-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar





Jumat, Juni 17, 2022

Bupati Enrekang Serahkan 315 SK Tenaga Formasi P3K Tahun 2021

Bupati Enrekang Serahkan 315 SK Tenaga Formasi P3K Tahun 2021

METRO ONLINE Enrekang-- Pemkab Enrekang melantik dan menyerahkan sebanyak 315 SK dari realisasi penerimaan tenaga formasi PPPK tahun 2021 yang selama ini dinanti oleh masyarakat. 

Tenaga selama ini berstatus honorer  yang diangkat PPPK dapat bersuka cita untuk masa kontrak 5 tahun kedepan terdiri 301 tenaga guru, 8 tenaga kesehatan dan 6 tenaga penyuluh pertanian.

"Sebanyak 315 keseluruhan tenaga PPPK sudah dilantik oleh Bupati Enrekang sekaligus menandatangani untuk masa kontrak selama 5 tahun kedepan,"kata Ka. BKPSDM Jumurdin, MPd. (17/6-22).

Pengangkatan pegawai pemerintah melalui kontrak kerja tahap I lingkup Pemda Enrekang resmi penyerahan SK dilakukan Bupati Enrekang Muslimin Bando disaksikan Sekda Dr.H Baba,MM dan Ka. BKPSDM Jumurdin, MPd saat apel barisan di kantor bupati setempat.

Bupati Muslimin Bando mengucapkan selamat kepada pegawai yang telah diangkat menjadi PPPK tahun 2022 ini.Dalam perjanjian PPPK terhadap 315 Pegawai Pemerintah penerima  SK terhitung 1 Maret 2022 sampai 2027 mendatang.

“Saya atas nama Pemda Enrekang mengucapkan selamat kepada bapak/ibu sekalian, ini merupakan kegiatan yang sakral, hal ini tidak semudah membalikan telapak tangan tapi ada proses yang panjang,”ucapnya.

Bupati Enrekang tak lupa berpesan kepada seluruh pegawai PPPK yang diangkat harus memiliki perubahan pola pikir, mental dan karakter. Sebagai pelayan masyarakat harus mampu menjaga peningkatan kinerja di instansi masing masing. 

“Harus ada perubahan pola pikir, mental dan karakter dalam kinerja sehingga kita dapat membantu pembangunan bangsa melalui tugas bidang kita masing- masing,"ujarnya 

Bupati MB memberi perhitungan atas kuota jumlah tenaga guru, penyuluh pertanian hingga kesehatan masih sangat kurang dibandingkan kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat pada daerah.

Jumlah kuota PPPK tahun 2021 yang diberikan pemerintah pusat belum terpenuhi semuanya karena tidak bisa lulus seuai Kriteria.

"untuk kuota tenaga guru saja sekitar 300 orang yang lulus seleksi, begitu pula dengan tenaga kesehatan 8 orang dan Tenaga Penyuluh Pertanian 6 orang”ucapnya.

Bupati berharap kedepannya tak ada halangan, pemda melalui kuota PPPK yang diberikan dapat menambah jumlah Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja  yang masih sangat dibutuhkan.

“Kita berdoa kedepannya teman teman yang lain bisa lulus dan bisa kita angkat lagi kedepannya, karena kebutuhan guru, tenaga kesehatan, pertanian masih banyak dibutuhkan," aku Muslimin Bando (mas)

Berita Terkait

Berita Lainnya

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved