METRO ONLINE, PANGKEP— Personel Polsek Bungoro bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang yang menutup sebagian badan Jalan Poros Makassar–Parepare, tepatnya di Kampung Matampa, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, pada Jumat siang, 20 Maret 2026. Kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan di lokasi.
Pohon berukuran besar itu dilaporkan tumbang melintang di badan jalan dan menutupi separuh jalur kendaraan. Akibatnya, arus kendaraan dari dua arah harus melambat dan bergantian melintas, sehingga menimbulkan antrean cukup panjang.
Berdasarkan dugaan sementara, pohon tumbang disebabkan oleh kondisi akar yang sudah tidak mampu lagi menopang batang yang besar. Selain itu, kondisi tanah yang lembek akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir turut memperparah keadaan hingga akhirnya pohon tersebut roboh.
Kapolsek Bungoro, Kompol Ridwan Saenong, SH, MH, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan bahwa dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, meskipun sempat menimbulkan gangguan lalu lintas yang cukup signifikan.
“Personel Polsek Bungoro bersama Unit Lalu Lintas Polres Pangkep, dipimpin oleh Ipda Mat Faisal, serta tim BPBD Kabupaten Pangkep dan warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan pohon dari badan jalan,” ujar Kapolsek.
Proses evakuasi dilakukan dengan memotong batang dan ranting pohon menggunakan peralatan seadanya, dibantu oleh masyarakat setempat yang turut berpartisipasi. Sinergi antara aparat dan warga ini mempercepat proses pembersihan sehingga akses jalan dapat segera digunakan kembali.
Tidak berselang lama, arus lalu lintas di Jalan Poros Makassar–Parepare pun kembali normal. Para pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintas di wilayah rawan pohon tumbang, terlebih di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang masih cukup tinggi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta kesiapsiagaan semua pihak dalam menghadapi potensi bencana alam. Gerak cepat aparat kepolisian bersama instansi terkait dan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalisir dampak serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
(Thiar)

