METRO ONLINE Tolitoli, 11 Juli 2025 — Lapas Kelas IIB Tolitoli terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Komitmen tersebut tercermin dari pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi oleh Tim Asistensi dari Direktorat Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berlangsung pada Jumat pagi (11/7).
Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Yohanes Waskito dan dimulai pukul 08.30 WITA. Agenda diawali dengan pemeriksaan sejumlah dokumen penting, seperti buku laporan kegiatan, buku pengeluaran korvei, laporan penjagaan, dan dokumen administrasi lainnya. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan penguatan kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Kelas IIB Tolitoli, yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Tolitoli.
Dalam sesi pengarahan, Yohanes Waskito menekankan pentingnya konsistensi dan kesungguhan dalam pelaksanaan program WBK. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak cukup hanya di atas kertas, tetapi harus tercermin dalam perilaku, pelayanan, dan budaya kerja.
“Komitmen itu tidak boleh hanya menjadi slogan. Pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Petugas harus memahami bahwa pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Yohanes Waskito.
Usai pengarahan, tim melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas layanan dan pembinaan yang ada di dalam Lapas, seperti ruang besukan, koperasi warga binaan, bimbingan kerja (Bimker), klinik, dapur, dan ruang registrasi. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana mendukung pelaksanaan Zona Integritas secara optimal.
Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa kehadiran tim asistensi menjadi energi positif bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan perbaikan.
“Monitoring dan evaluasi ini sangat penting sebagai bahan pembenahan sekaligus penguatan kelembagaan. Kami siap menjalankan setiap arahan dari pimpinan demi kemajuan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Komitmen Lapas Tolitoli untuk mewujudkan pembangunan Zona Integritas (ZI) ini juga sejalan dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bapak Bagus Kurniawan, dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Bapak Agus Andrianto, serta turut berkontribusi nyata dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Dengan pendampingan ini, diharapkan Lapas Tolitoli semakin mantap menuju predikat WBK dan menjadi satuan kerja teladan yang profesional, bersih, dan melayani.
Editor : Muh Sain