pendy

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved