-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar

Jumat, Januari 15, 2021

Pelaku Penganiayaan Di Ciduk Tim Resmob Polres Bantaeng

 

METRO ONLINE BANTAENG-- rabu tanggal  13 januari 2021 pukul 17.00 wita, unit rasmob polres bantaeng telah melakukan pengungkapan dan penangkapan terkait kasus penganiayaan (pembusuran). Yang terjadi pada tanggal 15 Desember 2020 di jalan Sungai Calendu Bantaeng.

Berdasarkan Nomor  :  LP – B / 318 / XII / 2020 / Sul – Sel / Res. Bantaeng Tim Resmob Polres Bantaeng melakukan penagkapan terhadap AIM, 20 tahun warga kelurahan lembang Kecamatan Bantaeng

Dari hasil introgasi AIM mengakui telha melakukan tindakan penganiayaan dengan cara menggunakan busur Panah (ketapel) terhadap Korban Zulfajri warga Kelurahan Malilingi.

Pada Hari Selasa Tanggal 15 Desember 2020 sekitar Pukul 18.00 Wita korban sedang berjalan menuju rumahnya kemudian datang pelaku dari arah belakang menggunakan sepeda motor langsung mengeluarkan mata busurnya dan langsung membusur (memanah) korban tepat dipaha kirinya sehingga pelapor langsung dilarikan ke rumah sakit umum,

Dari penangkapan Pelaku AIM ikut diamankan 1 Buah ketapel dan 2 buah anak panah (busur)

Atas penangkapan pelaku AIM , polisi masih melakukan pengembangan. Saat ini, polisi mengejar satu pelaku lainnya. Yang identitasnya telah dikantongi


Editor : Muh Sain

Senin, Januari 04, 2021

Kapolres Bantaeng Pimpin Upacara Korps Raport, Sebanyak 41 Personel Naik Pangkat


METRO ONLINE BANTAENG- Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar SIK,Msi, memimpin upacara Korps Rapor kenaikan pangkat di Lapangan Apel Polres Bantaeng Jalan Sungai Bialo , Senin (4/01/2021).

Melalui upacara Korpraport, sebanyak 41 personel Polres Bantaeng mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Terdiri dari 6 Perwira dan 35 bintara.

Perwakilan yang naik pangkat dipimpin oleh Kapolsek Tompobulu Polres Bantaeng AKP Suhardi yang mendapatkan kenaikan pangkat dari IPTU Ke AKP.

Dalam amanatnya Kapolres Bantaeng AKBP Racmat Sumekar SIK,Msi. Menyampaikan Upacara Korps Rapor Kenaikan Pangkat salah satu acara yang sangat menggembirakan bagi keluarga besar Polri pada umumnya, khususnya keluarga besar Polres Bantaeng dan lebih khusus lagi bagi personil bersama keluarganya yang mendapatkan kenaikan pangkat seringkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Ditambahkan oleh kapolres Personil harus memahami bahwa kenaikan pangkat bukanlah merupakan hadiah dan penghargaan yang datang begitu saja, akan tetapi merupakan bagian dari perjuangan dan jerih payah seorang personil.

Dalam melaksanakn tugas yang semakin kompleks maka personil polri terkhusus Personil Polres Bantaeng kapolres menghimbau agar senantiasa meningkatkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Ynag Maha Esa serta laksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing masing.

Pelihara dan jaga stabilitas tubuh agar tetap dalam kondiso sehat, apalagi saat ini kita sedang menghadapi Pandemi Covid-19.

Serta Laksanakan tugas pokok Polri sebagai Pengayom, Pelindung dan Pelayan serta Penegak yang Profesional dan berintegritas sesuai SOP untuk meningkatkan kepercayaan publik. Tutup kapolres.


Editor : Muh Sain

Kamis, November 26, 2020

Satnarkoba Polres Bantaeng Gagalkan Peredaran Ratusan Butir Obat Daftar G

METRO ONLINE,BANTAENG - Satuan reserse narkoba Polres Bantaeng berhasil mengungkap peredaraan obat daftar G yang lazim dikenal pil "Y" sejumlah 358 butir. Barang bukti tersebut ditemukan dalam penguasaan laki-laki asal Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng pada, Sabtu (21/11/2020) lalu.

Dalam pengungkapan tersebut diketahui pelaku berinisial S (40) ditangkap dirumahnya. Paur Humas Polres Bantaeng, Ipda Sandri menuturkan pasca diamankan S mengakui obat tersebut diperoleh dari H (28).

"Kemudian, Kasat Narkoba AKP Amin Juraid bersama anggota Satnarkoba melakukan pengembangan dengan menangkap H. Dihadapan Polisi H mengakui hal tersebut, dan obat daftar G miliknya juga dibeli di daerah Makassar," kata Sandri Kamis (26/11).

Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut. Yang bersangkutan melanggar pasal pasal 196 atau pasal 198 UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00, kuncinya.

Selain menyita 358 butir obat daftar G, pada saat itu Polisi juga mengamankan 2 saset kecil dalam bentuk serbuk dan tujuh lembar saset kosong bekas tempat obat, tambahnya. (Sain)

Rabu, November 18, 2020

Seorang Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap di Bantaeng, 20 Saset Sabu Disita

METRO ONLINE,BANTAENG - Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba dibantu unit Buser Satuan Reskrim Polres Bantaeng menangkap seorang terduga pengedar narkoba. Sebanyak 9 saset besar dan 11 saset kecil diduga berisi sabu disita Polisi.

"Pelaku yang berhasil ditangkap, yakni IS (38) warga Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng," kata Paur Humas Polres Bantaeng Ipda Sandri kepada wartawan Rabu (18/11/2020).

Sandri mengatakan saat dilakukan penggeledahan dirumah IS di Jalan Kakatua, berhasil ditemukan barang bukti disimpan, dibuang di kamar mandi rumah tetangganya dalam peti dan termasuk botol bong lengkap dengan pipetnya, tempat kaca mata yang berisi sendok sabu, terbuat dari pipet minuman. 

"Kemudian peti tersebut diakui sendiri oleh tersangka kalau betul peti dan barang bukti lainnya adalah miliknya. Kemudian di buka sendiri oleh IS, ternyata didalamnya terdapat sejumlah barang bukti (tersebut diatas) yang diakui diperoleh /beli dari sesama mantan Napi Narkoba, yang beralamat di Makassar," sambungnya.

Yang bersangkutan disangka melanggar pasal 114, 112 UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun atau penjara seumur hidup, tambahnya. (Sain)

Selasa, Oktober 27, 2020

Polres Bantaeng Gelar Operasi Zebra 2020, Ini Pelanggaran Yang Disasar

 

METRO ONLINE,BANTAENG - Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Operasi Zebra serentak mulai hari ini Senin 26 Oktober 2020. Tidak terkecuali Kepolisian Resor Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri ST,SH,MH. mengatakan Operasi Zebra ini akan berlangsung hingga dua pekan lamanya, dimulai 26 Oktober sampai 8 November 2020.

Saat ini, semua jajaran Satlantas Polda Sulsel termasuk polres bantaeng telah melakukan persiapan, mulai dari personel hingga titik yang akan dilakukan razia.

Sebelum pelaksanaan operasi zebra dimulai hari ini, seluruh personil yang dilibatkan terlebih dahulu dilakukan pembekalan dan  koordinasi yang semua dilakukan lewat virtual terkait arahan dan pelatihan Lat Pra Ops Zebra.

Kapolres menambahkan petugas akan fokus pada pelanggaran langsung atau yang terlihat oleh kasat mata. Pelanggaran yang dimaksud yakni tidak mengenakan helm, kendaraan mati pajak, pengendara ugal-ugalan, hingga plat luar.

Karena masih dalam situasi Covid-19, operasi kali ini akan lebih banyak melakukan preventif, semisal edukasi. Namun meski begitu pihaknya juga tetap memberikan sanksi hukum bagi pengendara yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang fatal.

Untuk penindakan didalam operasi zebra ini, petugas akan mengacu pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Untuk jumlah personel yang kita kerahkan kurang lebih 57 orang. Yang tebagi dalam beberapa tim, ada tim tindak, ada tim sosialisasi," kata Kapolres Bantaeng.

Dalam operasi Zebra 2020, Polres Bantaeng tetap mengedepankan upaya pencegahan berupa teguran. Hal itu merujuk pada kondisi saat ini yang masih Pandemi Covid-19. Dalam hal ini, kita tetap mengedepankan tindakan (preemptive) karena masa pandemi. Kemungkinan preventif dan preemtive masing-masing 40 persen dan penindakan itu 20 persen.

“Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Bantaeng, agar melengkapi surat kendaraannya saat mengemudi, mulai SIM dan STNK untuk kendaraan bermotor. Lalu bagi pengendara sepeda motor juga wajib menggunakan Helm SNI dan pengemudi mobil wajib menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan,” terang AKBP Wawan

Berikut info kelengkapan dan keamanan berkendara yang harus diperhatikan dan selalu dibawa:

* Gunakan helm bagi pengendara dan penumpang kendaraan motor dengan kualitas SNI.

* Menggunakan sabuk pengaman bagi pengendaran dan penumpang mobil.

* Membawa SIM dan STNK.

* Tidak menggunakan mobil barang seperti mobil truk dan pick up untuk mengangkut orang.

* Gunakan masker dan tidak berkerumun untuk mencegah penyebaran Covid-19

Selain lima kelengkapan di atas, faktor-faktor lain yang dapat membahayakan keselamatan berkendara juga perlu diperhatikan.

Mulai dari menggunakan HP saat berkendara, membawa muatan lebih dari kapastias, melawan arus, hingga membonceng tiga orang di motor.

Senin, September 21, 2020

Oknum PNS di Bantaeng dan Teman Prianya Ditangkap Polisi Saat Pesta Sabu

METRO ONLINE,BANTAENG - Seorang perempuan yang merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Rumah sakit di Kabupaten Banteng beserta seorang pria  diamankan oleh Tim Satresnarkoba Polres Bantaeng.

Penangkapan tersebut dilakukan di rumah seorang perempuan Oknum PNS berinisial 'I' pada hari Jum'at tanggal 18 September 2020 sekitar pukul 17.00 WITA tepatnya di Jalan Elang Kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa dirumah perempuan 'I' di jalan Elang diduga sedang terjadi pesta sabu. Kemudian informasi tersebut direspon cepat oleh Tim Satresnarkoba Polres Bantaeng. Dipimpin Kanit Idik 1 Satresnarkoba Polres Bantaeng Aipda Saharuddin bersama tim langsung melakukan penggerebekan disertai penangkapan dan penggeledahan di rumah yang dimaksud.
Dalam penggerebekan tersebut perempuan 'I' awalnya berusaha melakukan perlawanan dengan menutup pintu rumah ketika melihat petugas akan melakukan penangkapan, namun dengan sigap Tim berhasil membuka pintu dan melakukan penangkapan terhadap perempuan 'I' . Tim kemudian melanjutkan dengan melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan seorang lelaki berinisial ST alias O yang sementara menghisap sabu di bagian dapur rumah tersebut.

Total dari penggeledahan tim berhasil mengamankan 1 sachet sabu yang di sembunyikan dalam laci lemari diruang makan. Selanjutnya pelaku dan barang bukti telah berada di Kantor Satresnarkoba Polres Bantaeng guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri menyampaikan agar seluruh lapisan masyarakat ikut memerangi bahaya Narkoba, dengan cara berperan serta dalam memberikan informasi kepada kepolisian untuk mencegah peredaran Narkotika di Kabupaten Bantaeng.

Selain itu peran serta orang tua dalam mengedukasi anak tentang bahaya narkotika untuk kesehatan dan Hukum sangat diperlukan untuk menekan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

Peran serta pimpinan di satuan kerja juga dapat mengambil bagian dalam hal mengawasi perilaku karyawan/pegawai/personil di lingkungan kerjanya, termasuk memerangi penyebaran Narkoba.


Editor : Muh Sain
© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved