Lapas Tolitoli Dukung Penguatan Literasi Digital Untuk Generasi Muda

Advertisement

Lapas Tolitoli Dukung Penguatan Literasi Digital Untuk Generasi Muda

Selasa, 12 Agustus 2025

METRO ONLINE Tolitoli – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi digital di era teknologi modern. Mewakili Kepala Lapas Muhammad Ishak, Kepala Urusan Umum Widi Prasetiyo menghadiri Loka Karya Literasi Digital untuk masyarakat umum, mahasiswa, dan pelajar tahun 2025 dengan tema “Menguatkan Literasi Digital, Membangun Generasi Cerdas dan Tangguh di Era Teknologi”, Selasa (12/8).

Acara yang berlangsung pukul 08.30 WITA ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya, dan dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tolitoli, Lely Husna Bantilan, unsur TNI/POLRI, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Bupati Amran menegaskan pentingnya literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman.

“Literasi digital bukan hanya tentang menguasai teknologi, tetapi juga membentuk karakter generasi yang bijak, cerdas, dan berintegritas. Teknologi harus kita gunakan untuk membangun, bukan merusak,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Lapas Tolitoli menyampaikan bahwa literasi digital juga akan diintegrasikan dalam pembinaan warga binaan.

“Kami ingin warga binaan memiliki bekal keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, sehingga bisa beradaptasi dengan baik setelah kembali,” ujar Widi selaku Kepala Urusan Umum Lapas Tolitoli.

Partisipasi Lapas Tolitoli dalam kegiatan ini selaras dengan Core Value PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Modern, Akuntabel), serta mendukung Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bapak Bagus Kurniawan, dalam rangka mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Bapak Agus Andrianto, untuk mewujudkan Asta Cita Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan literasi digital tidak hanya berkembang di kalangan pelajar dan mahasiswa, tetapi juga dapat menjadi bagian dari program pembinaan warga binaan, sehingga mencetak generasi yang adaptif, produktif, dan berintegritas di tengah arus perkembangan teknologi.


Editor : Muh Sain