METRO ONLINE, Makassar – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan menggelar Technical Floor Game (TFG) sebagai bagian dari persiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa 2026.
Kegiatan ini bertujuan menyusun strategi optimal untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama arus mudik Lebaran, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Sulawesi Selatan.
TFG tersebut dipimpin Langsung Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel Kombes Pol Dr. Pria Budi S.I.K, M.H, didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Erwin Syah .S.I.K Kegiatan berlangsung di Gedung Ruang Terpadu Monitoring Center Ditlantas Polda Sulsel, Rabu (11/3).
Dalam simulasi TFG, para peserta menyusun berbagai skenario pengaturan lalu lintas, mulai dari pemetaan titik rawan kemacetan, penempatan personel pengamanan, hingga penguatan koordinasi dengan instansi terkait.
Pria Budi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa 2025 untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang terjadi di lapangan.
“Hari ini kami mengundang beberapa Kasat Lantas, khususnya dari wilayah Makassar Raya dan Bulukumba, untuk memaparkan permasalahan yang terjadi pada operasi tahun sebelumnya,” ujarnya.
Ia mencontohkan salah satu titik rawan kemacetan yang kerap terjadi saat arus mudik, yakni di kawasan perlimaan Bandara Sultan Hasanuddin yang menjadi pertemuan arus kendaraan dari arah Makassar, Maros, serta masyarakat yang menuju maupun keluar dari bandara.
“Di lokasi tersebut sering terjadi kepadatan kendaraan karena bertemunya arus dari berbagai arah, termasuk pemudik yang menggunakan transportasi udara,” jelasnya.
Selain itu, Satlantas Bulukumba juga memaparkan langkah antisipasi pengamanan di kawasan objek wisata yang setiap tahun mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
Menurut Priabudi, berbagai masukan dari para Kasat Lantas dan pejabat utama Ditlantas menjadi bagian penting dalam penyusunan strategi pengamanan lalu lintas.
“Melalui kegiatan ini diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa 2026 dapat berjalan maksimal sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama mudik Lebaran dapat terjaga,” katanya.
PENULIS : Muh Sain

