-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar





Jumat, Desember 17, 2021

Kapolres Enrekang Dampingi Pamatwil Polda Sulsel Rakor Percepatan Vaksinasi Dengan Forkopimda Kejar Target 70% Di Akhir Tahun

Kapolres Enrekang Dampingi Pamatwil Polda Sulsel Rakor Percepatan Vaksinasi Dengan Forkopimda Kejar Target 70% Di Akhir Tahun

METRO ONLINE,ENREKANG -- Guna mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan Vaksinasi, Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH, dampingi pamatwil Polda Sulawesi Selatan rapat koordinasi bersama Forkopimda Kabupaten Enrekang di ruang kerja Kapolres Enrekang, Kamis (16/12/21).

Rapat ini di ikuti Pamatwil Polda Sulsel Kombes I Nyoman Sukena, Wakil Bupati Enrekang Asman SE, Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH, Danramil Enrekang Kapt. Inf. Abd Gani, Ketua DPRD M. Idris Sadik, S.Sos,MM, Kajari Enrekang Slamet Haryanto, SH, MH, Ketua Pengadilan Ari Prabowo, SH, MH, dan Kepala Pelaksana BPBD Ir. Arsil Bagenda, MM.

Kombes I Nyoman Sukena mengatakan kami ditugaskan oleh Kapolda Sulsel untuk memantau dan memonitor perkembangan situasi terkait pelaksanaan vaksinasi dan ganguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Enrekang.

"Semua kendala yang dialami dilapangan selama pelaksanaan vaksinasi, nanti akan dirapatkan di tingkat Polda untuk mencari solusinya demi kelancaran Vaksinasi" Ujarnya.

Ia menambahkan untuk pencapaian target vaksinasi 70%, tidak ada terlambat, kita masih ada waktu sampai akhir tahun 2021.

Maka dari itu peran bhabinkamtibmas dan babinsa dilapangan sangat di butuhkan, sebab mereka sebagai panglima perang yang turun langsung di masyarakat.

"Pesan Kapolda kepada jajaran Forkopimda untuk tetap semangat dan kerja keras demi keselamatan masyarakat bersama" Pesannya.

Sementara itu, Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya mengatakan untuk pelaksanaan pelayanan masyarakat vaksinasi di Kabupaten Enrekang kami dari Forkopimda sudah membagi sebanyak 17 TIM.

Ada beberapa kendala yang terdapat dilapangan pada saat pelaksanaan Vaksinasi seperti terdapatnya perkampungan di lereng-lerang yang sulit dijangkau apalagi saat cuaca hujan.

Kami juga mengalami keterbatasan tenaga kesehatan apalagi rumah sakit di Kabupaten Enrekang hanya tipe C jadi sangat minim Tenaga Kesehatan dan masih adanya masyarakat yang percaya dengan adanya berita-berita hoax tentang bahaya vaksin.

"Semua kendala dan permasalahan yang ada di lapangan menjadi tugas kita bersama sebagai Forkopimda untuk mencari solusi agar pelaksanaan vaksinasi dapat mencapai target 70% di akhir tahun ini" Ujarnya


Editor : Muh Sain

Berita Terkait

Berita Lainnya

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved