METRO ONLINE,Sengkang – Luka akibat musibah kebakaran di Desa Nepo, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, perlahan mulai tertata. Puing-puing yang sebelumnya berserakan kini telah dibersihkan dan ditimbun, menyisakan lahan kosong yang menjadi saksi bisu hilangnya tempat tinggal lima keluarga.
Meski jejak fisik kebakaran mulai hilang, duka yang dirasakan para korban masih terasa nyata.
Pada 25 Maret 2026, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sengkang, Oki Setiawan bersama jajaran hadir membawa kepedulian. Mereka menyalurkan bantuan sosial kepada lima kepala keluarga terdampak sebagai bentuk dukungan moril dan kemanusiaan.
Kehadiran jajaran Rutan Sengkang bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menguatkan hati para korban yang sedang berupaya bangkit dari kehilangan.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk kembali memulai,” ungkap Karutan Sengkang dengan penuh empati.
Kini, di atas tanah yang telah dirapikan dari sisa kebakaran, harapan mulai dibangun kembali. Warga perlahan menata kehidupan, meski harus dimulai dari nol.
Peristiwa yang menghanguskan lima rumah dan satu unit mobil ini menjadi pengingat bahwa musibah bisa datang kapan saja.
Rutan Sengkang melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa di balik setiap musibah, selalu ada tangan-tangan yang siap membantu, serta hati yang tulus untuk menguatkan.
Editor : Muh Sain

