-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar



Selasa, Juli 16, 2024

Kepala Lapas IIA Parepare Buka Pertandingan Olah Raga Dalam Rangka Menyambut Peringatan HUT Kemerdekaan RI Dan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024

METRO ONLINE PAREPARE- Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH selaku pembina upacara membuka langsung pertandingan olah raga antar petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 79 Tahun 2024 dan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024, Selasa, 16 Juli 2024.

Dasar pelaksanaan Surat PLT. Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI  Nomor : SEK-UM.01.01-659 tanggal 12 Juli 2024 perihal  Pedoman Pelaksanaan Rangkaian Peringatan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024. Tema peringatan Hari Pengayoman Ke-79 Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2024 adalah “Kementerian Hukum dan HAM Mengabdi Untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”. Sedangkan Tema HUT Kemerdekaan RI Ke-79 Tahun 2024 adalah “Nusantara Baru, Indonesia Maju”.
Adapun kegiatan secara internal yang akan dilaksanakan pertandingan dan lomba olah raga, seni dan agama sebagai berikut :

A. Bola volley, 

B. Sepak takraw,

C. Tenis lapangan,

D. Catur,

E. Tenis meja,

F. Lomba Adzan,

G. Qultum,

H. Hafalan surat pendek,

I. Karaoke,

J. Fashion show,

K. Lomba balap karung,

L. Lomba makan kerupuk,

M. Pertandingan tarik tambang.


Sedangkan kegiatan secara Nasional dalam rangka Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024 sebagai berikut :

A. Ziarah Secara Serentak ke Taman Makam Pahlawan (TMP),

B. Silaturahmi dengan Sesepuh Pengayoman,

C. Wisuda Purnabakti Pengayoman,

D. Kumham Peduli/ Berbagi,

E. Pemeriksaan Kesehatan Gratis,

F. Donor Darah (Koordinasikan Dengan PMI),

G. Bangga Memakai Produk Hasil Karya WBP,

H. Pertandingan Menembak,

I. Tenis Lapangan.


Peserta kegiatan petugas dan warga binaan pemasyarakatan yang terbagi dalam 6 kontingen. Waktu pelaksanaan kegiatan mulai tanggal 16 Juli sd 17 Agustus 2024.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural Eselon IVA VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya juga para Komandan Regu Pengamanan beserta jajaran serta Warga Binaan Pemasyarakatan. 

Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH dalam sambutannya  menyampaikan pentingnya  semangat kemerdekaan dan pengayoman dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dalam sambutannya juga menekankan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pengayoman merupakan momen refleksi untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif seluruh petugas dalam kegiatan ini, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap nilai-nilai kemerdekaan dan pengayoman.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama sebulan kedepan meliputi berbagai acara seperti lomba-lomba tradisional, bakti sosial, seminar, dan kegiatan olahraga. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat nasionalisme, dan membangun integritas di lingkungan Lapas IIA Parepare. Kepala Lapas IIA Parepare berharap bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan lancar dan tertib serta memberikan manfaat positif bagi semua pihak yang terlibat.

Secara simbolis Kepala Lapas IIA Parepare menyerahkan peralatan olah raga kepada Ketua Panitia Kegiatan.


Editor : Muh Sain 

Lapas IIA Parepare Kembali Gelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Bersama Bank Mandiri Taspen Dalam Rangka Perkuat Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.

METRO ONLINE PAREPARE- Bertempat di Lapas Kelas IIA Parepare Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Jajaran Pegawai Lapas Parepare mengikuti kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bekerjasama dengan Bank Mandiri Taspen Kota Parepare pada Triwulan Ke III. Senin, 15 Juli 2024. 

Pelayanan Prima atau (excellent service) merupakan suatu pola layanan terbaik dalam manajemen modern yang mengutamakan kepedulian terhadap pelanggan. Sederhananya, pelayanan prima adalah pelayanan yang memenuhi standar kualitas yang sesuai dengan harapan dan kepuasan pelanggan. Dalam rangka meningkatan kualitas pelayanan publik, Lapas IIA Parepare bekerjasama dengan Bank Mandiri Taspen Kota Parepare  menyelenggarakan Sosialisasi Penguatan Penerapan Budaya Pelayanan Prima dan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mewujudkan pembangunan Zona Integritas di Lapas IIA Parepare  menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan  Mars Kemenkumham RI. Dalam sambutannya Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bank Mandiri Taspen Kota Parepare beserta jajaran yang telah menjalin kerjasama dengan sangat baik juga atas pelayanannya selama ini. Dalam kesempatan ini Kepala Lapas IIA Parepare membuka langsung kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima sebagai penguatan pada area peningkatan kualitas pelayanan publik. Program sosialisasi ini merupakan pelaksanaan kegiatan Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM. Dasar pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Instansi Pemerintah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1571).

Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima dari Bank Mandiri Taspen  Kota Parepare dengan Materi Prinsip-prinsip dasar pelayanan prima, Teknik komunikasi efektif dalam pelayanan Penerapan standar pelayanan dalam setiap aspek operasional Lapas dibawakan oleh Kepala Bank Mandiri Taspen Kota Parepare Bornok Robby Sitinjak. Diharapkan peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya pelayanan prima atau service excellence.  Terjadi interaksi yang konstruktif antara narasumber dan peserta, dan juga Bank Mandiri memberikan komitmen untuk mendukung program peningkatan pelayanan di Lapas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Bank Mandiri Taspen  Kota Parepare beserta jajarannya, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare beserta jajaran, Kepala UPTD SPNF SKB Parepare beserta jajaran, Kepala Lapas IIA Parepare  beserta Seluruh Pejabat Struktural Eselon IV V dan pejabat fungsional umum serta tertentu lainnya yang tergabung dalam Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM. Pimpinan Bank Mandiri Taspen  Kota Parepare sangat mengapresiasi langkah strategi Kepala Lapas IIA Parepare yang berkomitmen mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. Selaku mitra kerja Kepala Bank Mandiri Taspen Kota Parepare sangat mendukung program sosialisasi ini.


Editor : Muh Sain 

Senin, Juli 15, 2024

Kepala Dinas Pendidikan Dan kebudayaan Kota Parepare Berikan Ijazah Kelulusan Kepada 22 Orang Warga Binaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A B Dan C Sekaligus Membuka Pembelajaran Baru Tahun Ajaran 2024/2025.

METRO ONLINE PAREPARE- Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare HM Makmur Husein berkenan menyerahkan secara langsung Ijazah Kelulusan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C kepada 22 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan. Dan Sekaligus membuka secara resmi pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C Tahun Ajaran Baru 2024/ 2025 yang diikuti oleh 30 orang Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai siswa didik baru. Senin, 15 Juli 2024.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH telah menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, dengan menjaring kembali 30 orang siswa didik baru Tahun Ajaran 2024/2025 untuk mengikuti program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C  yang dimulai pembelajaran hari ini Senin tanggal 15 Juli 2024.

Hal ini ditandai  dengan dibukanya secara resmi pembelajaran kembali program pendidikan kesetaraan paket A B dan C bagi warga binaan di Lapas IIA Parepare oleh Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare.  

Dalam sambutannya Kepala Lapas IIA Parepare berharap agar warga binaan yang tidak tamat SD, SMP dan SMA dapat melanjutkan program pendidikan kesetaraan ini. Paket A adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SD. Paket B adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMP. Paket C adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMA. Kejar paket A, B, dan C merupakan solusi bagi warga binaan Lapas IIA Parepare yang putus sekolah, namun ingin memiliki pengetahuan, kemampuan dan ijazah setara. Nantinya warga binaan sebagai siswa didik akan mendapatkan pelajaran setara sesuai dengan tingkatannya. Bagi yang telah menerima Ijazah Kelulusan hari ini wajib bersyukur dan terus semangat belajar kembali. 

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare HM Makmur Husein dalam sambutannya juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian Kepala Lapas IIA Parepare beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk dapat menyelesaikan pendidikannya. 

Kegiatan ini suatu hal yang sangat luar biasa ketika Warga Binaan berada dalam Lapas namun dapat sekolah dan menerima ijazah sekolah setara SD, SMP, SMA yang tidak semua orang mampu untuk mendapatkannya. Diharapkan program layanan pembinaan pendidikan melalui kegiatan belajar kejar paket ini dapat memenuhi hak Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan yang layak sekaligus menjadi sarana perbaikan kualitas diri Warga Binaan. Sehingga ketika bebas dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat bahkan dapat berinteraksi dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya Kepada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare memberikan peralatan sekolah kepada Warga Binaan selaku siswa didik baru. 

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare, Kepala Lapas IIA Parepare, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal, Kepada UPTD SPNF SKB Parepare, Pejabat Struktural Eselon IVA VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya pada Lapas IIA Parepare dan Tenaga pengajar Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C. 

Kegiatan pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C di Lapas IIA Parepare akan dilaksanakan secara fleksibel dibandingkan dengan sekolah formal. Artinya pembelajaran dilaksanakan tidak penuh dalam satu minggu melainkan hanya dilaksanakan tiga kali dalam seminggu.  Pembelajaran dimulai pukul 09.00 Wita sampai dengan 12.00 Wita.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare telah menetapkan 6 orang guru sebagai tenaga pengajar pendidikan kesetaraan paket A, B dan C di Lapas IIA Parepare. 6 guru tersebut diantaranya :

1. Hj. Marmi. S.Pd mengajar mata pelajaran PPKN, sosiologi, bhs. Indonesia, IPS.

2. Ida Wahyuni, S.Pd mengajar mata pelajaran matematika, ekonomi, bhs. Indonesia.

3. Jawisa, S.Pd mengajar mata pelajaran matematika, IPA, sejarah.

4. Rismayani, S.Pd mengajar mata pelajaran pendidikan agama Islam, sejarah.

5. Sukmawati, S.Pd mengajar mata pelajaran bhs. Inggris, TIK.

6. Rajaif Umar, S.Pd mengajar mata pelajaran PJOK dan SBDK.

Hal ini sesuai dengan harapan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bahwa program pembinaan dan bimbingan kepada warga binaan yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare bisa bermanfaat setelah bebas nantinya, dengan program pelatihan kemandirian bersertifikasi. 

Tidak ada halangan untuk menimbah ilmu, biarpun sementara menjalani masa pidana di Lapas warga binaan dapat menyelesaikan studinya. Warga binaan pemasyarakatan adalah anak didik yang berhak mendapatkan pendidikan, pengajaran dan rekreasional (UU No 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan pada Pasal 12. Adapun tujuan utama Pendidikan Kesetaraan ke depan bagi warga binaan menjamin penyelesaian pendidikan dasar yang bermutu bagi yang kurang beruntung (putus sekolah, putus lanjut, tidak pernah sekolah) dan mendapatkan ijasah. Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C.


Editor : Muh Sain 

Senin, Juli 08, 2024

Kepala Lapas IIA Parepare Periksa Handphone Petugas Dalam Rangka Pencegahan Praktik Judi Online

METRO ONLINE PAREPARE- Menindaklanjuti atensi tegas PLT Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI,  Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH langsung melakukan pemeriksaan Handphone dan Gadget milik petugas mulai Pejabat Struktural Eselon IVA VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya juga CPNS untuk memastikan tidak ada petugas Lapas IIA Parepare yang terlibat atau bermain judi online (judol) dalam rangka tindakan pencegahan.pare Pare 08/07/24.

Kepala Lapas IIA Parepare dalam arahan apel pagi bersama menyampaikan bahwa perilaku judi online adalah penyakit sosial yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat dan contoh yang terburuk sebagai ASN. Kepala Lapas IIA Parepare mengajak seluruh jajaran untuk menjauhi kegiatan judi online ini demi kebaikan bersama. Kepala Lapas IIA Parepare juga menghimbau kepada Pejabat Struktural Eselon IVA dan VA secara terus-menerus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada stafnya akan dampak negatif dari kegiatan judi online tersebut. Kepala Lapas IIA Parepare sangat tegas menekankan agar tidak ada petugas yang bermain judi online dan apabila dikemudian hari terdapat petugas yang bermain judi maka akan dikenakan sanksi, dikarenakan hal ini dapat merusak pribadi maupun citra institusi secara umum

Selanjutnya, Kepala Kepala Lapas IIA Parepare langsung memeriksa secara bergantian ponsel  pejabat struktural Eselon IVA, VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu juga CPNS.

Adapun hasil dari pemeriksaan Handphone dan Gadget setiap petugas tidak ditemukan aplikasi negatif maupun situs judi online.

Kepala Lapas IIA Parepare mengucapkan terima kasih atas kesediaan seluruh jajaran yang kooperatif mempersilahkan handphone dan gadget untuk dilakukan pemeriksaan. Ucapan permohonan maaf pimpinan atas kekurang nyamanan dalam kegiatan apel pagi bersama hari ini.


Editor : Muh Sain 

Ny. Nurhayati Totok Budiyanto Gelar Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare

METRO ONLINE PAREPARE- Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas IIA Parepare Ny. Nurhayati Totok Budiyanto rutin setiap awal bulan menyelenggarakan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan.

Menyambut Tahun Baru Islam kegiatan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare diharapkan mampu berperan aktif yang konstruktif dalam pelaksanaan pembangunan sekaligus memperkuat pembinaan dan bimbingan keagamaan. Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1445 H menjadi momen penting bagi umat Islam untuk merayakan kesempatan baru sekaligus merenungkan arti hijrah. Bahwa tahun baru islam 1445 H patut kita sambut dan momentum ini kita dapat menjadikan sebagai ajang perubahan, bahwa Hijriah ini secara harfiah adalah pindah, artinya kita harus berpindah dari hal yang tidak baik menuju yang lebih baik dari sebelumnya. Sabtu, 06 Juli 2024.

Dimana Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis menggerakkan masyarakat, sekaligus mewujudkan program-program pembangunan berbasis gender dan pro kemajuan perempuan. Selain itu, sebagai mitra pemerintah Dharma Wanita Persatuan juga memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan program pemerintah. Organisasi Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam melindungi, memberdayakan dan memajukan kaum perempuan utamanya para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memerlukan pendampingan, pembinaan, motivasi serta solusi terhadap permasalahan yang dihadapi anggotanya. 

Kegiatan pertemuan rutin DWP Lapas IIA Parepare dipimpin langsung oleh Ny. Nurhayati Totok Budiyanto. Dimana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pertemuan rutin ini dan semoga dapat lebih memperat tali silahturahmi antar sesama anggota DWP Lapas IIA Parepare. Ny. Nurhayati Totok Budiyanto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah mempersiapkan acara dengan sangat baik sehingga dapat berjalan lancar tertib dan khidmat sesuai dengan tema kegiatan. Selain itu apresiasi setinggi-tingginya juga diberikan kepada seluruh anggota yang telah berperan aktif dalam setiap kegiatan positif sehingga mampu mengangkat citra organisasi ini. 

Salah satu pokok pembahasan utama dalam pertemuan rutin kali ini adalah peran serta istri bagi suami yang mengabdi kepada pemasyarakatan. Ny. Totok Budiyanto menekankan pentingnya dukungan moral, emosional, dan praktis yang dapat diberikan oleh istri kepada suami sebagai petugas Pemasyarakatan. “Sebagai istri, kita memiliki peran besar dalam membantu suami menjalankan tugas Pemasyarakatan dengan lebih baik. Dukungan, pengertian, dan keberadaan kita sebagai pendamping mereka sangatlah berarti,” tambahnya.

Seperti biasa acara pertemuan rutin DWP Lapas IIA Parepare di buka oleh Pembawa Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa serta laporan pertanggungjawaban oleh masing-masing seksi. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian sosialisasi tentang  "DAGUSIBU" yang merupakan singkatan dari "Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang" yang ditujukan agar masyarakat paham mengenai obat dengan narasumber  Ny. Nurdaya Hasbih yang merupakan anggota DWP Lapas IIA Parepare. Kegiatan diakhiri dengan pengundian arisan, pembagian bingkisan dan doorprize oleh Ny. Nurhayati Totok Budiyanto kepada anggota DWP Lapas IIA Parepare sebagai bentuk apresiasinya karena aktif dalam kegiatan pertemuan rutin setiap bulannya. Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare diselenggarakan setiap awal bulan dimaksudkan untuk mempererat tali silahturahmi serta memupuk rasa kekeluargaan antar anggota.


Editor : Muh Sain 

Jumat, Juli 05, 2024

Lapas IIA Parepare Kembali Gelar Razia Dan Penggeledahan Kamar Hunian WBP, Demi Langkah Preventif Dan Deteksi Dini Gangguan Kamtib

METRO ONLINE PAREPARE- Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH menegaskan, bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam hal kegiatan sidak atau razia dan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan, hal ini demi terwujudnya Lapas IIA Parepare Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba). Kamis, 04 Juli 2024.

"Bahwa salah satu maksud dan tujuan kegiatan razia baik secara rutin ataupun insidentil adalah untuk mewujudkan Lapas IIA Parepare Zero Halinar, juga sebagai wujud integritas petugas agar tercipta kondisi Lapas yang aman, nyaman dan tertib", terangnya.

Dimana melalui ujung tombak pengamanan Kepala Seksi MINKAMTIB Bahri, S.Sos, M.Si dan Ka KPLP Dedy Sutaryadi R, A.Md.IP, SH, MH beserta jajarannya terus melakukan upaya langkah-langkah preventif serta deteksi dini dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib). Langkah ini kembali diwujudkan petugas pengamanan dengan secara rutin dan insidentil terus melaksanakan razia di blok-blok hunian Warga Binaan.

Penggeledahan dilakukan di 5 blok hunian  yang terdiri dari 4 blok pria dan 1 blok wanita. Petugas menyasar satu-persatu kamar hunian dan memeriksa secara teliti setiap barang milik Warga Binaan dengan tetap mengedepankan sikap persuasif dan humanis berdasarkan standard operasional prosedur yang ada. 

Kegiatan penggeledahan dan razia kamar hunian Warga Binaan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi MINKAMTIB dan Ka KPLP. 

Kepala Seksi MINKAMTIB Bahri, S.Sos, M.Si menyampaikan hasilnya, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba serta benda terlarang lainnya selama dilaksanakan penggeledahan dan razia. 

Sesuai dengan petunjuk dan arahan Kepala Lapas IIA Parepare kegiatan razia sekaligus evaluasi akan terus dilakukan jajaran pengamanan untuk memastikan Lapas IIA Parepare aman dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, upaya-upaya preventif dan deteksi akan kami laksanakan secara masif dan berkala," tegas Bahri.

"Pemeriksaan, pengawasan dan penggeledahan ini merupakan pelaksanaan dari Permenkumham No. 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib pada Lapas dan Rutan sehingga dapat terlaksananya tata tertib yang berlaku di dalam Lapas dan wajib dipatuhi oleh setiap Warga Binaan Pemasyarakatan. Terima kasih kepada Kepala Seksi MINKAMTIB dan Ka KPLP beserta jajaran yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik pada hari ini demi menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas IIA Parepare”, pungkas Totok.


Editor : Muh Sain 

Senin, Juli 01, 2024

Kepala Lapas Parepare Ucapkan Selamat Ulang Tahun Drs. Liberti Sitinjak, Sebut Seorang Pemimpin yang Cerdas, Berintegritas Dan Bertalenta

METRO ONLINE PAREPARE- Seluruh Petugas Lapas kelas IIA Parepare mengucapkan selamat ulang tahun kepada Drs. Liberti Sitinjak, M.M, M.Si selaku Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Sulawesi Pare Pare 01/07/24.

Ucapan itu disampaikan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH disela menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke - 78 Tahun 2024 di Alun-alun Andi Makasau Kota Parepare.

"Kami selaku Kepala Lapas Kelas IIA Parepare beserta seluruh jajaran mengucapkan selamat ulang tahun untuk orang tua tercinta Bapak Drs. Liberti Sitinjak, M.M.,M.Si yang ke 60 tahun, semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur serta kesuksesan dalam berkarier. Beliau adalah seorang pemimpin yang tegas, cerdas, berintegritas, jujur, bersih dan mengayomi. Lebih tepatnya seorang maha guru dan teladan kami,” tegas Totok, Sabtu (1/06/2024).

Totok juga berharap di hari ulang tahun Bapak Drs. Liberti Sitinjak, M.M, M.Si yang bertepatan dengan Hari Bhayangkara, dirinya mendoakan semoga nama beliau seharum Bhayangkara yang selalu diingat dan dikenang sepanjang masa. Beliau juga seorang pemimpin visioner yang memiliki pandangan atau wawasan ke masa depan. Dan  memiliki strategi yang tepat untuk langkah kedepannya.

"Kami berdoa semoga beliau selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Dan bertepatan momentun Hari Bhayangkara juga, semoga nama beliau seharum Bhayangkara yang selalu diingat dan dikenang sepanjang masa. Sukses selalu untuk Bapak Drs. Liberti Sitinjak, M.M, M.Si dan menjadi contoh teladan bagi kami selaku bawahannya,” tutupnya.


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Juni 29, 2024

Pertandingan Bola Volly Antara Polres Parepare Melawan Lapas IIA Parepare Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

METRO ONLINE PAREPARE- Bertempat di Lapas IIA Parepare, Kepolisian Resort Parepare kembali menggelar pertandingan olah raga yaitu bola volley antara Polres Parepare melawan Lapas Kelas II A Parepare dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke - 78 Tahun 2024 dengan tema "Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas". Jumat, 28 Juni 2024.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Polres Parepare AKBP Arman Muis, SH, S.I.K, MM. Dalam sambutan pembukaan beliau menyampaikan selain dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, menurutnya pertandingan hari ini juga sebagai ajang silaturahmi dan wujud kebersamaan, sinergitas dan kolaborasi seluruh anggota Polres Parepare dengan Lapas IIA Parepare. Beliau juga menambahkan bahwa dengan digelarnya  pertandingan olah raga pada hari ini memiliki berbagai manfaat bagi kita semua.
Manfaat yang pertama, yakni dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kedua, dengan event olah raga ini, kita bisa berkumpul bersama-sama untuk saling mengenal lebih erat lagi dalam menjalin tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat dan Polri dengan stakeholder terkait. Dimana kita bisa saling bersinergi dan berkolaborasi untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Lapas IIA Parepare. Kepada seluruh peserta tim Bola Volley tetap junjung tinggi sportivitas. Kalah menang merupakan hal yang biasa, yang terpenting adalah jalinan tali silaturahmi dan kekeluargaan itu yang paling utama.

PLH. Kepala Lapas IIA Parepare Bahri, S.Sos, M.Si sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan event olah raga hari ini. Dimana kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Parepare terhadap masyarakat dan khususnya Warga Binaan Lapas IIA Parepare, hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024.

Kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan bola volley putri antara Polisi Wanita dan Ibu Bhayangkari Polres Parepare melawan Karyawati dan Ibu PIPAS Lapas IIA Parepare. Selanjutnya pertandingan Bola Volley Putra Polres Parepare melawan Petugas dan Warga Binaan Lapas IIA Parepare. Kegiatan ditutup dengan pemberian bingkisan dari Kepala Polres Parepare kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas IIA Parepare. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. 

Dalam kesempatan ini Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Polres Parepare AKBP Arman Muis, SH, S.I.K, MM yang telah memberikan perhatiannya kepada Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai wujud nyata kepedulian kepada masyarakat khusus di peringatan Hari Bhayangkara Ke - 78 Tahun 2024. 

Seluruh pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan tertib serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.


Editor : Muh Sain 

Kamis, Juni 27, 2024

Polres Parepare Gelar Bakti Kesehatan Pengobatan Gratis Bagi WBP Lapas IIA Parepare Dalam Rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke - 78 Tahun 2024

METRO ONLINE PAREPARE- Kepolisian Resort Parepare menggelar Bakti Kesehatan dengan mengadakan pengobatan gratis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Parepare dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke - 78 Tahun 2024 dengan tema "Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas". Kamis, 27 Juni 2024.

Namun sebelumnya Warga Binaan diberikan sosialisasi dan penguatan oleh AKP. Paulus Kasno selaku koordinator tim Bakti Kesehatan Polres Parepare   tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita dapat mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan diri sendiri serta orang-orang di sekitar kita. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga memberikan dampak positif, membuat kita hidup aman, nyaman dan tetram. PLH. Kepala Lapas IIA Parepare Bahri, S.Sos, M.Si sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan ini. Dimana kegiatan Bakti Kesehatan merupakan bagian dari wujud nyata kepedulian Polres Parepare terhadap masyarakat dan khususnya Warga Binaan Lapas IIA Parepare. Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, upaya pencegahan dan edukasi kepada Warga Binaan juga diberikan. Diharapkan melalui edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan adalah langkah penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera, hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024.

Tim Bakti Kesehatan dari Polres Parepare yang terdiri dari : dr. Muh. Iqbal Haris, M. Sc, Besse Fatmawati (Kasi Dokkes Polres Parepare), Hasria S. Kep Ns, Mirna Amd. Keb ( Bidan), Marliana S. Kep Ns, Nurul Handayani S. kep Ns langsung melakukan pengobatan gratis. Ada sebanyak 75 orang Warga Binaan dan 5 orang Petugas Lapas mendapatkan pemeriksaan kesehatannya secara gratis. Adapun jenis pemeriksaan kesehatan yang diberikan kepada Warga Binaan Lapas Parepare antara lain pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, pengecekan asam urat, pemeriksaan kolesterol dan konsultasi kesehatan serta pengobatan umum. 

Dalam kesempatan ini Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Polres Parepare AKBP Arman Muis, SH, S.I.K, MM yang telah memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai wujud nyata kepedulian kepada masyarakat di peringatan Hari Bhayangkara Ke - 78 Tahun 2024. 


Editor : Muh Sain 

Senin, Juni 24, 2024

Optimalkan Pengawasan Pengamanan Dengan Kamera CCTV Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli

METRO ONLINE Tolitoli- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Sulawesi Tengah memasang kamera CCTV disetiap tempat yang dianggap objek vital untuk memantau aktifitas warga binaan serta gangguan kamtib agar lebih efektif dan efesien.(24/06/2024) 

Kamera CCTV yang dilengkapi dengan teknologi infra merah yang dapat digunakan dimalam hari sebagai sarana penunjang dalam menjalankan tugas pengawasan pengamanan  sehari hari. Layar kaca hasil pantauan kamera CCTV terpasang di ruang kalapas, ruangan Kplp dan Pos Karupam. Munif Rahman merupakan komandan jaga yang selalu memantau Keadaan melalui CCTV agar tidak terjadi gangguan kamtib.

“Kamera CCTV ini sangat membatu regu jaga pengamanan dalam menjalankan tugas pengawasan sehari hari dikarenakan masih kurangnya jumlah anggota regu jaga karena kamera CCTV berfungsi sebagai sarana yang membuat pengawasa jadi maksimal sebagai upaya diteksi dini.”ujar Munif. 

Ashar selaku Ka.KPLP Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli mengatakan bahwa di era moderen saat ini, kamera CCTV dipasang ditempat vital yang berpotensi terjadinya gangguan kamtib. Kita harus memanfaatkan teknologi kamera CCTV guna penunjang dalam pengawasan agar lebih optimal sehingga Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli dalam keadaan aman dan Tertib.


Editor : Muh Sain 

Kalapas IIA Parepare Berikan Pengarahan Ke 30 Siswa Didik Baru Program Pendidikan Kesetaraan Paket A B Dan C Tahun Ajaran 2024/2025.

METRO ONLINE PAREPARE- Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Parepare menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, menjaring 30 orang siswa didik baru Tahun Ajaran 2024/2025 untuk program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang insya Allah akan dimulai pembelajaran tanggal 15 Juli 2024. Senin, 24 Juni 2024.

Hal itu ditandai pengarahan dan penguatan oleh Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, AmdIP, SH terkait program pendidikan kesetaraan paket A B dan C bagi warga binaan di Lapas IIA Parepare. 

"Untuk Tahun Ajaran 2024/2025, kegiatan pendidikan kesetaraan paket A, B dan C akan diikuti peserta didik baru berjumlah 30 orang warga binaan," Jelas Totok Budiyanto.

Program pendidikan kesetaraan Paket A berjumlah 10 orang, Paket B berjumlah 10 orang dan Paket C berjumlah 10 orang. Jadi totalnya ada 30 orang WBP,” terang Totok Budiyanto.

Didampingi didampingi Kepala Seksi Bimnadik Muchamad Zaenal Fanani S.Sos.,M.M, Kasubsi Bimkemaswat Nur Alim, Dirga Ayu Staf Subsi Bimkemaswat dan perwakilan dari Disdikbud Kota Parepare. Totok pun berharap agar warga binaan yang tidak tamat SD, SMP dan SMA dapat melanjutkan program pendidikan kesetaraan ini.

"Paket A adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SD. Paket B adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMP. Paket C adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMA. Kejar paket A, B, dan C merupakan solusi bagi warga binaan Lapas IIA Parepare yang putus sekolah, namun ingin memiliki pengetahuan, kemampuan dan ijazah setara. Nantinya warga binaan sebagai siswa didik akan mendapatkan pelajaran setara sesuai dengan tingkatannya,” ujar Totok Budiyanto.

"Kegiatan pembelajaran kejar paket A, B dan C, lanjut Totok, akan dilaksanakan secara fleksibel dibandingkan dengan sekolah formal. Artinya pembelajaran dilaksanakan tidak penuh dalam satu minggu melainkan hanya dilaksanakan tiga kali dalam seminggu.  Pembelajaran dimulai pukul 09.00 Wita sampai dengan 12.00 Wita,” tutupnya.

Penanggung jawab kegiatan pendidikan kesetaraan paket A B dan C, Hj Marni S.Pd mengimbau agar warga binaan selaku siswa didik untuk mengikuti pelajaran dengan disiplin, bersungguh-sungguh dan menghargai serta menghormati gurunya. 

"Pendidikan memang tidak mengenal umur, siapa saja boleh mendapatkannya dan siapa saja juga tidak menyadari bahwa pendidikan itu telah ia dapat tanpa disadari. Sesuai dengan pengertian pendidikan bahwa tujuan pendidikan itu ialah mengembangkan potensi manusia atau peserta didik dalam berbagai aspek baik akademis maupun non akademis. Sehingga jangan menganggap bahwa pendidikan hanya dilakukan di lembaga formal seperti sekolah saja dan sebatas pengembangan pontesi akademik saja. Pendidikan Kesetaraan adalah program pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan umum setara sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah, sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah, dan sekolah menengah atas/madrasah aliyah yang mencakupi program paket A, paket B, dan paket C serta pendidikan kejuruan setara sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan yang berbentuk paket C kejuruan," tegas Hj. Marni.

Dan Disdikbud Kota Parepare telah menetapkan 6 orang guru sebagai tenaga pengajar pendidikan kesetaraan paket A, B dan C di Lapas IIA Parepare. 6 guru tersebut diantaranya :


1. Hj. Marmi. S.Pd mengajar mata pelajaran PPKN, sosiologi, bhs. Indonesia, IPS.

2. Ida Wahyuni, S.Pd mengajar mata pelajaran matematika, ekonomi, bhs. Indonesia.

3. Jawisa, S.Pd mengajar mata pelajaran matematika, IPA, sejarah.

4. Rismayani, S.Pd mengajar mata pelajaran pendidikan agama Islam, sejarah.

5. Sukmawati, S.Pd mengajar mata pelajaran bhs. Inggris, TIK.

6. Rajaif Umar, S.Pd mengajar mata pelajaran PJOK dan SBDK.

Nantinya setelah warga binaan menyelesaikan pendidikan kesetaraan mendapatkan ijazah. Ijazah sebagai tanda kelulusan, yang kemudian dapat dipakai untuk mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke sekolah menengah ataupun ke perguruan tinggi, atau bagi yang hendak langsung bekerja, Ijazah juga dapat dipergunakan sebagai kelengkapan persyaratan lamaran kerja.

Hal ini sesuai dengan harapan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bahwa program pembinaan dan bimbingan kepada warga binaan yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare bisa bermanfaat setelah bebas nantinya, dengan program pelatihan kemandirian bersertifikasi,” timpal Totok.

“Tidak ada halangan untuk menimbah ilmu, biarpun sementara menjalani masa pidana di Lapas warga binaan dapat menyelesaikan studinya,” tambahnya.

Totok pun merasa bangga dan bahagia dapat memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan. Warga binaan adalah bagian anak bangsa yang harus dicerdaskan melalui pendidikan kesetaraan. Lapas Kelas IIA Parepare dibawah kepemimpinan Totok Budiyanto, AmdIP, SH bekerja sama dengan seluruh jajaran terus melakukan pembenahan secara menyeluruh baik bidang pembinaan, bimbingan, pelayanan dan keamanan serta ketertiban.

Warga binaan pemasyarakatan adalah anak didik yang berhak mendapatkan pendidikan, pengajaran dan rekreasional (UU No 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan pada Pasal 12. Adapun tujuan utama Pendidikan Kesetaraan ke depan bagi warga binaan menjamin penyelesaian pendidikan dasar yang bermutu bagi yang kurang beruntung (putus sekolah, putus lanjut, tidak pernah sekolah) dan mendapatkan ijasah. Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C.

Kepala Seksi Bimnadik, Muchamad Zaenal Fanani dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa dengan semboyan “Mari Semangat Untuk Bangkit” mengajak warga binaan agar termotivasi dan tidak putus asa serta patah semangat mereka harus bangkit memperbaiki diri dan mengikuti program-program pembinaan yang sangat bermanfaat sebagai bekal bebas nantinya.


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Juni 22, 2024

Langkah Preventif Dan Deteksi Dini, Lapas IIA Parepare Kembali Gelar Razia Kamar Hunian.

METRO ONLINE PAREPARE- Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH  melalui Ka. Sie Administrasi Kamtib Bahri, S.Sos, M.Si dan KA. KPLP Dedy Sutaryadi R, AMd.IP, SH, MH menegaskan, bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam hal kegiatan sidak atau razia kamar hunian Warga Binaan, hal ini demi terwujudnya Lapas IIA Parepare Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba). Jumat, 21 Juni 2024.

"Dimana salah satu tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan Lapas IIA Parepare Zero Halinar, juga sebagai wujud integritas petugas agar tercipta kondisi Lapas yang aman, nyaman dan tertib", tegasnya.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare terus melakukan langkah-langkah preventif dan deteksi dini dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib). Langkah itu kembali diwujudkan petugas pengamanan dengan secara rutin dan insidentil terus melaksanakan razia di blok-blok hunian Warga Binaan.

Penggeledahan dilakukan di 5 blok hunian  yang terdiri dari 4 blok pria dan 1 blok wanita. Petugas menyasar satu-persatu kamar hunian dan memeriksa secara teliti setiap barang milik Warga Binaan dengan tetap mengedepankan sikap persuasif dan humanis berdasarkan standard operasional prosedur yang ada. 

Kegiatan penggeledahan dan razia kamar hunian Warga Binaan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi MINKAMTIB dan Ka KPLP. 

Kepala Seksi MINKAMTIB Bahri, S.Sos, M.Si menyampaikan hasilnya, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba serta benda terlarang lainnya selama dilaksanakan penggeledahan dan razia. 

Sesuai dengan petunjuk dan arahan Kepala Lapas IIA Parepare kegiatan razia sekaligus evaluasi akan terus dilakukan jajaran pengamanan untuk memastikan Lapas IIA Parepare aman dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, upaya-upaya preventif dan deteksi akan kami laksanakan secara masif dan berkala," terang Bahri.

"Pemeriksaan, pengawasan dan penggeledahan ini merupakan pelaksanaan dari Permenkumham No. 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib pada Lapas dan Rutan sehingga dapat terlaksananya tata tertib yang berlaku di dalam Lapas dan wajib dipatuhi oleh setiap Warga Binaan Pemasyarakatan. Terima kasih kepada Kepala Seksi MINKAMTIB dan Ka KPLP beserta jajaran yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik pada hari ini demi menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas IIA Parepare”, pungkas Totok.


Editor : Muh Sain 

Jumat, Juni 21, 2024

Kalapas Bekerjasama Dengan Bank Mandiri KCP Patompo Kota Parepare Gelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima dalam Rangka Wujudkan Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM.

METRO ONLINE PAREPARE- Bertempat di Lapas IIA Parepare telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima (Service Excellent) dalam rangka wujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM menindaklanjuti petunjuk dan arahan PLT. Direktur Jenderal Parepare 21/06/24.

Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH menggandeng kemitraan Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu Patompo Kota Parepare sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi antar stakeholder lainnya. Jumat, (21/06/2024), yang di mulai sekitar pukul 09.00 wita sampai dengan selesai.

Hadir Kepala Bank Mandiri KCP Patompo Kota Parepare Andi Azhari Zainuddin beserta jajarannya, Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, AmdIP, SH, beserta Seluruh Pejabat Struktural Eselon IV V dan pejabat fungsional umum serta tertentu lainnya yang tergabung dalam Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM.

Dasar pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Instansi Pemerintah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1571).

Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Pada Lapas Kelas IIA Parepare dibuka langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare sekaligus memberikan pengarahan terkait dengan peningkatan budaya pelayanan prima oleh pegawai sebagai penguatan pada area peningkatan kualitas pelayanan publik. Program sosialisasi ini merupakan pelaksanaan kegiatan Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM.

Sebagai Petugas Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas memberikan pembinaan bimbingan dan pelayanan harus dilakukan secara humanis agar masyarakat dan WBP merasa puas dengan pelayanan yang di dapatkan.

Dengan pendekatan kultur budaya dan kearifan lokal Kepala Lapas IIA Parepare mengedepankan falsafah masyarakat Bugis Sipakatau Sipakalebi dan Sipakainge yang memiliki sebuah arti saling menghormati, saling menghargai dan saling mengingatkan.

Pimpinan Bank Mandiri KCP Patompo Kota Parepare Andi Azhari Zainuddin dalam kesempatan ini sangat mengapresiasi langkah strategi Kepala Lapas IIA Parepare yang berkomitmen mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. Selaku mitra kerja Kepala Bank Mandiri KCP Patompo Kota Parepare sangat mendukung program sosialisasi ini.

Ira musfira selaku Servicr Quality Officer dan Abd Kadir Arisaid Selaku unsecure loan manager sebagai narasumber menyampaikan materi tentang Budaya Pelayanan Prima. Pelayanan prima atau juga dikenal dengan excellent service adalah upaya sebuah instansi, organisasi atau usaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan.

Tujuan dari pelayanan prima ini hanyalah satu yaitu membuat pelanggan menjadi puas sehingga dapat meningkatkan aspek lainnya. Contohnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat setiap orang harus saling menghargai perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan, memberikan bantuan tanpa di minta serta senantiasa responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk menjadikan Pelayanan Prima menjadi budaya petugas Lapas IIA Parepare, maka dapat dilakukan teknik 7A+1S yaitu Attitude, Attention, Action, Ability, Appearance, Accountability, Affirmation, dan Sympathy. Acara dilanjutkan dengan panel tanya jawab dan diskusi.

Kepala Lapas IIA Parepare berkenan menutup acara sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Bank Mandiri KCP Patompo Kota Parepare beserta jajaran yang telah memberikan penguatan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sosialisasi Budaya Pelayanan Prima dan diharapkan kerjasama ini dapat berjalan lancar.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, Amd.IP, SH memberikan penghargaan kepada 3 orang pegawai yang memiliki integritas, komitmen dan berkinerja tinggi sebagai pegawai teladan yaitu 1. Abdullah, SH, M.Si (Kepala Seksi Kegiatan Kerja), 2. Zulkifli (Petugas Pengamanan) dan 3. Andi Trie Handayani (Staf Pengamanan). Pemilihan dilakukan secara poling.


Editor : Muh Sain 

Senin, Juni 17, 2024

Kebersamaan Petugas dan WBP Lapas IIA Parepare Laksanakan Sholat Idul Adha 1445 Hijriah Tahun 2024 M

METRO ONLINE PAREPARE- Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH beserta jajaran, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang muslim melaksanakan kegiatan salat Idul Adha 1445 H Tahun 2024, di halaman Lapas Kelas IIA Parepare, Senin (17/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Totok mengatakan, pihaknya menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Adha 1445 H bagi seluruh petugas dan WBP.

“Mari kita selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita dan semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat berkah dan rida-Nya.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1445 H Tahun 2024 dimulai sekitar pukul 07.00 Wita. Adapun yang bertindak sebagai Imam dan Khotbah Sholat Idul Adha 1445 H Tahun 2024 Ustadz Drs. Muhtaduna, MA dari Kantor Kementerian Agama Kota Parepare dengan tema Mari Sucikan Hati Dengan Keikhlasan. 

Hal ini sangat mengilhami kisah dari Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya sendiri. Dimana Nabi Ibrahim AS benar-benar tunduk atas perintah Allah SWT dan itulah yang harus dijadikan inspirasi untuk kita semua, kita harus tunduk atas segala perintah dan larangan dari Allah SWT. Pada perayaan Idul Adha ini kita bisa melihat perjuangan Nabi Ibrahim AS yang dengan pengorbanannya telah berhasil mewariskan moment ibadah haji dan syariat penyembelihan hewan qurban bagi orang-orang mukmin saat ini. Jadilah manusia yang sabar, tulus dan ikhlas dalam menjalani hidup ini sesuai dengan budaya 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) adalah sebuah filsafah orang bugis yang merupakan kearifan lokal dan memiliki sebuah arti saling menghormati, saling menghargai dan saling mengingatkan.

Selanjutnya Kepala Lapas IIA Parepare mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat baik. Kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan Kepala Lapas IIA Parepare berpesan jalani sisa masa pidana dengan memanfaatkan waktu untuk lebih banyak beribadah dengan mengikuti program pembinaan dan bimbingan keagamaan yang telah disiapkan.

Jangan melakukan pelanggaran tata tertib di dalam Lapas. Patuhi segala aturan dan regulasi yang ada terutama penggunaan handphone atau alat komunikasi lainnya serta penyalah maupun pengendalian narkoba. Mulai saat ini Lapas IIA Parepare harus zero Halinar.

Dalam Kesempatan yang sama Kepala Lapas IIA Parepare menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H Tahun 2024 bagi seluruh petugas dan Warga Binaan. “Mari kita selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita dan semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat barokah dan ridho- Nya,” paparnya.

Setelah pelaksanaan sholat Idul Adha 1445 H Tahun 2024 dilanjutkan dengan prosesi halal bihalal saling memaafkan guna mempererat tali silaturahmi antara petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban berupa 2 ekor sapi dari petugas Lapas IIA Parepare langsung dibagikan kepada warga masyarakat sekitar Lapas IIA Parepare, Panti Asuhan terdekat dan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas IIA Parepare.

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik Kepala Lapas IIA Parepare juga memberikan layanan kunjungan keluarga kepada Warga Binaan Pemasyarakatan selama Hari Raya Idul Adha 1445 H Tahun 2024.


Editor : Muh Sain 

Selasa, Juni 11, 2024

Lapas IIA Parepare Gelar Donor Darah Dalam Rangka Peringati Hari Donor Darah Sedunia

METRO ONLINE PAREPARE- Donor darah merupakan kegiatan pengambilan darah dari Pendonor secara sukarela yang nantinya akan disalurkan kepada orang yang membutuhkan. Donor darah dinilai sebagai kegiatan yang baik serta menyehatkan. Selasa, 11 Juni 2024.

Selain dapat membantu sesama dan menyelamatkan banyak nyawa, kegiatan donor darah juga dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat. Dengan semboyan “Kita sehat, mereka selamat.” Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati pada tanggal 14 Juni 2024 mendatang, WHO, mitra dan komunitasnya di seluruh dunia akan bersatu dalam tema "20 Tahun Merayakan Memberi Terima Kasih Para Donor Darah”, Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH mengajak seluruh jajarannya untuk selalu berbuat kebaikan dan membantu sesama salah satunya melalui program gemar Donor Darah setiap 2 (Dua) bulan sekali bekerjasama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kota Parepare. Allah SWT suka kepada orang berbuat kebaikan. Dikatakannya, barang siapa yang senantiasa selalu berbuat kebaikan, maka kebaikan itu untuk dirinya, dan barang siapa berbuat keburukkan, maka keburukannya itu untuk dirinya sendiri. "Jadi kebaikan atau keburukan yang diperbuat, kembali kepada dirinya sendiri,” imbuhnya.

Sebagai petugas pemasyarakatan yang memiliki tugas berat yang tidak cukup mudah, namun selalu berusaha bekerja dengan tulus dan ikhlas memberikan pelayanan pembinaan dan bimbingan yang terbaik untuk warga binaan pemasyarakatan. Petugas pemasyarakatan mampu menumbuhkan rasa bangga atas pekerjaan yang digeluti, menjadi salah satu hal yang penting dalam menciptakan serta menghadirkan kinerja yang baik dan tentunya bermanfaat bagi orang sekitar yang merasakan langsung atas kinerja terbaik yang telah dilakukan. 

Totok Budiyanto juga mengatakan bahwa donor darah memiliki tujuan utama untuk membantu menyediakan pasokan darah yang aman dan cukup untuk kebutuhan medis. Darah yang kita sumbangkan akan didonasikan menjadi komponen-komponen seperti sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit darah, yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai kondisi medis. Mari berbuat baik melalui program donor darah untuk menyelamatkan sesama. “Setetes Darah Kita Nyawa Bagi Sesama”. Momen peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang akan diperingati pada tanggal 14 Juni 2024,  kita isi dengan kegiatan yang berdampak positif kepada masyarakat salah satunya program gerakan donor darah sukarela. Ada 22 kantong darah yang disumbangkan hari ini.

Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH mengucapkan banyak terima dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dan anggota Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare yang telah peduli dan perhatiannya untuk membantu sesama yang membutuhkan melalui donor darah. Lapas IIA Parepare terus berkomitmen meningkatkan mutu Pelayanan Publik Berbasis HAM dan mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

Seluruh pelaksaanaan kegiatan kunjungan dan silaturahmi berjalan lancar dan tertib serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.


Editor ;Muh Sain 

Minggu, Juni 09, 2024

Ny.Totok Budiyanto Pimpin Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare

METRO ONLINE PAREPARE- Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas IIA Parepare Ny. Nurhayati Totok Budiyanto rutin setiap awal bulan menyelenggarakan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan. Di Tahun 2024 kegiatan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare diharapkan mampu berperan aktif yang konstruktif dalam pelaksanaan pembangunan. Sabtu, 08 Juni 2024.

Dimana Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis menggerakkan masyarakat, sekaligus mewujudkan program-program pembangunan berbasis gender dan pro kemajuan perempuan. Selain itu, sebagai mitra pemerintah Dharma Wanita Persatuan juga memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan program pemerintah. Organisasi Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam melindungi, memberdayakan dan memajukan kaum perempuan utamanya para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memerlukan pendampingan, pembinaan, motivasi serta solusi terhadap permasalahan yang dihadapi anggotanya. 
Kegiatan pertemuan rutin DWP Lapas IIA Parepare dipimpin langsung oleh Ny. Nurhayati Totok Budiyanto. Dimana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pertemuan rutin ini dan semoga dapat lebih memperat tali silahturahmi antar sesama anggota DWP Lapas IIA Parepare. Ny. Nurhayati Totok Budiyanto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah mempersiapkan acara dengan sangat baik sehingga dapat berjalan lancar tertib dan khidmat sesuai dengan tema kegiatan. Selain itu apresiasi setinggi-tingginya juga diberikan kepada seluruh anggota yang telah berperan aktif dalam setiap kegiatan positif sehingga mampu mengangkat citra organisasi ini. 

Salah satu pokok pembahasan utama dalam pertemuan rutin kali ini adalah peran serta istri bagi suami yang mengabdi kepada pemasyarakatan. Ny. Totok Budiyanto menekankan pentingnya dukungan moral, emosional, dan praktis yang dapat diberikan oleh istri kepada suami sebagai petugas Pemasyarakatan. “Sebagai istri, kita memiliki peran besar dalam membantu suami menjalankan tugas Pemasyarakatan dengan lebih baik. Dukungan, pengertian, dan keberadaan kita sebagai pendamping mereka sangatlah berarti,” tambahnya.

Seperti biasa acara pertemuan rutin DWP Lapas IIA Parepare di buka oleh Pembawa Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa serta laporan pertanggungjawaban oleh masing-masing seksi. Acara dilanjutkan dengan pemberian materi Tata Rias oleh Ny. Hj. Erna Kamaruddin. Kegiatan diakhiri dengan pengundian arisan, pembagian bingkisan dan doorprize oleh Ny. Nurhayati Totok Budiyanto kepada anggota DWP Lapas IIA Parepare sebagai bentuk apresiasinya karena aktif dalam kegiatan pertemuan rutin setiap bulannya. Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare diselenggarakan setiap awal bulan dimaksudkan untuk mempererat tali silahturahmi serta memupuk rasa kekeluargaan antar anggota.


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Juni 08, 2024

Lapas IIA Parepare Bersama Dinas Perpustakaan Kota Parepare Kembali Gelar Sabtu Sehat, Budaya Membaca Dan Literasi Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

METRO ONLINE PAREPARE- Bertempat di Lapangan Lapas IIA Parepare, dilaksanakan kegiatan senam bersama, budaya gemar membaca dan pemeriksaan kesehatan gratis dengan tajuk Gerakan Sabtu Sehat, Budaya Membaca Dan Literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang sementara saat ini menjalankan masa pidana dan tahanan nya. Giat senam bersama ini diikuti oleh seluruh petugas Lapas IIA Parepare, Dinas Perpustakaan Kota Parepare dan Warga Parepare 08/06/24.

Bahwa kegiatan yang positif ini dilakukan untuk mengubah paradigma perpustakaan yang dianggap sebagai gudang buku dan bertransformasi menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat dengan pendekatan secara emosional. Gerakan budaya membaca dan literasi itu, rutin digelar Dinas Perpustakaan Parepare. Termasuk di Lapas IIA Parepare saat ini.

Hadir langsung Kepala Dinas Perpustakaan Kota Parepare Drs. H. Ahmad Masdar, M.Si. menjelaskan melaui kegiatan senam bersama dan budaya gemar membaca pihaknya mengajak seluruh Warga Binaan untuk selalu sehat jasmani sekaligus gemar membaca. Karena itu, Dinas Perpustakaan Kota Parepare mengambil peran penting untuk membudayakan minat baca kepada Warga Binaan biarpun masih berada di Lapas yang sedang menjalankan masa pidana dan tahanannya. Hal ini tidak lepas dari langkah cerdas dan strategis Kepala Lapas IIA Parepare dalam meningkatkan kualitas pelayanan, perawatan, pembinaan dan bimbingannya kepada Warga Binaannya.

Kadis Perpustakaan Parepare juga mengatakan, dalam merealisasikan kerja sama yang telah terbangun sejak bulan Pebruari 2024 lalu, pihaknya rutin menghadirkan Layanan Mobile Perpustakaan bagi Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Parepare. Kami bersyukur dan tentunya bangga melihat para Warga Binaan yang begitu antusias membaca buku, dan ini tentunya sangat bernilai positif karena meski sedang dalam masa proses pembinaan, mereka tetap sadar akan pentingnya literasi, sebagai salah satu upaya dalam menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Juga telah merealisasikan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) 7372014G0000001 Perpustakaan LA MACCA Lapas IIA Parepare yang telah terdaftar di Perpustakaan Nasional. Dan memberikan akses perpustakaan digital kepada Lapas IIA Parepare. Penyebaran edukasi terkait literasi dan budaya baca untuk seluruh lapisan masyarakat, merupakan amanah dari PJ. Wali Kota Parepare, Dr. Drs. Akbar Ali, AP, M.Si, agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi, teknologi, dan program-program pemerintah. Ini juga sebagai wujud kepedulian Pemerintah Daerah Kota Parepare terhadap Warga Binaan bahwa mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan literasi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara, Kalapas Kelas IIA Kota Parepare, Totok Budiyanto, Amd.IP, SH sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PJ. Walikota Parepare dan Kepala Dinas Perpustakaan Parepare yang telah memberikan layanan literasi bagi para Warga Binaan. Kami berharap sinergitas ini bisa terus terjalin dengan baik dan ditingkatkan, sehingga para Warga Binaan bisa tetap memperoleh informasi yang update, sekaligus menambah pengetahuan mereka yang nantinya mungkin bisa diterapkan selama berada di dalam Lapas. Untuk meningkatkan kemampuan literasi Warga Binaan, Lapas IIA Parepare meluncurkan inovasi LAMACCA (Layanan Membaca Keliling) yaitu memberikan pelayanan berdasarkan UU No 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan Pasal 12 ayat h Anak dan Anak Binaan berhak mendapatkan bahan bacaan dan mengikuti siaran media massa yang tidak dilarang.

Setelah kegiatan senam bersama Warga Binaan juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter dan tim medis Lapas IIA Parepare. 

Kepala Lapas IIA Parepare terus bertekad meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan dan pembinaan kepada warga binaan pemasyarakatan. Kami bangga dan bahagia bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga binaan pemasyarakatan dan masyarakat.


Editor : Muh Sain 

Kamis, Juni 06, 2024

Kembali Gelar Sidang TPP Secara Rutin, Lapas IIA Parepare Penuhi Hak Warga Binaan Pemasyarakatan Secara Gratis

METRO ONLINE PAREPARE- Lapas Kelas IIA Parepare sebagai salah satu UPT Pemasyarakatan di bawah Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk menentukan program pembinaan lanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah sesuai dengan waktu pentahapannya, Kamis (06/06/2024).

Pelaksanaan sidang TPP ini dilaksanakan oleh Pejabat Struktural Lapas Kelas IIA Parepare sebagai anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) berdasarkan Surat Keputusan Kepala Lapas IIA Parepare, dengan agenda sidang kali ini membahas tentang usulan Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB) dan usulan program Pembinaan Lanjutan bagi WBP Lapas Kelas IIA Parepare.

Kepala Seksi Bimnadik Lapas IIA Parepare Muchamad Zaenal Fanani, S.Sos, M.M selaku Ketua TPP Lapas IIA Parepare mengatakan bahwa dalam sidang TPP kali ini ada 30 orang WBP yang akan diusulkan untuk menjalani program Pembebasan Bersyarat (PB), 4 orang WBP menjalani Program Cuti Bersyarat (CB) dan 2 orang WBP diusulkan sebagai tamping.

Semua WBP yang kami usulkan sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan Permenkumham RI No. 16 Tahun 2023 tentang Perubahan ke-tiga atas Permenkumham RI No. 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat. Selanjutnya tinggal mendengar masukan dari anggota sidang TPP yang hadir agar mendapatkan rekomendasi," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, Amd.IP, SH menjelaskan bahwa sidang TPP merupakan hal yang sangat penting dalam rangka meningkatkan proses pembinaan di Lapas Kelas IIA Parepare. Dimana sidang TPP merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan didalam Lapas. Sidang TPP merupakan bagian evaluasi dalam tahap pembinaan sehingga diperlukan masukan dari berbagai pihak, selain itu sidang ini harus dilakukan secara objektif, akuntabel dan transparan sehingga semua pihak dapat menerima apapun hasilnya," tegas Totok. 

Lebih lanjut Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, Amd.IP, SH menambahkan bahwa pelaksanaan sidang TPP telah dilaksanakan secara rutin di Lapas IIA Parepare agar proses pembinaan dapat berjalan dengan baik serta WBP yang mengikuti sidang tersebut mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajibannya selama menjalani masa pidananya di dalam Lapas. 

Sidang TPP merupakan salah satu tahapan dari rangkaian pengusulan reintegrasi sosial bagi seorang WBP di Lapas maupun Rutan seperti amanat Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor : 3 Tahun 2018 Pasal 96 Ayat (1) yang berbunyi : Tim pengamat pemasyarakatan Lapas/LPKA merekomendasikan usul pemberian Pembebasan Bersyarat/Cuti Bersyarat/Cuti Menjelang Bebas/Asimilasi/Cuti Mengunjungi Keluarga (Reintegrasi Sosial) bagi Narapidana dan Anak kepada Kepala Lapas/LPKA berdasarkan data Narapidana dan Anak yang telah memenuhi persyaratan.

Lapas IIA Parepare terus berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk Warga Binaan Pemasyarakatan secara gratis dan tidak dipungut biaya, bertekad mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM. Kami bangga dan bahagia bisa melayani dengan sepenuh hati.


Editor : Muh Sain 

Sabtu, Juni 01, 2024

Lapas Kelas IIA Parepare Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

METRO ONLINE PAREPARE- Bertempat di Lapas IIA Parepare telah dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024, Sabtu, 01 Juni 2024.

Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH bertindak selaku Inspektur Upacara, Perwira Upacara Kepala Seksi MINKAMTIB sdr. Bahri, SH, MH dan Komandan Upacara Kaur Umum sdr. Ismail, SH, MH dengan peserta seluruh pejabat Struktural Eselon IVA VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya juga Warga Binaan Pemasyarakatan.
Dasar pelaksanaan Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : SEK-UM.04.01-337 tanggal 19 Mei 2024 perihal Pedoman Peringatan Kebangkitan Nasional Ke-115 dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Adapun tema peringatan upacara hari ini “Pancasila Jiwa ini Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat. 

Adapun maksud dan tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia akan sejarah, filosofi dan nilai-nilai. Juga mengutamakan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serta memperkokoh Inklusi Sosial ditengah kontestasi nilai (ideology) dan kepentingan yang mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas. 

Disamping itu memperkuat Keadilan Sosial ditengah makin meluasnya kesenjangan (disparitas) sosial antar pelaku ekonomi, antar daerah, antar bidang, antar sector dan antar wilayah. Selain itu memperkuat Institusionalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kelembagaan Sosial Politik Ekonomi dan budaya melalui proses Pelembagaan Pancasila. Dan  menumbuhkan Keteladanan Pancasila di ruang publik ditengah masih kurangnya keteladanan dari tokoh-tokoh pemerintah dan masyarakat. 

Pelaksanaan upacara tersebut dilaksanakan serentak di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 

Kepala Lapas IIA Parepare membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, bahwa Presiden Republik Indonesia telah menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan menjadi Hari Libur Nasional, mulai tahun 2017. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, yang disampaikan oleh Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung, Selasa 1 Juni 2016. 

Ketetapan di atas berdasar pada penyelidikan yang mendalam atas naskah otentik risalah sidang “Badan Oentoek Menyelidiki Oesaha-oesaha Persiapan kemerdekaan” yang mencatat bahwa pada 1 Juni 1945, Ir Soekarno yang mencetuskan untuk pertama kalinya Pancasila sebagai dasar Negara. Isi pidato tersebut kemudian dijadikan bahan dasar oleh panitia kecil yang diketuai oleh Ir. Soekarno yang hasilnya dikenal sebagai piagam Jakarta 22 Juni 1945. Kemudian Hasil panitia kecil dibahas dalam PPKI dan ditetapkan dalam Pembukaan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945. 

"Pancasila merupakan dasar Negara, ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia, yang digali oleh para pendiri bangsa, merupakan suatu anugrah dari Tuhan yang maha esa untuk bangsa Indonesia. 

Untuk itu kita perlu mendalami dan memperkokoh nilai-nilai dasar pancasila dan menjadikan pondasi dalam ilmu pengetahuhan dan teknologi serta menekankan kepada seluruh lapisan Rakyat untuk senangtiasa memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam persatuan dan kesatuan bangsa." Terang Totok Budiyanto.


Editor : Muh Sain 

Kamis, Mei 30, 2024

Kepala Lapas IIA Parepare Menyerahkan Remisi Lanjut Usia Kepada WBP Yang Berusia 70 Tahun Keatas

METRO ONLINE PAREPARE-  Warga Binaan  Lanjut Usia (Lansia) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare, menerima Remisi Lansia, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare Totok Budiyanto, AMd.IP, SH menjelaskan penerima Remisi Lansia ini sebanyak Satu orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diberikan kepada Narapidana dan Anak yang berkelakuan baik dan telah memenuhi persyaratan lainnya.  Juga atas dasar pertimbangan kemanusiaan. Ini merupakan perwujudan dari pemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia sebagai salah satu sarana hukum yang penting dalam rangka mewujudkan tujuan Sistem Parepare 30/05/24.

"Warga binaan yang menerima remisi lansia adalah yang sudah berusia diatas 70 tahun diberikan pada peringatan Hari Lansia Nasional tanggal 29 Mei 2024," terang Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Kamis (30/5/2024).

Pemberian SK Remisi Lansia ini berdasarkan Surat Keputusan MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA Nomor : PAS-958.PK.05.04 TAHUN 2024 Tentang Pemberian Remisi Usia Di Atas 70 Tahun Usia Diatas 70 Tahun Tahun 2024 Kepada Narapidana Terkait Dengan Pasal 34A Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012.

Sementara itu, penyerahan SK Remisi Lansia yang berlangsung di Ruang Kepala Lapas Kelas IIA Parepare tersebut berjalan dengan aman dan tertib serta memperhatikan protokol kesehatan.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved