-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar





Jumat, Mei 20, 2022

Tim Supervisi Polres Gowa Laksanakan Supervisi Tahap 1 Perencanaan Dan Pengorganisasian T.A 2022

METRO ONliNE Indonesia Polres Gowa menggelar Supervisi tahap I T.A 2022 ke Polsek jajaran yang di pusatkan di Polsek Bajeng dalam rangka mengetahui segala Perencanaan dan Pengorganisasian Kesatuan guna mengetahui sejauh mana jajaran Polres gowa menindak lanjuti setiap perintah pimpinan Polri dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.

Kegiatan Supervisi, Monitoring dan Pengawasan ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Gowa KOMPOL Erra Suryaningtyastuti SSI., S.IK selaku Ketua Tim yang didampingi Kasiwas IPDA Kamaruddin SH, selaku Wakil ketua tim. Jumat (20/05/22) Pagi tadi di Polsek Bajeng.

Hadir dalam kegiatan Supervisi tersebut Para Kapolsek, Kasium, Kanit, Panit dan Polsubsektor dataran rendah termasuk Kapolsek Somba opu AKP Ismail S.Sos., MH, bersama anggotanya. 

Kabag SDM Polres gowa KOMPOL Erra Suryaningtyastuti SSI., S.IK, yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa dilakukannya Supervisi tersebut akan mampu mengetahui berbagai kendala yang dihadapi oleh jajaran dalam pelaksanaan tugas untuk jadi bahan evaluasi guna dilakukan perbaikan secara konsisten dan berkesinambungan.

”Supervisi ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan serta monitoring tentang pelaksanaan tugas pokok, perencanaan dan pengorganisasian, sesuai program kerja Kapolri untuk mewujudkan Kepolisian RI yang PRESISI (Produktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan)." terang Ketua Tim Supervisi Kompol Erra.

Dalam kegiatan Supervisi, Monitoring dan Pengawasan tersebut, Tim Supervisi dari Polres Gowa melaksanakan pengecekan administrasi seluruh jajaran polsek dataran rendah yang dipusatkan di Polsek Bajeng termasuk penjelasan mengenai penggunaan Aplikasi SiSDM, Aplikasi Propam Presisi, Perawatan Randis, Senpi, Perawatan Rumdis, Hak Cuti bagi anggota dan Pencapaian Kinerja serta pelaksanaan vaksin bagi anggota dan warga masyarakat dalam mendukung program Pemerintah.

“Pelaksanaan supervisi ini yang bertujuan untuk memonitor secara langsung hasil pelaksanaan kebijakan pimpinan Polri di bidang pembinaan dan operasional yang dilakukan oleh semua unit kerja, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian kinerja serta memberikan saran tindakan terhadap penyimpangan yang ditemukan." jelasnya.

"Adapun tujuan dilaksanakannya Supervisi ini untuk melakukan pengecekan dan monitoring atas kegiatan yang telah di laksanakan jajaran dan pertanggung jawaban  tentang penyerapan anggaran dan penekanan terakhir oleh ketua tim  

yakni jaga dan rawat Randis serta barang inventaris dengan baik guna kepentingan operasional selanjutnya." tutup KOMPOL Erra.


(Herman Taruma melaporkan

Cegah Pergaulan Bebas dan Kenakalan Remaja, Polisi di Gowa Berikan Nasehat Ke Para Pelajar

 

METRO ONliNE Indonesia Kepolisian Resor Gowa terus berupaya melakukan pencegahan pergaulan bebas maupun kenakalan bagi para remaja khususnya para pelajar demi menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Batangkaluku, Aiptu Abdul Razak menemukan 3 orang siswa dan seorang Siswi SMA yang lagi berkumpul di salah satu rumah di Lingkungan Batangkaluku Kelurahan Batangkaluki, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Kamis (19/5) siang sekita Pukul 14.30 WITA.

Terkait ditemukannya ketiga siswa dan seorang siswi tersebut saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Batangkaluku mendapatkan informasi bahwa salah satu rumah sering dijadikan tempat berkumpul para remaja baik siang maupun malam hari yang didominasi para pelajar.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Batangkaluku Aiptu Abdul Razak saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya menemukan 3 orang siswa dan siswi tersebut sedang berkumpul disalah satu rumah dan memberikan pembinaan agar tidak melakukan hal hal yang diluar dugaan atau pergaulan bebas.

"Setelah kami temukan keempat pelajar tersebut, selanjutnya memberikan pemahaman dan pembinaan agar tidak kembali berkumpul dan kami mengarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh, SH menghimbau kepada para pelajar atau remaja agar tidak ikut dengan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan dan yang dapat merugikan diri sendiri.

"Saya menyampaikan kepada adik-adik para pelajar baik siswa maupun siswi apabila sudah jam pulang sekolah kembalilah ke rumah masing-masing agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan yang dapat membuat kekwatiran orang tua dirumah," imbaunya.

Selain itu, saya kembali menghimbau kepada adik adik remaja agar lebih mengikuti kegiatan-kegiatan yang bersifat positif, seperti membantu orang tua, melaksanakan ibadah, dan kegiatan positif lainnya, agar terhindar dari perbuatan yang tercela,” ajaknya.

Tak hanya itu, Perwira Tiga Balok dipundaknya itu juga menghimbau kepada para orang tua, untuk dapat lebih mengawasi aktivitas anak diluar rumah, agar mereka tidak terlibat dalam pergaulan bebas yang dapat mengakibatkan masa depan mereka rusak.

"Peran org tua juga disarankan untuk turut aktif memantau perkembangan pergaulan anak-anaknya diluar lingkungan rumahnya sehingga dapat meminimalisir terjadinya hal-hak yang tidak kita inginkan," tutupnya.


(Herman Taruna melaporkan

Kamis, Mei 19, 2022

Respon Cepat, Tim Casper Polsek Bajeng Kembali Ciduk 9 Orang Remaja Pembawa Busur

METRO ONliNE Gowa--Sebagai bentuk keseriusan Kapolsek bersama perosnel Polsek Bajeng untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dari gangguan kamtibmas atau geng motor serta perang kelompok yang belakangan ini makin marak terjadi hingga pihaknya terus meningkatkan patroli.

Seperti yang dilakukan personel Polsek Bajeng yang tergabung di Tim Casper kembali mengamankan sedikitnya 9 orang remaja pembawa senjata tajam jenis anak panah busur saat melakukan patroli hunting di Lingkungan Timpoppo Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng Kabupate Gowa, Rabu (18/5) sekitar Pukul 23.30 Wita.

Kapolsek Bajeng Polres Gowa AKP Alhabsi, SH membenarkan terkait diamankannya 9 orang remaja tersebut.

"Benar, malam tadi anggota kami mengamankan 9 orang remaja yang membawa senjata tajam jenis busur," ungkap Kapolsek Bajeng saat dikonfirmasi Kamis (19/5).

Kapolsek Menjelaskan kronolgis diamankannya 9 orang remaja tersebut berawal pada saat personil Polsek Bajeng melaksanakan kegiatan patroli hunting di seputaran wilayah Kecamatan Bajeng kemudian anggota melihat sekelompok pemuda yang mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan dan ditemukan salah satu pemuda berinisial SK (18).

"Setelah diamankannya seorang remaja, anggota kami kembali melakukan pengembangnan dan mengamankan 8 orang rekannya berinsial MB (14), KH (15), HC (14), KK (15), MY (15), KS (18), AI (16) dan FR (18) yang membawa busur dan batu di dalam motor para pemuda tersebut. Selain itu ada 3 orang rekannya yang melarikan diri dan kini masih dilakukan pengejaran," jelasnya.

AKP Alhabsi menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penindakan tegas bagi para pelaku aksi kejahatan jalanan dan meminta kepada para orang tua agar lebih aktif menjaga dan melihat aktivitas anak remajanya serta para pemuda di wilayah hukumnya agar tidak melakukan aksi perang kelompok atau membentuk geng motor yang dapat meresahkan masyarakat atau dapat menganggu kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bajeng.

Ke 9 (sembilam) remaja bersama barang bukti berupa 2 buah ketapel, 3 pucuk anak panah / busur, 1 buah pisau katter, 6 biji batu, 7 unit hp dan 5 unit motor berbagai merk kini diamankan di Mako Polsek Bajeng untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.


(Herman Taruma melaporkan

Selasa, Mei 17, 2022

Bubarkan Perang Kelompok Hingga Lukai Seorang Anggota Polisi, 6 Orang Remaja Diamankan ke Polres Gowa

METRO ONLINE GOWA-- Personel Polres Gowa membubarkan perang kelompok antar remaja di Samping Kantor Camat Somba Opu Jalan Andi Tonro Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Senin (16/5) sekira Pukul 02.00 WITA.

Pada kejadian perang kelompok saat dibubarkan oleh Personel Polres Gowa, Bripka Alfian Kahar terkena sabetan senjata tajam jenis parang pada bagian jari-jari sebelah kanan dengan luka terbuka dan pada bagian bibir hingga dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Dari perang kelompok tersebut, 3 orang berhasil diamankan masing masing berinisial MS (18) pelaku pemarangan anggota Polisi, MR (19), MSM (17), dan setelah itu personel Polres Gowa melakukan penyisiran dilokasi kembali mengamankan MA (17), AA (18), MRL (20).

Adapaun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan ke enam pemuda tersebut berupa Sebilah parang, 6 batang mata anak panah busur,  2 buah ketapel, 4 sachet obat daftar G, Tas Ransel warna cokelat, Tas pinggang warna biru, Topi warna hitam, Kaos oblong warna merah, Sarung dan 17 Unit Sepeda Motor.

Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh, SH saat dikonfirmasi membenarkan terkait diamankannya 6 orang pemuda atau remaja yang terlibat pada aksi perang kelompok tersebut.

"Dini hari tadi, anggota kami melakukan pembubaran perang kelompok dan berhasil mengamankan 6 orang serta barang buktinya. Jadi memang benar ada anggota kami yang terluka saat melerai perkelahian atau perang kelompok hingga dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan," ucapnya.

Saat dilakukan penyisiran dilokasi perang kelompok tersebut, lanjut Plt Kasi Humas Polres Gowa menjelaskan bahwa anggota kami mendapati beberapa motor pelaku perang kelompok di sekitar TKP yang disembunyikan di halaman rumah warga.

Dirinya menambahkan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas bagi para pemuda yang terlibat perang kelompok maupun aksi kejahatan jalanan serta aksi melanggar hukum lainnya dan menghimbau agar perlunya pengawasan dari orang tua atas pergaulan anak remajanya saat berada diluar rumah.

Sementara itu, keenam remaja bersama barang buktinya kini telah diamankan di Mako Polres Gowa untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.


(Herman Taruna melaporkan

Minggu, Mei 15, 2022

Bersihkan Lahan, Seorang Petani di Gowa Terkena Gigitan Ular Piton

METRO ONLINE GOWA-- Salah seorang warga bernama Bakri Dg Nassa (62) yang berkerja sebagai petani itu terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit pasca digigit seekor ular piton yang diperkirakan sepanjang 7 meter.

Korban saat itu tengah membersihkan di salah satu lahan yang ada di Dusun Pakkolompo Desa Borisallo Kec. parangloe Kab. Gowa, Sabtu (14/5) sekira Pukul 11.00 WITA.

Kapolsek Parangloe Polres Gowa, Iptu Mudatsir melalui Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya seorang warga yang tergigit ular piton saat bekerja di salah satu lahan di Dusun Pakkolompo Desa Borisallo Kec. parangloe Kab. Gowa.

"Benar ada seorang warga menjadi korban gigitan ular piton dan kejadian tersebut dimana saat Korban membersihkan lahan bersama 3 orang rekannya tidak memperhatikan atau melihat keberadaan ular Piton yang ada di sekitarnya," ungkap AKP Hasan Fadhlyh

Lanjutnya, dengan kehadiran korban yang memberisihkan lahan tersebut diduga ular Piton merasa terusik lalu menyerang korban dari arah belakang dengan cara menggigit korban pada bagian punggung kanan dan lengan sebelah kanan.

"Setelah itu korban berteriak minta tolong kepada rekannya yang ada di sekitar lokasi, sehingga rekannya yang mendengar teriakan tersebut langsung menghampiri korban dan berupaya mengamankan korban dari serangan ular Piton dan kemudian berupaya membunuh ular tersubut dengan cara memukul dengan menggunakan rantin pohon yang ada disekitarnya serta memarangi ular tersebut," jelasnya.

Dirinya menambahkan, setelah kejadian tersebut Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Parangloe guna mendapatkan pertolongan pertama,  kemudian korban di rujuk ke Rumah Sakit YAPIKA guna mengantisipasi adanya sisa racun yang ada pada bekas gigitan ular pada badan korban.

"Dari kejadian ini,  korban mengalami gigitan ular piton pada bagian punggung dan lengan sebelah kanan sebanyak 6 titik gigitan dan sebanyak 10 jahitan. Sementara korban sudah kembali kerumahnya di Dusun Pakkolompo Desa Borisallo Kec. Parangloe," terangnya.

Kasi Humas Polres Gowa juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa khususnya para petani agar tetap lebih berhati-hati dan waspada agar tidak terulang seperti kejadian tersebut.

Sekedar diketahui,  dengan adanya kejadian tersebut diatas yang dialami oleh korban pada saat melakukan pembersihan lahan milik PT. INHUTANI bersama 3 orang rekannya dimana lokasi tersebut adalah merupakan hutan yang akan dijadikan Hutan Produktif.


(Herman Taruna melaporkan

Rabu, Mei 11, 2022

Empati, Kapolres Gowa Jenguk Korban Pembusuran dam Berikan Santunan

METRO ONLINE GOWA-- Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin.P, S.I.K., M.H mengunjungi salah seorang remaja yang menjadi korban pembusuran Muh Ananda Putra (16) oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di kediamannya di Jalan Sahabat Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Selasa (10/5).

Selain Kapolres Gowa, turut hadir mendampingi Kasat Reskrim AKP Boby Rachman, SH., SIK bersama Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh, SH dan menyerahkan langsung berupa sembako dan santunan ke korban pembusuran tersebut.

Diahadapan Kapolres Gowa, Muh Ananda Putra didampingi Ibunya menceritakan langsung kronologis kejadian yang menimpa dirinya dan berharap pihak Kepolisian Resor Gowa dapat mengungkap kasus tersebut.

Usai mendengarkan cerita dari Muh Ananda Putra, Kapolres Gowa langsung memberikan bingkisan berupa sembako dan santunan serta memberikan semangat kepada Ananda dan ibunya.

"Semoga apa yang kami berikan ini sebagai wujud empati dan kepedulian Polri terhadap korban kekerasan. Kami dari Polres Gowa akan terus berupaya mengungkap kasus tersebut dan buat adik Ananda tetap semangat dan berdoa semoga kasus ini segera terungkap," ujar Kapolres Gowa dihadapan Ananda.

Kapolres Gowa juga berharap kepada korban agar secepatnya sembuh dan beraktifitas kembali dan memotivasi agar seluruh pihak tidak mudah terprovokasi.

AKBP Tri Goffarudin menegaskan kasus yang menimpa korban yang dialkukan oleh OTK akan diusut tuntas. Dia berharap pelaku tersebut bisa menyerahkan diri. Dia berjanji akan mengusut kasus ini dengan serius.

“Jadi kami harapkan agar para pelaku segera menyerahkan diri kepada kami. Kami juga tidak memberikan ruang dan akan menindak tegas kepada para pelaku kejahatan jalanan yang mengganggu Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gowa,”tegasnya.

Dirinya meminta masyarakat tetap tenang usai adanya kejadian tersebut. Tidak hanya itu, Dia juga telah meminta kepada instansi terkait untuk bersinergi menangani permasalahan yang terjadi saat ini.


(Herman Taruna melaporkan

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved