-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar

Sabtu, Februari 08, 2020

Soal Dugaan Pelecehan Seksual, Ketua Umum HMI Cabang Bone Angkat Bicara

Soal Dugaan Pelecehan Seksual, Ketua Umum HMI Cabang Bone Angkat Bicara

Foto: Muhammad Sabir, Ketua Umum HMI Cabang Bone

METRO ONLINE,BONE- -Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone, Muhammad Sabir angkat bicara soal dugaan pelecehan seksual terhadap peserta Intermediate Training (LK 2) yang diselenggarakan oleh HMI Cabang Bone baru-baru ini.

Muhammad Sabir kepada awak media menyayangkan pemberitaan yang dibuat oleh salah satu media online, yang tidak berimbang. Pasalnya menurut Sabir, tidak ada konfirmasi kepada pihaknya terkait dugaan pelecehan seksual tersebut pada kegiatan dibawah tanggung jawabnya selaku Ketua Umum HMI Cabang Bone. 

"Berita yang dibuat oleh salah satu media Online tidak pernah melakukan konfirmasi kepada pengurus HMI Cabang Bone. Tentunya pemberitaan itu sangat tidak berimbang dan merugikan kami sebagai Pengurus HMI Cabang Bone, dan akan kami laporkan ke Dewan Pers," kata Muhammad Sabir.

Sabir juga menambahkan bahwa Pengurus HMI Cabang Bone menyerahkan kasus dugaan pelecehan seksual tersebut kepada pihak berwajib untuk membuat terang peristiwa tersebut.

"Beberapa informasi yang dimuat oleh media itu kami anggap terlalu berlebihan. Kami mengedepankan proses hukum, jika memang itu terjadi, tentunya ada konsekuensi hukum yang akan diterima oleh oknum yang diduga melakukan hal itu. Jadi pada intinya kami menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian terkait kasus dugaan pelecehan seksual tersebut," ujar Muhammad Sabir.

Sementara Koordinator Master Of Training (MOT), Muhammad Dedy Miswar yang juga merupakan Ketua Bidang Pembinaan Anggota (PA) HMI Badko Sulselbar, berharap kepada alumni LK 2 HMI Cabang Bone mampu menjadi formulasi tantangan revolusi industri 4.0, menghadirkan generasi yang lebih unggul dalam menjaga marwah organisasi baik dari segi Kultur maupun struktur. 

"Semoga alumni nanti dapat menjaga marwah organisasi baik secara kultur maupun struktur, sementara terkait masalah yang terjadi dalam proses berjalannya forum, Koordinator MOT menyerahkan semuanya pada mekanisme hukum yang berlaku. Harapannya bahwa kita tunggu saja proses hukumnya, setelah itu baru kita tinjau secara konstitusi organisasi yang berlaku, jadi jangan ada yang menafsirkan sendiri masalah ini sehingga memperkeruh situasi, kita serahkan pada penegak hukum," ungkap Dedy Miswar.(*)



Editor: Sukardi

Berita Terkait

Berita Lainnya

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved