Lapas Tolitoli Ikuti Bimtek Tata Kelola Lembaga Pelatihan Kerja dari Disnakertrans Sulteng

Advertisement

Lapas Tolitoli Ikuti Bimtek Tata Kelola Lembaga Pelatihan Kerja dari Disnakertrans Sulteng

Jumat, 26 September 2025

METRO ONLINE Tolitoli, 26 September 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 23–25 September 2025 tersebut berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA. Bimtek dibuka langsung oleh Kepala Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah.

Dari Lapas Tolitoli, kegiatan ini diikuti oleh staf Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Bimnadik & Giatja). Materi yang diberikan meliputi:

Pengenalan Kerangka Mutu Pelatihan Indonesia (KMPI).

Tata cara perizinan LPK.

Tata cara registrasi VIN kelembagaan.

Tata kelola LPK.

Tata cara akreditasi LPK.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan Lapas Tolitoli dapat semakin meningkatkan kualitas, mutu, dan pelayanan LPK yang ada di dalam lapas.

“Bimtek ini sangat penting untuk mendukung peningkatan keterampilan warga binaan melalui LPK yang dikelola Lapas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan kerja sama dengan instansi lain, khususnya Disnakertrans Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Tolitoli, Frengky, menambahkan bahwa hasil dari bimtek ini akan segera ditindaklanjuti dalam penyusunan program pembinaan.

“Ilmu yang kami peroleh menjadi bekal penting untuk mengoptimalkan jalannya LPK di Lapas. Harapan kami, warga binaan tidak hanya terampil, tetapi juga mampu bersaing di dunia kerja setelah selesai menjalani masa pidana,” jelasnya.

Salah satu staf subseksi kegiatan kerja yang mengikuti kegiatan, Meikel,  menyampaikan kesannya.

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk menambah wawasan kami dalam mengelola LPK. Dengan pemahaman ini, kami bisa lebih maksimal dalam menyusun program pelatihan kerja bagi warga binaan, agar setelah bebas mereka memiliki keterampilan yang dapat digunakan di masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya bimbingan teknis ini, Lapas Tolitoli optimis dapat terus meningkatkan kinerja organisasi serta berkontribusi dalam membina dan mempersiapkan warga binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat.


Editor : Muh Sain