-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar





Minggu, Mei 15, 2022

Bersihkan Lahan, Seorang Petani di Gowa Terkena Gigitan Ular Piton

METRO ONLINE GOWA-- Salah seorang warga bernama Bakri Dg Nassa (62) yang berkerja sebagai petani itu terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit pasca digigit seekor ular piton yang diperkirakan sepanjang 7 meter.

Korban saat itu tengah membersihkan di salah satu lahan yang ada di Dusun Pakkolompo Desa Borisallo Kec. parangloe Kab. Gowa, Sabtu (14/5) sekira Pukul 11.00 WITA.

Kapolsek Parangloe Polres Gowa, Iptu Mudatsir melalui Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya seorang warga yang tergigit ular piton saat bekerja di salah satu lahan di Dusun Pakkolompo Desa Borisallo Kec. parangloe Kab. Gowa.

"Benar ada seorang warga menjadi korban gigitan ular piton dan kejadian tersebut dimana saat Korban membersihkan lahan bersama 3 orang rekannya tidak memperhatikan atau melihat keberadaan ular Piton yang ada di sekitarnya," ungkap AKP Hasan Fadhlyh

Lanjutnya, dengan kehadiran korban yang memberisihkan lahan tersebut diduga ular Piton merasa terusik lalu menyerang korban dari arah belakang dengan cara menggigit korban pada bagian punggung kanan dan lengan sebelah kanan.

"Setelah itu korban berteriak minta tolong kepada rekannya yang ada di sekitar lokasi, sehingga rekannya yang mendengar teriakan tersebut langsung menghampiri korban dan berupaya mengamankan korban dari serangan ular Piton dan kemudian berupaya membunuh ular tersubut dengan cara memukul dengan menggunakan rantin pohon yang ada disekitarnya serta memarangi ular tersebut," jelasnya.

Dirinya menambahkan, setelah kejadian tersebut Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Parangloe guna mendapatkan pertolongan pertama,  kemudian korban di rujuk ke Rumah Sakit YAPIKA guna mengantisipasi adanya sisa racun yang ada pada bekas gigitan ular pada badan korban.

"Dari kejadian ini,  korban mengalami gigitan ular piton pada bagian punggung dan lengan sebelah kanan sebanyak 6 titik gigitan dan sebanyak 10 jahitan. Sementara korban sudah kembali kerumahnya di Dusun Pakkolompo Desa Borisallo Kec. Parangloe," terangnya.

Kasi Humas Polres Gowa juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa khususnya para petani agar tetap lebih berhati-hati dan waspada agar tidak terulang seperti kejadian tersebut.

Sekedar diketahui,  dengan adanya kejadian tersebut diatas yang dialami oleh korban pada saat melakukan pembersihan lahan milik PT. INHUTANI bersama 3 orang rekannya dimana lokasi tersebut adalah merupakan hutan yang akan dijadikan Hutan Produktif.


(Herman Taruna melaporkan

Rabu, Mei 11, 2022

Empati, Kapolres Gowa Jenguk Korban Pembusuran dam Berikan Santunan

METRO ONLINE GOWA-- Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin.P, S.I.K., M.H mengunjungi salah seorang remaja yang menjadi korban pembusuran Muh Ananda Putra (16) oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di kediamannya di Jalan Sahabat Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Selasa (10/5).

Selain Kapolres Gowa, turut hadir mendampingi Kasat Reskrim AKP Boby Rachman, SH., SIK bersama Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh, SH dan menyerahkan langsung berupa sembako dan santunan ke korban pembusuran tersebut.

Diahadapan Kapolres Gowa, Muh Ananda Putra didampingi Ibunya menceritakan langsung kronologis kejadian yang menimpa dirinya dan berharap pihak Kepolisian Resor Gowa dapat mengungkap kasus tersebut.

Usai mendengarkan cerita dari Muh Ananda Putra, Kapolres Gowa langsung memberikan bingkisan berupa sembako dan santunan serta memberikan semangat kepada Ananda dan ibunya.

"Semoga apa yang kami berikan ini sebagai wujud empati dan kepedulian Polri terhadap korban kekerasan. Kami dari Polres Gowa akan terus berupaya mengungkap kasus tersebut dan buat adik Ananda tetap semangat dan berdoa semoga kasus ini segera terungkap," ujar Kapolres Gowa dihadapan Ananda.

Kapolres Gowa juga berharap kepada korban agar secepatnya sembuh dan beraktifitas kembali dan memotivasi agar seluruh pihak tidak mudah terprovokasi.

AKBP Tri Goffarudin menegaskan kasus yang menimpa korban yang dialkukan oleh OTK akan diusut tuntas. Dia berharap pelaku tersebut bisa menyerahkan diri. Dia berjanji akan mengusut kasus ini dengan serius.

“Jadi kami harapkan agar para pelaku segera menyerahkan diri kepada kami. Kami juga tidak memberikan ruang dan akan menindak tegas kepada para pelaku kejahatan jalanan yang mengganggu Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gowa,”tegasnya.

Dirinya meminta masyarakat tetap tenang usai adanya kejadian tersebut. Tidak hanya itu, Dia juga telah meminta kepada instansi terkait untuk bersinergi menangani permasalahan yang terjadi saat ini.


(Herman Taruna melaporkan

Minggu, Mei 08, 2022

Kelompok Geng Motor Di Gowa Diamankan Polisi, Puluhan Barang Bukti Juga Ikut Disita

METRO ONLINE GOWA-- Akhir-akhir ini warga masyarakat Kabupaten Gowa dibuat resah oleh ulah sekelompok geng motor yang membawa senjata jenis busur dan kerap saling serang dengan kelompok geng motor lainnya dan tak segan-segan melukai korbannya.

Menanggapi hal tersebut, personel Polres Gowa berhasil mengamankan beberapa orang remaja yang tergabung dalam kelompok salah satu geng motor saat sedang membuat dan menguasai senjata tajam jenis anak panah busur bersama pelontarnya serta bom molotov saat berada disalah satu rumah di Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, Minggu (8/5) sekitar Pukul 00.45 WITA.

Plt Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh, SH saat dikonfirmasi membenarkan terkait penangkapan kelompok geng yang didominan anak remaja berusia masih belasan tahun tersebut.

"Benar, dini hari tadi anggota kami berhasil mengamankan sebanyak 7 orang remaja bersama puluhan senjata tajam jenis busur bersama pelontarnya dan juga ada bom melotov. Ke 7 remaja tersebut diketahui salah satu kelompok geng motor di Gowa yang kerap membuat resah ditengah-tengah masyarakat saat ini," ungkap AKP Hasan Fadhlyh.

Dirinya juga menjelaskan bahwa diamankannya ke 7 remaja tersebut berawal saat personel Polres Gowa mendapatkan informasi dan menemukan beberapa remaja yang tengah membuat serta menguasai senjata tajam jenis anak panah busur dan bom melotov disalah satu rumah.

"Ada salah satu rumah yang ditempati oleh sekelompok pemuda yang sedang membuat dan menguasai senjata tajam tersebut, sehingga anggota kami melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti tersebut," jelasnya.

AKP Hasan Fadhlyh juga menegaskan bahwa Polres Gowa akan terus menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan dan tindak kriminalitas lainnya yang dapat mengganggu Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gowa.

Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa agar memperhatikan aktivitas pergaulan anak remajanya dan mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi dimedia sosial maupun dilingkungan sekitar.

"Saya mengajak masyarakat agar dapat memperhatikan aktivitas anak anak remaja kita, jangan mudah percaya informasi sesaat atau hoaks dimedia sosial apalagi sampai terprovokasi. Kami Polres Gowa akan terus memberika pelayanan terbaik kepada masyarakat disetiap adanya laporan tentang gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gowa," terangnya.

Hingga saat ini, ke 7 remaja tersebut bersama 13 batang batang busur, 3 buah ketapel, 1 buah bom melotov, 1 buah tas ransel Warena biru, 1 buah tas Warena hitam dan 1 buah gunting kini diamankan di Mako Polres Gowa untuk dilakukan proses pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.


(Herman Taruna melaporkan)

Dirlantas Polda Sulsel Kunjungan Di Pos Pelayanan Pasar Minasamaupa Sekaligus Cek Personil Pos PAM

METRO ONLINE--GOWA--Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulsel KOMBES Pol Faisal S.IK., MH, yang di dampingi Kapolsek Somba opu AKP Ismail S.Sos., MH, bersama Kasat lantas AKP Rusdi Yunus dan Padal Posyan IPDA Murtang saat melakukan kunjungan di Pos Pengamanan Lebaran yang ada di depan pasar minasamaupa Jl. Usman Salengke Kel Sungguminasa Kec Somba opu Kab Gowa. Jumat (06/05/22) Pukul 11.00 Wita.

Dalam kunjungannya, Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Faisal saat berada di pos menyampaikan kepada personil yang hadir bahwa "Untuk menyambut arus balik lebaran maka jalur-jalur alternatif yang akan dilalui oleh pemudik perlu disiapkan dengan matang dan menyiapkan rekayasa lalu lintas agar arus lalu lintas lancar dan dapat mengurangi kemacetan saat arus balik lebaran." pungkasnya.

Lebih lanjut, Kombes Faisal menjelaskan dan menghimbau kepada personil Pos PAM agar mengikuti petunjuk pimpinan terkait tindakan Represif Edukatif kepada masyarakat.

“Tindakan Represif Edukatif kepada masyarakat ini termasuk keberadaan Pos Pelayanan yang dibangun untuk masyarakat pemudik yang harus bersih, nyaman dan aman dengan berbagai inovasi pelayanan prima dan memastikan seluruh masyarakat yang akan memasuki Rest Area atau mendekati Pos Pam dan Pos pelayanan akan mendapat pemberitahuan bahwa ada Layanan Vaksinasi di Pos Pam atau Pelayanan tersebut," terangnya.

Lanjut Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Faisal mengingatkan kembali kepada personil pos pam untuk tetap solid dalam melaksanakan tugas dan selalu mawas diri dalam menjalankannya sehingga apa yang dilakukan dapat bernilai pahala disisi Allah SWT." tutupnya.


(Syarifuddin nassa)

Sabtu, Mei 07, 2022

Kapolres Gowa Hadiri Lounching dan Penandatanganan MoU Desa Inklusif

METRO ONLINE GOWA-- Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin. P, SIK, MH, menghadiri Lounching dan Penandatanganan MoU Desa Inklusif yang dilaksanakan di kampung rewako desa je'netallasa, sabtu (07/05/22).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH, M. IP selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA), Bupati Gowa DR. Adnan Purichta Ihksan, SH, MH, Kajari Gowa Yeni Andirani, SH, MH, Sekda Gowa Dra. Kamsina, MM, para Kepala SKPD, Camat dan Kepala Desa sekabupaten gowa.

Desa Inklusif sebuah istilah yang mulai dikenal, namun belum banyak yang mengetahuinya, Desa Inklusif adalah tatanan masyarakat desa yang mengakui, menghormati, memenuhi, melindungi serta melayani hak-hak seluruh warga desa termasuk masyarakat rentan dan marjinal.

Setiap warga desa idealnya bersedia secara sukarela membuka ruang bagi semua pihak dan meniadakan hambatan untuk berpartisipasi secara setara, saling menghargai serta merangkul setiap perbedaan.

Kegiatan ini di inisiasi oleh Ikatan Alumni Keluarga Gajah Mada yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa. 

Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin. P, SIK, MH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan tersebut yang dilaksanakan diwilayahnya semoga dengan adanya MoU tersebut dapat meningkatkan kerjasama yang baik antara instansi dengan pemerintah desa dan masyarakatnya.


(Herman Taruna kabiro Gowa

Pasca Pemukulan Oknum TNI terhadap Masyarakat Sudah Diproses Oleh Pomdam, Ini Penjelasan Kapendam

METRO ONLINE,Gowa - Kejadian pasca pemukulan terhadap masyarakat (Sdri RR) yang dilakukan oleh oknum TNI (Serma MB) dari kesatuan Kesdam XIV/Hasanuddin tepatnya di perumahan Kalimata Dusun Labengi Bontoala  Palangga Kabupaten Gowa, pekan lalu telah ditangani Pomdam XIV/Hasanuddin Senin (2/05/2022)

Sesuai dengan informasi dari Danpomdam XIV/Hasanuddin Kolonel Cpm Bayu Ajiwidodo, S.H., M.PI., melalui HP seluler secara langsung ke Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Rio Purwantoro, S.H., Kamis (5/05/2022) membenarkan bahwa Serma MB sudah di proses di Pomdam XIV/ Hasanuddin. 


"Benar, pelakunya Serma MB sudah diproses di Pomdam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," Jelas Kolonel Rio.

Demikian halnya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad, S.H., M.M., begitu tahu kejadian ini langsung memerintahkan Danpomdam untuk segera menindak tegas serta memproses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku, karena sudah melanggar 8 wajib TNI serta tidak mencerminkan prajurit Sapta Marga. Selaku prajurit, Serma MB harus tunduk kepada hukum sebagaimana tertuang pada sila ke-2 Sumpah Prajurit (Tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan) 

Disamping Prajurit yang dibentengi jiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, Pangdam Hasanuddin dalam setiap kunjungan kerjanya ke satuan - satuan jajaran Kodam XIV Hasanuddin, tidak pernah lepas menyampaikan untuk selalu berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan mengamalkan 8 wajib TNI yang ke-7 yakni Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat, karena prajurit terlahir dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. 

Perlu diketahui, persoalan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman terkait jual beli beras yang dilakukan Ny R (istri dari Serma MB) terhadap Ny RM

Adapun kronologisnya adalah berawal dari niat menambah penghasilan tambahan dari gaji yang diterima suaminya, Ny R (istri Serma MB) melakukan kerjasama dengan Ny RM. yaitu usaha jual beli pengambilan beras 50 kg dengan harga Rp. 500.000, pada bulan September dan Oktober 2021 sehingga total Rp. 4.000.000, dengan janji akan dibayar namun belum juga terbayarkan. 

Ketika Sdri RR. (anak dari Ny RM) disuruh ibunya datang untuk menagih ke rumah Ny R, yang ada jumpa dengan Serma MB (suaminya Ny R) sehingga menimbulkan cekcok adu mulut dan terjadi pemukulan menggunakan skop plastik serok sampah sebanyak satu kali yang dilakukan Serma MB terhadap Sdri RR sehingga mengakibatkan terluka pada pelipis mata sebelah kanan dua jahitan serta luka pada bibir dan telah berobat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Saat ini Serma MB masih ditahan di Pomdam XIV Hasanuddin untuk tindak lanjut proses penyidikan  atas perbuatannya.

Sedangkan hukuman terhadap  yang bersangkutan (Serma MB) akan ditentukan dari hasil penyidikan yang dilakukan Pomdam dan proses hukum sampai dengan putusan sidang di pengadilan militer, Terang Kapendam XIV/Hasanuddin.


Editor : Muh Sain

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved