-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar

Selasa, Juni 15, 2021

Senergitas TNI/Polri sangat luar biasa lakukan pengamanan Vaksinasi massal di kecamatan Selayar

METRO ONLINE LINGGA-- Dalam rangka percepatan Vaksinasi massal TNI/Polri sangat  berperan penting  lakukan pengamanan .kegiatan di lakukan di lapangan merdeka Desa penuba kecamatan Selayar pada Selasa (15/06/ 2021)

kegiatan hari ini dihadiri oleh Camat Selayar Mohammad Saman,Kasikesos Kecamatan Selayar Mahadan,Kepala Pukesmas Penuba Irhan Febriyanto, S.Kep,

 Kepala Desa Penuba Safri. MY, Kepala desa pantai harapan dan kepala desa penuba timur beserta Staf UPT Pukesmas Penuba

Dengan menggunakan tenda yang berukuran kapasitas 50 orang,namun masyarakat kecamatan Selayar sangat antusias untuk datang mengikuti vaksinasi masal

Pada hari ini yang melakukan tugas Vaksinisator berjumlah lima orang yaitu:

- Anna Maria

- dr. Sarah 

- Rumini

- Yuninawati

- Rika Adriani

Adapun target yang di vaksinasi di Kecamatan Selayar  sebanyak 770 orang dan alhamdulilah sampai kegiatan selesai pada hari ini jumlah masyarakat yang sudah di Vaksinasi sebanyak 714 orang.

Dan terhitung rata-rata harian vaksinasi sampai saat ini sebanyak 208 orang perharinya.

Adapun ketersediaan Vaksin sebanyak 60 Coal vaksin Astra Zanecca dan 17 Vial Vaksin Sinovac

• Vaksin yang Terpakai sebanyak :

- 638 orang dengan 60 Vial Vaksin Astra Zanecca

- 76 orang dengan 8 Vial Vaksin Sinovac

• Vaksin Tersisa : 

- 9 Vial Vaksin Sinovac

Personel yang selalu hadir di tengah tengah masyarakat yang tidak mengenal lelah selalu hadir baik dari TNI/Polri yang selalu Bersenergi terus lakukan pengamanan yaitu: Kapolsubsektor Penuba Kecamatan Selayar AIPDA ANDI SAPUTRA , DanPos AL Penuba PELTU AGUS, Babinsa Desa Penuba PELDA Beni Saragih, Bamin Polsubsektor Penuba Kecamatan Selayar BRIPDA Andika Laksono dan Satpol PP Kecamatan  Selayar Mukhlis,


Laporan : Effendi

Kapolda Kepri tinjau langsung Pelaksanaan Program ""NASI KAPAU" di wilayah Kabupaten Lingga

 

METRO ONLINE  – Dalam rangka percepatan pelaksanaan program Vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepri meluncurkan Program "Nasi Kapau" (Vaksinasi Jangkau Pulau-pulau), Program ini dilaksanakan mengigat wilayah Provinsi Kepri yang 96 % terdiri dari lautan dengan ribuan pulau dan ratusan pulau yang berpenghuni. Senin (14/6/2021).

Dalam kegiatan Peninjauan pelaksanaan Program "Nasi Kapau" Kapolda Kepri didampingi oleh oleh Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolres Lingga, Bupati Lingga, Satuan TNI di Kabupaten Lingga dan Forkompinda Kabupaten Lingga.

“Vaksinasi pada hari ini dilaksanakan di gedung Endra Dharmalaksana Mapolres Lingga kepada masyarakat Dabo Singkep dan Masyarakat Pulau Penuba Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga. Bagi yang akan melaksanakan Vaksinasi cukup dengan membawa KTP beserta foto copynya,” Ungkap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Jumlah dosis vaksin di Polres Lingga disiapkan sebanyak 15 Vial Sinovac dan 20 Vial Astra Zeneca dengan jumlah masyarakat Dabo Singkep yang telah divaksin pada hari ini yaitu sebanyak 350 orang, sementara di Pulau Penuba Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga sebanyak 270 orang telah mendapatkan vaksinasi dari total 2.365 orang yang ditargetkan. Kegiatan ini akan terus berlanjut, Jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si., mengatakan pelaksanan Program "Nasi Kapau" dilaksanakan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat Vaksinasi Covid-19 agar Pemulihan Ekonomi cepat berjalan. Ditargetkan70% penduduk wilayah Kepulauan Riau telah mendapatkan Vaksinasi sampai dengan 17 Agustus 2021. Sepanjang Vaksin tersedia, TNI Polri dan Pemerintah Daerah akan selalu siap melayani masyarakat untuk mendapatkan Vaksin Covid-19, tegas Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si.

Kegiatan Vaksinasi ini akan dilaksanakan lebih intens, Kami datang untuk menjangkau pulau-pulau mengunjungi masyarakat dengan harapan tidak ada lagi masyarakat yang belum mendapatkan Vaksinasi Covid-19, Sambung Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. menyampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan Kapolda Kepri beserta rombongan mengunjungi tempat Karantina terpusat covid 19 di Politeknik Kabupaten Lingga. Saat berada di tempat Karantina terpusat covid 19 di Politeknik Kabupaten Lingga, Kapolda Kepri melakukan peninjauan fasilitas dan setiap ruangan yang ada. 

Selanjutnya Kapolda Kepri beserta rombongan menuju pulau Penuba, dilokasi ini Kapolda Kepri dan rombongan meninjau langsung kegiatan vaksinasi kepada masyarakat pulau Penuba. Pada kesempatan tersebut Kapolda berbicara dengan kepala UPT Puskesmas Penuba tentang persyaratan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi, Kapolda menghimbau semuanya berperan aktif dalam rangka vaksinasi ini. Kapolda juga berkesempatan menyapa masyarakat dan berbicara dengan masyarakat, memotivasi agar tidak takut untuk di vaksin, justru dengan divaksin kita hentikan penularan lebih luas virus covid 19 ini.

Bupati Lingga Muhammad Nizar, S.Sos., selaku Pimpinan Daerah mengucapkan rasa terima kasih terhadap kegiatan Program Nasi Kapau yang dimotori oleh Polri, dimana Kapolda Kepri langsung turun di wilayah Kabupaten Lingga. Dengan adanya program ini pemerintah daerah sangat terbantu dalam menjangkau masyarakat di pulau-pulau yang mungkin tidak terjangkau oleh Pemerintah Daerah untuk mendapatkan Vaksinasi.

Ucapan terima kasih dari salah seorang masyarakat Pulau Penuba Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga Bpk. Edi Soroman kepada Kapolda Kepri. Program vaksinasi ini sangat membantu masyarakat, sehingga masyarakat yang berada di pulau bisa mendapatkan Vaksin Covid-19. Edi Soroman berharap dengan adanya Program ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.


Editor : Effendy



Kamis, Juni 10, 2021

Kapolda Sulsel Mengukuhkan Pembentukan Brimob Batalyon D, Bermarkas di Luwu

 

METRO ONLINE Luwu--Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam mengukuhkan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel yang bermarkas di  Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Acara pengukuhan tersebut berlangsung di Mako Batalyon D Pelopor Kec. Baebunta kab. Luwu Utara, Kamis  (10/6/2021). 

Acara pengukuhan tersebut, Kapolda Sulsel didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan dan  para PJU Polda Sulsel lainnya, selain itu,  juga  dihadiri para Pejabat Forkopimda dan Kapolres wilayah Luwu Raya dan Toraja. 

Dalam sambutannya Irjen Pol Merdisyam  menjelaskan, pembentukan Batalyon D Sat Brimob Polda Sulsel dapat memberikan Pelayanan secara cepat dan tepat serta optimal  terhadap situasi Kamtibmas wilayah Luwu Raya dan Toraja  terutama kasus-kasus unjuk rasa, perkelahian kelompok, ataupun kejahatan lainnya.

 “Pembentukan mako tersebut diharapkan berdampak positif untuk terciptanya situasi Kamtibmas kondusif di Sulsel, khususnya di wilayah Luwu Raya dan Toraja,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.

Pada kesempatan itu pula, Irjen Pol Merdisyam meminta kepada anggota agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian dan bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat, Instansi Pemerintah, sebagai langkah kongkrit menghadapi tantangan tugas yang semakin Kompleks

Jenderal bintang dua itu juga berterima kasih kepada Bupati Luwu Basmin Mattayang yang  berkontribusi menghibahkan lokasi tanah yang akan di bangun Mako Bataylion D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel di daerah Kab. Luwu

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. E.Zulpan saat ditemui menjelaskan pembentukan Bataylion D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel berdasarkan keputusan Kapolri Kep/2158/XI/2020 tanggal 04 November 2020 tentang pembentukan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang berkedudukan di Luwu, Sulsel.

. “Hadirnya Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel di Luwu harus bisa menjawab tuntutan dan harapan masyarakat untuk  menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif. Karena itu Polda Sulsel bertekad mengoptimalkan tugas-tugas yang diemban dalam memberikan pelayanan Kamtibmas kepada masyarakat khususnya di wilayah Luwu Raya dan Toraja,” katanya.( DRS )


Editor : Muh Sain

Sabtu, Januari 09, 2021

Proyek Milyaran Diluwu Diduga Gunakan Material Ilegal


METRO ONLINE,LUWU-Terdapat ancaman pidana penjara bagi pelaku usaha pertambangan tanpa izin, tidak terkecuali pertambangan rakyat, maupun usaha pertambangan khusus seperti penampungan dan pengangkutannya. 

Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara dalam pasal 158 merumuskan:

"Setiap orang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37,pasal 40 ayat (3), pasal 48,pasal 67 ayat(1), pasal 74 ayat (1) atau ayat (5), dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun,dan denda paling banyak Rp 10.000.000,000 (sepuluh miliar rupiah)

Terkait adanya proyek perkerasan jalan BWK B di Desa lebani,kecamatan belopa utara,kabupaten Luwu, diduga Gunakan Material ilegal.

pasalnya, menurut informasi dari pantauan awak media Metroonline mendatangi salah satu penambang diluwu yang tidak ingin disebutkan namanya,dirinya mengatakan bahwa,"tambang yang diduga milik R yang didesa lebani itu tidak memiliki Ijin,kemudian Material yang digunakan di proyek perkerasan jalan BWK B,No kontrak: 01/Kontrak/PPK-07.05/DID/PUPR/V/2020,Volume: 1.769m×19m,Nilai kontrak: 3.110.684.000

Kontraktor Pelaksana: CV.AKHIL PRATAMA,adalah material dari Tambang yang diduga ilegal yang di ambil Didesa lebani,kecamatan belopa utara,kabupaten Luwu.

"Iya pak,klo kita mau liat tambang yang tidak mengantongi izin,silahkan datangki ke Desa Lebani,ada tambang yang jalan pertigaan itu,disitumi itu tambang,yang tidak jauh dari kantor desa lebani,dan itumi material yang di gunakan di proyek yang Anggaran 3 milyar,yang dekat rumah sakit batara guru"tuturnya

Menyikapi hal tersebut, jika itu memang benar adanya bahwa pekerjaan proyek perkerasan jalan BWK B,yang diduga material yang digunakan tersebut adalah material dari tambang yang diduga tidak mengantongi izin,maka sangat bertentangan pada Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara dalam pasal 158.

Kemudian awak media ini mengkonfirmasi via telefon pihak Kontraktor yang diduga pemilik tambang Ilegal insial 'R' Mengatakan Bahwa"Rapat dlu dinda"berselang beberapa jam Setelah di konfirmasi ulang lagi dari pihak media metroonline sebanyak hampir lebih 20 kali,tapi pihak yang diduga pemilik tambang ilegal tersebut tidak menjawab telepon.

Selanjutnya awak media ini menghubungi Via WA Staff pemilik tambang yang diduga tidak mengantongi izin/ilegal tersebut,balasan pesan WA tersebut:

"Mslh bgini..  Hrus pi jg pak dTau drmn sumbrx..  Supy alur konuksix lncar,mkx sy td brtanya.Lewat mn kit ambil nomorku supy bish dKomuniksikn, kn antar kit blum ad prnh ktmu,Mkx sy mau tau lewat mn kit ambil nomorku, Supy ad jlur komunikasi"

"Ia..  Itu mksud sy td..  Siap ksi nomorku supy cpt dKomuniksikn,Tp kit rahasiakan jg, Jd sy jd bingun tuk mngkomuniksikx..  Krn tdk ad jlur sy dpat"

Sementara itu awak media metroonline,menghubungi Kaplores Luwu Via Pesan WA untuk perimbangan informasi terkait Perkerasan jalan BWK B diduga gunakan Materil ilegal,balasan WA tersebut mengatakan bahwa"Nanti dicek bos"


TIM

Selasa, Oktober 27, 2020

Diduga Patah Hati, Seorang Warga di Desa Binturu Ditemukan Tewas Gantung Diri

METROONLINE. LUWU - Seorang Warga ditemukan tewas gantung diri diruang tamu rumah panggung, bertempat di Dusun Buntusawah Desa Binturu Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu, Senin (26/10/2020) sekira 15.30 Wita.

Adapun identitas Korban Sarifuddin (21) Alamat Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. 

Kasus ini terungkap saat warga Ratnawati (37) ingin mengambil air serta menyambungkan selang miliknya dibawah kolong rumah korban, 

Namun pada saat itu ratnawati melihat banyak lalat yang berkerumun dirumah korban sehingga curiga dan menyampaikan kepada warga sekitar untuk mengecek keadaan rumah tersebut. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak Puskesmas Larompong korban ditemukan luka lecet pada bagian leher yang di perkirakan, akibat dari jeratan tali yang digunakan pada saat gantung diri, lidah korban menjulur keluar, dan air seni membasahi celana korban. 

Perstiwa kejadian bunuh diri dengan cara gantung diri diduga korban patah hati dan cemburu karena pacarnya mempunyai kekasih lain.

Adapun persetujuan dari pihak keluarga korban dan disaksikan oleh Kepala Desa Binturu, dan tokoh agama, ada sekitar 30 orang menyaksikan, Korban dikebumikan pada hari selasa (27/10) Sekira Pukul 02.00 Wita disekitar rumahnya. (*)

Senin, Juli 06, 2020

Buat SIM Internasional Dapat Dilakukan Dirumah Aja, AKP Mukhtari : Begini Caranya

METRO ONLINE LUWU --Sebagai salah satu respon cepat Polri dalam mendukung  Dalam mendukung upaya pemerintah mengatasi Wabah Covid-19 dan menuju tatanan New Normal, Korlantas Polri membuat inovasi yang memudahkan masyarakat dalam penerbitan SIM Internasional tampa datang kekantor Satpas,. Kini pembuatannya bisa dilakukan secara Online.

Kasat Lantas Polres Luwu Akp Muh Mukhtari,SH,S.ik, mengatakan, kalau  pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) internasional sekarang bisa dibuat secara online.

“SIM online internasional ini lebih mudah kenapa? karena bisa registrasi di rumah saja, tidak perlu datang ke sini,” katanya kepada wartawan Metro Online Senin 06/07/20
Adapun syarat bagi pemohon untuk bisa mendapatkan SIM internasional secara Online ini meliputi SIM asli, KTP asli, paspor, capture pendaftaran, bukti pembayaran, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) khusus WNA.

Akp Mukhtari menjelaskan, bagi pemohon yang ingin mengajukan pembuatan bisa mengisi formulir di alamat sim. korlantas.polri.go.id.

Diberitakan sebelumnya, Polri meresmikan layanan pembuatan SIM online internasional yang ditujukan untuk masyarakat indonesia .


Editor : Muh Sain
© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved