-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar



Rabu, Juli 24, 2024

Lapas IIA Parepare Kembali Gelar Pembinaan Fisik Mental dan Disiplin (FMD) Bagi Petugas Bekerjasama Dengan KODIM 1405 Kota Parepare.

METRO ONLINE PAREPARE- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare kembali berkomitmen dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menggelar kegiatan Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) bagi petugas. Mulai pukul 08.00 Wita bertempat di Lapangan Upacara Mako KODIM 1405 Parepare telah dilaksanakan upacara pembukaan kegiatan pembinaan FMD bagi Petugas Lapas IIA Parepare yang dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim 1405 Kota Parepare Letkol Inf. Hastiar Hatta, S.I.P. Selasa, 23 Juli 2024.

Dimana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Lapas IIA Parepare atas kerjasamanya dalam rangka meningkatkan sinergitas dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia petugas Lapas IIA Parepare melalui kegiatan pembinaan Fisik Mental dan Disiplin. Tentunya petugas Lapas harus siap mental dalam melaksanakan tugas pengamanan. Kegiatan FMD ini bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih kesiapan serta  kapasitas petugas pemasyarakatan agar mampu mengemban tugas dan tanggung jawabnya  terlebih dalam menjaga keamanan narapidana dan tahanan di Lapas. Hadir dalam upacara pembukaan Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH. Dalam kesempatan yang sama kepala Lapas IIA Parepare menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Kodim 1405 Parepare beserta Tim Instruktur Pembinaan FMD. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja petugas. Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan pembinaan FMD untuk mengasah kemampuan fisik, membina mental dan mengasah kedisiplinan, serta meningkatkan kompetensi seluruh petugas. 

Adapun peserta kegiatan adalah seluruh pejabat Struktural Eselon IVA, VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya, petugas Regu Pengamanan juga CPNS. Sedangkan materi kegiatan pelatihan Pembinaan Fisik Mental dan Disiplin petugas terdiri dari  :

A. Latihan baris berbaris dan bela diri,

B. Pengenalan senjata api jenis Shotgun dan Pistol P3A, teknik bongkar pasang senjata api sekaligus perawatan senjata api dan dilanjutkan dengan menembak tepat sasaran,

C. Kegiatan Out Bond meliputi teknik menguasai medan dan rayapan tambang.

Setelah serangkaian kegiatan pembinaan FMD selesai, dilaksanakan upacara penutupan dipimpin oleh Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto A.Md.IP, SH 

Seluruh pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, tertib dan aman serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.


Editor ; Muh Sain 

Selasa, Juli 16, 2024

Kepala Lapas IIA Parepare Buka Pertandingan Olah Raga Dalam Rangka Menyambut Peringatan HUT Kemerdekaan RI Dan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024

METRO ONLINE PAREPARE- Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH selaku pembina upacara membuka langsung pertandingan olah raga antar petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 79 Tahun 2024 dan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024, Selasa, 16 Juli 2024.

Dasar pelaksanaan Surat PLT. Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI  Nomor : SEK-UM.01.01-659 tanggal 12 Juli 2024 perihal  Pedoman Pelaksanaan Rangkaian Peringatan Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024. Tema peringatan Hari Pengayoman Ke-79 Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2024 adalah “Kementerian Hukum dan HAM Mengabdi Untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”. Sedangkan Tema HUT Kemerdekaan RI Ke-79 Tahun 2024 adalah “Nusantara Baru, Indonesia Maju”.
Adapun kegiatan secara internal yang akan dilaksanakan pertandingan dan lomba olah raga, seni dan agama sebagai berikut :

A. Bola volley, 

B. Sepak takraw,

C. Tenis lapangan,

D. Catur,

E. Tenis meja,

F. Lomba Adzan,

G. Qultum,

H. Hafalan surat pendek,

I. Karaoke,

J. Fashion show,

K. Lomba balap karung,

L. Lomba makan kerupuk,

M. Pertandingan tarik tambang.


Sedangkan kegiatan secara Nasional dalam rangka Hari Pengayoman Ke-79 Tahun 2024 sebagai berikut :

A. Ziarah Secara Serentak ke Taman Makam Pahlawan (TMP),

B. Silaturahmi dengan Sesepuh Pengayoman,

C. Wisuda Purnabakti Pengayoman,

D. Kumham Peduli/ Berbagi,

E. Pemeriksaan Kesehatan Gratis,

F. Donor Darah (Koordinasikan Dengan PMI),

G. Bangga Memakai Produk Hasil Karya WBP,

H. Pertandingan Menembak,

I. Tenis Lapangan.


Peserta kegiatan petugas dan warga binaan pemasyarakatan yang terbagi dalam 6 kontingen. Waktu pelaksanaan kegiatan mulai tanggal 16 Juli sd 17 Agustus 2024.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural Eselon IVA VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya juga para Komandan Regu Pengamanan beserta jajaran serta Warga Binaan Pemasyarakatan. 

Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH dalam sambutannya  menyampaikan pentingnya  semangat kemerdekaan dan pengayoman dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dalam sambutannya juga menekankan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pengayoman merupakan momen refleksi untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif seluruh petugas dalam kegiatan ini, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap nilai-nilai kemerdekaan dan pengayoman.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama sebulan kedepan meliputi berbagai acara seperti lomba-lomba tradisional, bakti sosial, seminar, dan kegiatan olahraga. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat nasionalisme, dan membangun integritas di lingkungan Lapas IIA Parepare. Kepala Lapas IIA Parepare berharap bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan lancar dan tertib serta memberikan manfaat positif bagi semua pihak yang terlibat.

Secara simbolis Kepala Lapas IIA Parepare menyerahkan peralatan olah raga kepada Ketua Panitia Kegiatan.


Editor : Muh Sain 

Lapas IIA Parepare Kembali Gelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Bersama Bank Mandiri Taspen Dalam Rangka Perkuat Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.

METRO ONLINE PAREPARE- Bertempat di Lapas Kelas IIA Parepare Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Jajaran Pegawai Lapas Parepare mengikuti kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bekerjasama dengan Bank Mandiri Taspen Kota Parepare pada Triwulan Ke III. Senin, 15 Juli 2024. 

Pelayanan Prima atau (excellent service) merupakan suatu pola layanan terbaik dalam manajemen modern yang mengutamakan kepedulian terhadap pelanggan. Sederhananya, pelayanan prima adalah pelayanan yang memenuhi standar kualitas yang sesuai dengan harapan dan kepuasan pelanggan. Dalam rangka meningkatan kualitas pelayanan publik, Lapas IIA Parepare bekerjasama dengan Bank Mandiri Taspen Kota Parepare  menyelenggarakan Sosialisasi Penguatan Penerapan Budaya Pelayanan Prima dan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mewujudkan pembangunan Zona Integritas di Lapas IIA Parepare  menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan  Mars Kemenkumham RI. Dalam sambutannya Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bank Mandiri Taspen Kota Parepare beserta jajaran yang telah menjalin kerjasama dengan sangat baik juga atas pelayanannya selama ini. Dalam kesempatan ini Kepala Lapas IIA Parepare membuka langsung kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima sebagai penguatan pada area peningkatan kualitas pelayanan publik. Program sosialisasi ini merupakan pelaksanaan kegiatan Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM. Dasar pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Instansi Pemerintah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1571).

Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima dari Bank Mandiri Taspen  Kota Parepare dengan Materi Prinsip-prinsip dasar pelayanan prima, Teknik komunikasi efektif dalam pelayanan Penerapan standar pelayanan dalam setiap aspek operasional Lapas dibawakan oleh Kepala Bank Mandiri Taspen Kota Parepare Bornok Robby Sitinjak. Diharapkan peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya pelayanan prima atau service excellence.  Terjadi interaksi yang konstruktif antara narasumber dan peserta, dan juga Bank Mandiri memberikan komitmen untuk mendukung program peningkatan pelayanan di Lapas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Bank Mandiri Taspen  Kota Parepare beserta jajarannya, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare beserta jajaran, Kepala UPTD SPNF SKB Parepare beserta jajaran, Kepala Lapas IIA Parepare  beserta Seluruh Pejabat Struktural Eselon IV V dan pejabat fungsional umum serta tertentu lainnya yang tergabung dalam Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM. Pimpinan Bank Mandiri Taspen  Kota Parepare sangat mengapresiasi langkah strategi Kepala Lapas IIA Parepare yang berkomitmen mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. Selaku mitra kerja Kepala Bank Mandiri Taspen Kota Parepare sangat mendukung program sosialisasi ini.


Editor : Muh Sain 

Senin, Juli 15, 2024

Kepala Dinas Pendidikan Dan kebudayaan Kota Parepare Berikan Ijazah Kelulusan Kepada 22 Orang Warga Binaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A B Dan C Sekaligus Membuka Pembelajaran Baru Tahun Ajaran 2024/2025.

METRO ONLINE PAREPARE- Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare HM Makmur Husein berkenan menyerahkan secara langsung Ijazah Kelulusan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C kepada 22 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan. Dan Sekaligus membuka secara resmi pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C Tahun Ajaran Baru 2024/ 2025 yang diikuti oleh 30 orang Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai siswa didik baru. Senin, 15 Juli 2024.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH telah menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, dengan menjaring kembali 30 orang siswa didik baru Tahun Ajaran 2024/2025 untuk mengikuti program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C  yang dimulai pembelajaran hari ini Senin tanggal 15 Juli 2024.

Hal ini ditandai  dengan dibukanya secara resmi pembelajaran kembali program pendidikan kesetaraan paket A B dan C bagi warga binaan di Lapas IIA Parepare oleh Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare.  

Dalam sambutannya Kepala Lapas IIA Parepare berharap agar warga binaan yang tidak tamat SD, SMP dan SMA dapat melanjutkan program pendidikan kesetaraan ini. Paket A adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SD. Paket B adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMP. Paket C adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMA. Kejar paket A, B, dan C merupakan solusi bagi warga binaan Lapas IIA Parepare yang putus sekolah, namun ingin memiliki pengetahuan, kemampuan dan ijazah setara. Nantinya warga binaan sebagai siswa didik akan mendapatkan pelajaran setara sesuai dengan tingkatannya. Bagi yang telah menerima Ijazah Kelulusan hari ini wajib bersyukur dan terus semangat belajar kembali. 

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare HM Makmur Husein dalam sambutannya juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian Kepala Lapas IIA Parepare beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk dapat menyelesaikan pendidikannya. 

Kegiatan ini suatu hal yang sangat luar biasa ketika Warga Binaan berada dalam Lapas namun dapat sekolah dan menerima ijazah sekolah setara SD, SMP, SMA yang tidak semua orang mampu untuk mendapatkannya. Diharapkan program layanan pembinaan pendidikan melalui kegiatan belajar kejar paket ini dapat memenuhi hak Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan yang layak sekaligus menjadi sarana perbaikan kualitas diri Warga Binaan. Sehingga ketika bebas dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat bahkan dapat berinteraksi dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya Kepada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare memberikan peralatan sekolah kepada Warga Binaan selaku siswa didik baru. 

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare, Kepala Lapas IIA Parepare, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal, Kepada UPTD SPNF SKB Parepare, Pejabat Struktural Eselon IVA VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya pada Lapas IIA Parepare dan Tenaga pengajar Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C. 

Kegiatan pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C di Lapas IIA Parepare akan dilaksanakan secara fleksibel dibandingkan dengan sekolah formal. Artinya pembelajaran dilaksanakan tidak penuh dalam satu minggu melainkan hanya dilaksanakan tiga kali dalam seminggu.  Pembelajaran dimulai pukul 09.00 Wita sampai dengan 12.00 Wita.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare telah menetapkan 6 orang guru sebagai tenaga pengajar pendidikan kesetaraan paket A, B dan C di Lapas IIA Parepare. 6 guru tersebut diantaranya :

1. Hj. Marmi. S.Pd mengajar mata pelajaran PPKN, sosiologi, bhs. Indonesia, IPS.

2. Ida Wahyuni, S.Pd mengajar mata pelajaran matematika, ekonomi, bhs. Indonesia.

3. Jawisa, S.Pd mengajar mata pelajaran matematika, IPA, sejarah.

4. Rismayani, S.Pd mengajar mata pelajaran pendidikan agama Islam, sejarah.

5. Sukmawati, S.Pd mengajar mata pelajaran bhs. Inggris, TIK.

6. Rajaif Umar, S.Pd mengajar mata pelajaran PJOK dan SBDK.

Hal ini sesuai dengan harapan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bahwa program pembinaan dan bimbingan kepada warga binaan yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare bisa bermanfaat setelah bebas nantinya, dengan program pelatihan kemandirian bersertifikasi. 

Tidak ada halangan untuk menimbah ilmu, biarpun sementara menjalani masa pidana di Lapas warga binaan dapat menyelesaikan studinya. Warga binaan pemasyarakatan adalah anak didik yang berhak mendapatkan pendidikan, pengajaran dan rekreasional (UU No 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan pada Pasal 12. Adapun tujuan utama Pendidikan Kesetaraan ke depan bagi warga binaan menjamin penyelesaian pendidikan dasar yang bermutu bagi yang kurang beruntung (putus sekolah, putus lanjut, tidak pernah sekolah) dan mendapatkan ijasah. Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C.


Editor : Muh Sain 

Senin, Juli 08, 2024

Kepala Lapas IIA Parepare Periksa Handphone Petugas Dalam Rangka Pencegahan Praktik Judi Online

METRO ONLINE PAREPARE- Menindaklanjuti atensi tegas PLT Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI,  Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH langsung melakukan pemeriksaan Handphone dan Gadget milik petugas mulai Pejabat Struktural Eselon IVA VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu lainnya juga CPNS untuk memastikan tidak ada petugas Lapas IIA Parepare yang terlibat atau bermain judi online (judol) dalam rangka tindakan pencegahan.pare Pare 08/07/24.

Kepala Lapas IIA Parepare dalam arahan apel pagi bersama menyampaikan bahwa perilaku judi online adalah penyakit sosial yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat dan contoh yang terburuk sebagai ASN. Kepala Lapas IIA Parepare mengajak seluruh jajaran untuk menjauhi kegiatan judi online ini demi kebaikan bersama. Kepala Lapas IIA Parepare juga menghimbau kepada Pejabat Struktural Eselon IVA dan VA secara terus-menerus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada stafnya akan dampak negatif dari kegiatan judi online tersebut. Kepala Lapas IIA Parepare sangat tegas menekankan agar tidak ada petugas yang bermain judi online dan apabila dikemudian hari terdapat petugas yang bermain judi maka akan dikenakan sanksi, dikarenakan hal ini dapat merusak pribadi maupun citra institusi secara umum

Selanjutnya, Kepala Kepala Lapas IIA Parepare langsung memeriksa secara bergantian ponsel  pejabat struktural Eselon IVA, VA dan Pejabat Fungsional Umum serta tertentu juga CPNS.

Adapun hasil dari pemeriksaan Handphone dan Gadget setiap petugas tidak ditemukan aplikasi negatif maupun situs judi online.

Kepala Lapas IIA Parepare mengucapkan terima kasih atas kesediaan seluruh jajaran yang kooperatif mempersilahkan handphone dan gadget untuk dilakukan pemeriksaan. Ucapan permohonan maaf pimpinan atas kekurang nyamanan dalam kegiatan apel pagi bersama hari ini.


Editor : Muh Sain 

Ny. Nurhayati Totok Budiyanto Gelar Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare

METRO ONLINE PAREPARE- Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas IIA Parepare Ny. Nurhayati Totok Budiyanto rutin setiap awal bulan menyelenggarakan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan.

Menyambut Tahun Baru Islam kegiatan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare diharapkan mampu berperan aktif yang konstruktif dalam pelaksanaan pembangunan sekaligus memperkuat pembinaan dan bimbingan keagamaan. Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1445 H menjadi momen penting bagi umat Islam untuk merayakan kesempatan baru sekaligus merenungkan arti hijrah. Bahwa tahun baru islam 1445 H patut kita sambut dan momentum ini kita dapat menjadikan sebagai ajang perubahan, bahwa Hijriah ini secara harfiah adalah pindah, artinya kita harus berpindah dari hal yang tidak baik menuju yang lebih baik dari sebelumnya. Sabtu, 06 Juli 2024.

Dimana Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis menggerakkan masyarakat, sekaligus mewujudkan program-program pembangunan berbasis gender dan pro kemajuan perempuan. Selain itu, sebagai mitra pemerintah Dharma Wanita Persatuan juga memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan program pemerintah. Organisasi Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam melindungi, memberdayakan dan memajukan kaum perempuan utamanya para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memerlukan pendampingan, pembinaan, motivasi serta solusi terhadap permasalahan yang dihadapi anggotanya. 

Kegiatan pertemuan rutin DWP Lapas IIA Parepare dipimpin langsung oleh Ny. Nurhayati Totok Budiyanto. Dimana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pertemuan rutin ini dan semoga dapat lebih memperat tali silahturahmi antar sesama anggota DWP Lapas IIA Parepare. Ny. Nurhayati Totok Budiyanto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah mempersiapkan acara dengan sangat baik sehingga dapat berjalan lancar tertib dan khidmat sesuai dengan tema kegiatan. Selain itu apresiasi setinggi-tingginya juga diberikan kepada seluruh anggota yang telah berperan aktif dalam setiap kegiatan positif sehingga mampu mengangkat citra organisasi ini. 

Salah satu pokok pembahasan utama dalam pertemuan rutin kali ini adalah peran serta istri bagi suami yang mengabdi kepada pemasyarakatan. Ny. Totok Budiyanto menekankan pentingnya dukungan moral, emosional, dan praktis yang dapat diberikan oleh istri kepada suami sebagai petugas Pemasyarakatan. “Sebagai istri, kita memiliki peran besar dalam membantu suami menjalankan tugas Pemasyarakatan dengan lebih baik. Dukungan, pengertian, dan keberadaan kita sebagai pendamping mereka sangatlah berarti,” tambahnya.

Seperti biasa acara pertemuan rutin DWP Lapas IIA Parepare di buka oleh Pembawa Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa serta laporan pertanggungjawaban oleh masing-masing seksi. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian sosialisasi tentang  "DAGUSIBU" yang merupakan singkatan dari "Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang" yang ditujukan agar masyarakat paham mengenai obat dengan narasumber  Ny. Nurdaya Hasbih yang merupakan anggota DWP Lapas IIA Parepare. Kegiatan diakhiri dengan pengundian arisan, pembagian bingkisan dan doorprize oleh Ny. Nurhayati Totok Budiyanto kepada anggota DWP Lapas IIA Parepare sebagai bentuk apresiasinya karena aktif dalam kegiatan pertemuan rutin setiap bulannya. Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare diselenggarakan setiap awal bulan dimaksudkan untuk mempererat tali silahturahmi serta memupuk rasa kekeluargaan antar anggota.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved