METRO ONLINE Makassar – Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel Kombes Pol Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H menegaskan pentingnya menjaga kehormatan dan integritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat dan penuh ketidakpastian.
Hal tersebut disampaikan Kombes Pol Pria Budi saat memberikan arahan perdana dalam Apel Apsat yang diikuti jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel, para Kasat Lantas, serta perwakilan satuan lalu lintas dari berbagai Polres, Selasa (20/1).
Mantan Kapolres Parepare itu menilai, perkembangan era digital dan dinamika sosial yang semakin kompleks menuntut anggota Polri untuk beradaptasi secara cepat, namun tetap berpegang pada nilai-nilai dasar profesi.
“Perubahan saat ini sangat cepat, tidak pasti, kompleks, dan ambigu. Situasi ini tidak mudah diprediksi dan menjadi tantangan tersendiri bagi anggota polisi lalu lintas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Pria Budi.
Ia menekankan bahwa kompleksitas persoalan di tengah masyarakat, mulai dari aspek sosial, politik, hingga ekonomi, berpengaruh langsung terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.
Kondisi tersebut, menurutnya, kerap menimbulkan tekanan dan beban kerja yang semakin berat.
Meski demikian, Budi mengingatkan seluruh personel agar tidak menjadikan situasi tersebut sebagai alasan untuk mengabaikan etika dan profesionalisme.
Ia menegaskan bahwa kehormatan merupakan pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Kuncinya satu, yaitu kebenaran dan kehormatan. Kehormatan ini harus kita jaga bersama, karena melekat pada diri kita dan institusi Polri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan anggota, baik di jalan raya maupun di ruang pelayanan publik, mencerminkan wajah kepolisian di mata masyarakat.
Oleh karena itu, sikap dan perilaku harus senantiasa dijaga agar tetap profesional dan berintegritas.
“Dimanapun bertugas, kehormatan harus tetap menjadi pegangan utama,” pungkasnya.
Penulis : Muh Sain


