METRO ONLINE,Maros — Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros saat warga binaan bersama petugas melaksanakan salat tarawih perdana pada malam pertama bulan suci Ramadhan, Rabu (18/02). Kegiatan tersebut digelar di Masjid Baabut Taubat sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang kerohanian.
Pelaksanaan tarawih berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Warga binaan memadati masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari salat isya, salat sunah tarawih hingga witir. Petugas turut melakukan pengawasan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, dalam ceramahnya menyampaikan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, khususnya bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek utama dalam proses pemasyarakatan.
“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk introspeksi dan memperbaiki diri. Kami berharap melalui kegiatan ibadah ini, warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujar Imran.
Menurutnya, kegiatan ibadah selama Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga sarana refleksi diri dan pembentukan karakter. Melalui program keagamaan yang terjadwal, diharapkan warga binaan dapat memanfaatkan bulan suci sebagai kesempatan memperkuat nilai-nilai spiritual.
Dengan terselenggaranya tarawih malam pertama ini, Lapas Kelas IIB Maros menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Diharapkan, suasana religius yang tercipta selama Ramadhan mampu membawa dampak positif bagi seluruh warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.
Editor : Muh Sain
