BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar

Senin, Maret 23, 2020

Kesungguhan Kepolisian Dalam Melindungi Masyarakat Dari Ancaman Covid-19

Kesungguhan Kepolisian Dalam Melindungi  Masyarakat Dari Ancaman Covid-19

Oleh: Ahmad Razak, Dosen Psikologi UNM,
(Ketua Asosiasi Psikologi Islam Sulsel)

METRO ONLINE,MAKASSAR- -Sungguh tugas dan tanggung jawab kepolisian dalam melindungi masyarakat dari ancaman covid-19 seminggu terakhir ini kian berat. Pasca keluarnya instruksi presiden RI agar masyarakat lock down dan mengisolasi diri di rumah demi mencegah persebaran Covid-19.

Maka seketika itu masyarakat mengalami panic buying, mereka menyerbu mall - mall, pasar - pasar dan super market untuk berbelanja segala kebutuhan. Pada sisi lain pedagang dengan mudah mempermainkan harga bahkan tidak sedikit juga yang menimbun barang dengan maksud untuk menjual barang lebih mahal lagi.

Dengan kondisi seperti ini polisi sebagai pengayom masyarakat terpaksa turun tangan untuk melakukan patroli pasar dan deteksi penimbunan barang tertentu terutama barang yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk pencegahan covid-19. Sebagai salah satu contoh, Polisi dengan sigap dapat mengamankan penimbun masker di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka diduga menimbun sedikitnya 31 kardus masker jenis M3 N95 untuk dijual ke luar daerah.

Ironisnya, beberapa hari kemudian masyarakat justru tidak lockdown, mereka lebih banyak tidak mengindahkan instruksi tersebut, terbukti masih banyaknya kegiatan berkumpul, seperti di warung-warung kopi masih padat pengunjung entah hal apa yang diperbincangkan, semarak peringatan isra’ dan mi’raj masih berlangsung dibeberapa masjid, dan bahkan supermarket tetap ramai dikunjungi, seakan di negara ini seperti tidak terjadi keadaan genting.

Fenomena ini membuat kepolisian menambah satu tugas ekstra lagi, yakni melakukan tugas patroli semacam penyuluhan mobile untuk menyadarkan masyarakat akan ancaman bahaya covid-19 bagi kita semua. Bahkan sedemikian kesungguhan kepolisian akan hal ini, tidak hanya polkamtibmas dan kapolres yang melakukan patrol/operasi, tetapi bapak Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe terjun pula secara langsung memberikan informasi dan penyadaran kepada masyarakat akan bahaya covid-19.

Kesungguhan kepolisian ini, masyarakat sepatutnya mengapresiasi dan meresponi dengan baik, yaitu dengan tetap lockdown masing-masing dirumah. Sosial distancing adalah hal yang sangat tepat dan efektif untuk digunakan jika sekiranya diperlukan. Walau bagaimanapun menjaga diri dan keluarga kita masing-masing adalah hal yang sangat mendasar untuk membentengi bangsa dari ancaman virus yang mematikan ini. Itulah sebabnya mengapa agama juga menyerukan  kepada ummatnya untuk melakukan penjagaan mulai dari diri dan keluarga seperti yang difirmankan; “ Ya ayyuhalladzina amanu qu anfusakum wa ahlikum nara” Artinya: wahai orang-orang yang beriman jagalah diri dan keluargamu dari siksa api neraka (QS. Attahrim: 6)”.

Covid-19 adalah salah satu ancaman nyata bagi kita semua yang sudah barang tentu diharapkan kesadaran masing-masing untuk menaati seruan pemerintah, ulama, dan kepolisian. Indonesia, sebagai negara yang belakangan diserang covid-19, sepatutnya melihat pengalaman Negara-negra lain sebagai sebuah pelajaran dengan tidak mengulangi sisi-sisi kegagalan mereka tetapi mencontoh apa keberhasilan mereka dalam mencegah penyebarannya. Kalu kita melihat dari mereka maka sejauh ini hal yang paling efektif untuk dilakukan masyarakat adalah satu-satunya jalan dengan lockdown sementara waktu dalam memotong mata rantai penyebaran virus tersebut.

Kita berikan kesempatan para dokter, tim medis dan kesehatan untuk menangani mereka yang telah terinfeksi Covid-19, kita berikan kesempatan kepada pemerintah dan kepolisian untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam melindungi bangsa dari ancaman keterpurukan. Tugas kita selaku masyarakat adalah memanfaatkan lockdown ini kepada hal-hal yang lebih bermakna, seperti: memberikan parenting terbaik untuk anak dan keluarga kita, mengerjakan tugas-tugas kantor bagi pegawai dengan WFH, membangun imunitas dan kesehatan mental kita dengan baik, serta meningkatkan ibadah dan spiritual kita untuk banyak melakukan muhasabah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga covid-19 cepat berlalu. Amin. (*)

Berita Terkait

BERITA LAINNYA

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved