METRO ONLINE Tolitoli, 6 Agustus 2025 — Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli menggelar kegiatan Pemberantasan Buta Aksara dan Belajar Bahasa Indonesia bagi Warga Binaan yang dilaksanakan di ruang perpustakaan Lapas Tolitoli pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Lapas Kelas IIB Tolitoli dalam memberikan pembinaan kepribadian, khususnya di bidang pendidikan dasar, bagi para warga binaan yang belum menguasai kemampuan membaca, menulis, dan berbahasa Indonesia dengan baik.
Kepala Subseksi Registrasi dan Bimkemas (Syafruddin Basirun), dalam penyampaiannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan WBP agar memiliki bekal pengetahuan dasar dan mampu berkomunikasi secara efektif, baik selama menjalani masa pidana maupun saat kembali ke masyarakat nanti. “Pendidikan adalah hak semua orang, termasuk warga binaan. Melalui program ini, kami ingin memastikan mereka tidak tertinggal dalam hal literasi dan pemahaman bahasa nasional
Salah satu Warga Binaan berpendapat kegiatan ini sangat membantu mereka yang belum bisa membaca maupun menulis, dengan adanya proses belajar ini yang tadinya kami belum mengenal huruf dan cara menulis kami sudah mulai bisa membaca walaupun masih terbata bata dan masih butuh berproses hingga bisa lancar nanti
Kegiatan ini juga selaras dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bapak Agus Kurniawan dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto guna mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto.
Editor : Muh Sain

