-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar





Minggu, September 04, 2022

Polres Pangkep Perketat Pengamanan di Setiap SPBU Pasca Pengumuman Kenaikan BBM.

Polres Pangkep Perketat Pengamanan di Setiap SPBU Pasca Pengumuman Kenaikan BBM.

METRO  ONLINE,PANGKEP-Polres Pangkep menerjunkan personel untuk menjaga beberapa SPBU di wilayah Kab. Pangkep. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi adanya peningkatan antrian pengisi pasca pengumuman kenaikan BBM Oleh pemerintah beberapa jam lalu.

Tercatat, untuk saat ini ada 6 SPBU yang beroperasi di wilayah kab. Pangkep. Kapolres Pangkep AKBP Ari Kartika Bhakti, S.I.K., mengatakan setiap SPBU akan dijaga personel polisi.

“Petugas yang kita siapkan di masing-masing SPBU sebanyak dua personel selama SPBU Beroperasi,” katanya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Sabtu (03/09/22).

Kapolres Pangkep menambahkan hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya peningkatan pasca ditetapkannya kenaikan BBM oleh Pemerintah Pusat. Selain itu, petugas juga akan memastikan tidak ada pembelian BBM subsidi dengan galon atau jerigen, maupun mobil yang tangkinya sudah dimodifikasi, agar memiliki daya tampung yang lebih besar.

“Penempatan personil ini juga langkah antisipasi adanya penyimpangan terhadap pembeli yang membawa galon (jeriken), maupun mobil-mobil yang terah dimodifikasi,” ujarnya.

Selain itu, Pihaknya juga memerintahkan personil yang berjaga untuk mengecek mobil tangki pada saat mengisi atau mendistribusikan BBM ke SPBU. Pengecekan mulai dari DO apakah sesuai dengan yang harus diisikan ke SPBU tersebut.

“Dari laporan anggota dilapangan, sementara belum ada temuan. Tidak ada antrian, penyimpanan. Namun Pengawasan akan terus kita lakukan hingga situasi kembali normal,”tegasnya.

Diakhir, Kapolres Pangkep akan menindak tegas apabila ada pihak yang nekat menimbun BBM. Sebab, hal tersebut melanggar Pasal 53 huruf C UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas, dengan ancaman penjara paling lama 3 tahun, dan denda paling tinggi Rp 30 Miliar.


Thiar

Editor : Muh Sain 

Berita Terkait

Berita Lainnya

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved