-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar

Sabtu, Juni 20, 2020

HPN 2020,PJ Walikota Makssar,Profesi Wartawan Sangat Mulia

HPN 2020,PJ Walikota Makssar,Profesi Wartawan Sangat Mulia

METRO ONLINE MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengucapkan selamat hari Pers Nasional (HPN) 2020 kepada seluruh insan pers khususnya yang ada di Kota Makassar.

Kata Iqbal, HPN yang jatuh pada Minggu 9 Februari 2020, harus menjadi momentum pengingat kepada seluruh lembaga pers untuk tetap di garis independen tanpa memihak kepada golongan

“Di era apapun kita berada, termasuk di era digital ini, pers harus tetap independen. Pers harus tetap kritis, utamanya kepada pemerintah, dan yang terpenting terus suarakan hati terdalam masyarakat kecil,” papar Iqbal saat dikonfirmasi usai menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT)ke 70 tahun Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (Smansa) Makassar di Gedung Smansa Jalan Gunung Bawakaraeng, Minggu (9/2/2020).

Dalam menjalankan amanahnya sebagai Pj Wali Kota Makassar, Iqbal meminta agar pers tidak henti-hentinya mengingatkan dan memberi kritik setiap kebijakannya jika dianggap merugikan masyarakat.

“Dalam perjalanan pengabdian saya sebagai ASN, saya hampir selalu berinteraksi dengan teman-teman jurnalis. Profesi wartawan itu sangat mulia jika betul-betul dijalankan untuk mengungkap sebuah kebenaran, termasuk memberikan informasi yang bermanfaat untuk orang banyak,” sambungnya.

Iqbal yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel berharap kepada seluruh media mainstream, baik itu media cetak, televisi, radio termasuk media digital untuk terus meningkatkan kualitas kontennya, termasuk akurasi berita yang disampaikan agar kepercayaan publik tidak tergerus.

“Sebenarnya hoaks itu mulai marak sejak hadirnya sosial media, dan banyak warga kita yang jadi korban. Bahkan pemerintah juga kerap menjadi korban hoaks. Makanya kita sangat ingin ada penguatan terhadap lembaga media mainstream yang memang memiliki sistem penyaringan berita sebelum dilepas ke publik, termasuk tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik setiap bekerja di lapangan," jelasnya


Editor : A. Gusthi

Berita Terkait

Berita Lainnya

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved