METRO ONLINE, LUWU – SPBU Larompong, Kabupaten Luwu menjadi sorotan setelah sejumlah warga mengeluhkan pelayanan penyaluran BBM subsidi yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat yang mengantre.
Keluhan itu muncul karena warga menduga kendaraan yang digunakan untuk pelangsiran justru lebih diutamakan dibanding pembeli yang telah lama menunggu giliran di jalur antrean.
Akibatnya, antrean kendaraan di SPBU tersebut disebut kerap mengular, sementara warga harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan BBM subsidi.
Sejumlah warga menilai kondisi tersebut menimbulkan rasa ketidakadilan, mengingat BBM subsidi seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang berhak menerima.
"Kacau ini SPBU kendaraan yang diduga pelangsir justru terlihat lebih mudah mendapatkan BBM," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (24/8).
Warga berharap pihak pengelola SPBU dapat memperketat pengawasan dan menerapkan sistem pelayanan yang lebih tertib agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.
Mereka juga meminta instansi terkait melakukan pengecekan terhadap proses penyaluran BBM subsidi di SPBU Larompong untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan.
Menurut warga, praktik pelangsiran tidak hanya merugikan masyarakat yang mengantre, tetapi juga berpotensi mengganggu ketersediaan BBM subsidi bagi pengguna yang benar-benar membutuhkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum dimintai keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Larompong terkait keluhan yang disampaikan warga.
Penulis: Muh Sain
