-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar

Sabtu, Desember 26, 2020

Pemulihan Ekonomi Pemkot Makassar Melakukan Berbagai Upaya

Pemulihan Ekonomi Pemkot Makassar Melakukan Berbagai Upaya

METRO ONLINE MAKASSAR - Dalam upaya pemulihan ekonomi daerah, Pemerintah Kota Makassar mulai melakukan sejumlah langkah preventif. Kali ini dengan membentuk tim ahli untuk membantu perbaikan kinerja ekonomi di Kota Daeng setelah dihantam pandemi Covid-19.

Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyatakan pandemi Covid-19 belum bisa diprediksi akan akan selesai. Ia mengakui, kondisi perekonomian daerah termasuk di Kota Makassar yang terpuruk di angka 2,8 persen pada kuartal II/2020.

Ekonomi Makassar sempat tumbuh di angka 6,20 persen. Hal tersebut tentu menjadi tugas besar bagi pemerintah kota. Terlebih, Makassar menjadi daerah yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Sulawesi Selatan.

"Intinya sekarang ini ekonomi terpuruk akibat adanya Covid-19, kita tidak ingin bahwa pemerintah dianggap tidak peduli terhadap pemulihan ekonomi," kata Rudy, Senin (5/9/2020).

Rudy mengaku pihaknya akan berjuang secara maksimal agar bagaimana roda ekonomi di Kota Makassar bisa kembali bergerak. Tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Salah satunya dengan membentuk tim ahli yang mengakibatkan tokoh-tokoh yang ahli dalam bidangnya.

Salah satu yang dilibatkan sebagai tim ahli pemulihan ekonomi Makassar yakni Laksmi yang merupakan istri dari Kepala Kantor Konsular Jepang di Makassar, Katsutoshi Miyakawa. Laksmi diketahui sebagai tim ahli untuk bidang Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM.

"Kita memang memilih orang dari luar, agar bisa mengukur bagaimana akselerasinya. SK nya susah ada. Untuk beliau (Laksmi) kami meminta bantuan agar bagaimana produk kita ready to market," jelas Rudy.

Rudy menilai, sektor UMKM memang menjadi salah satu sektor penopang ekonomi daerah. Untuk memperluas pasar dan jaringan, menurutnya diperlukan tim ahli yang berpotensi membuka peluang pada baru dan jaringan. Hak itu dilakukan agar, produk UMKM milik Makassar bisa tetap eksis di pasar lokal hingga internasional.

"Semua yang kita kerjakan di kondisi darurat adalah untuk pemulihan ekonomi. Makanya saya bilang. Tolong jangan lihat dari perspektif yang sempit tentang kegiatan pemulihan ekonomi," ungkap Rudy.( *)

Berita Terkait

Berita Lainnya

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved