METRO ONLINE Tolitoli, 21 Agustus 2025 – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tolitoli menggelar program pelatihan pengelasan bersertifikat bagi warga binaan. Kegiatan ini sesuai arahan dari Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
Pelatihan ini dimulai dengan sesi pengenalan dasar, meliputi teori mengenai jenis-jenis pengelasan, fungsi serta penggunaan peralatan, pemahaman keselamatan kerja, hingga standar keamanan dalam melakukan pengelasan. Selanjutnya, warga binaan diberikan kesempatan untuk mempelajari cara merangkai dan menyiapkan peralatan las secara mandiri dengan bimbingan instruktur.
Memasuki tahap praktik, peserta pelatihan langsung melakukan pengelasan dasar seperti membuat sambungan lurus, sudut, hingga teknik pengelasan sederhana pada pelat besi. Semua kegiatan praktik dipantau ketat oleh instruktur dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tolitoli agar hasilnya sesuai standar industri dan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja.
Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan kemandirian yang nyata bagi warga binaan. “Kami ingin memastikan warga binaan memiliki keterampilan yang bisa langsung digunakan setelah bebas nanti. Dengan adanya sertifikat resmi, mereka tidak hanya memiliki pengalaman, tetapi juga legalitas untuk bersaing di dunia kerja atau bahkan membuka usaha sendiri,” ujarnya.
Instruktur pelatihan dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tolitoli, Munawir, menambahkan bahwa pembelajaran dilakukan secara bertahap mulai dari pengenalan teori, demonstrasi instruktur, hingga praktik langsung oleh peserta. “Materi yang kami berikan bukan hanya teori, tetapi juga praktik intensif. Warga binaan diajarkan teknik pengelasan yang benar, mulai dari cara menyalakan busur listrik hingga mengatur posisi pengelasan sesuai standar keselamatan,” jelasnya.
Salah satu warga binaan peserta pelatihan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya sangat bersyukur bisa ikut kegiatan ini. Dulu saya tidak punya keterampilan khusus, tapi sekarang saya bisa belajar mengelas. Ini sangat bermanfaat untuk mencari nafkah setelah saya bebas nanti,” ungkapnya penuh semangat.
Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, serta menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan mendukung visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Melalui pelatihan ini, diharapkan warga binaan Lapas Tolitoli tidak hanya memperoleh keterampilan teknis di bidang pengelasan, tetapi juga mendapatkan motivasi dan semangat baru untuk membangun masa depan yangLebih baik
Editor : Muh Sain

